
WARNING PART INI MENGANDUNG 21++
π.....
π.....
π.....
Saat Adrian membawa Azkia ke bawah shower, Adrian tak lepas dari bibir manis sang istri, dan tak lupa tangan Adrian bergerilya dari atas sampai bawah iya pun mendarat di gua bawah sang istri.
Saat tangan Adrian sampai di gua sang istri, iya merasakan gua bawah itu lembab, itu artinya sang istri sudah mulai terangsang.
"Sayang gua mu sudah lembab!" bisik Adrian saat melepaskan tautan bibir mereka.
"Ah.. Mas geli." de-sahan itu keluar saat Adrian memainkan gua sang istri dengan pelan tapi pasti.
"Men-desahlah lebih kencang sayang, mas suka mendengar suara seksimu." bisik Adrian lagi.
"Ah.. Mas ja-ngan!" lirih Azkia lagi dengan de-sahan dengan terbata.
Adrian makin suka saat mendengar de-sahan sang istri di telinganya terasa makin membangkitkan seluruh hasratnya.
"Ya terus keluarkan suara merdu mu itu sayang! panggil nama ku sayang!"
"Ma-as Adrian ah.. A-aku i-ingin pipis." lirih Azkia saat akan pelepasan.
Adrian making kencang memompa jarinya yang sedari tadi sudah masuk ke gua bawah sang istri "Keluarkan sayang." kata Adrian dengan semangat.
__ADS_1
Tak lama Azkia pun mencapai puncaknya dan mengeluarkan cairan bening nya sampai luber ke tangan Adrian.
Saat Azkia mencapai puncaknya, Adrian dengan sigap memeluknya agar Azkia tak jatuh ke lantai, karena Adrian tau saat pelepasan pertama Azkia akan lemas karena getaran hebat yang ia rasakan.
Setelah Azkia mencapai puncaknya mereka pun menuntaskan ritual mandinya karena sempat tertunda karena kegiatan pemanasan yang Adrian berikan pada Azkia.
Azkia pun pasrah saat Adrian menyabuni tubuhnya dan tubuh dirinya.
Tak butuh waktu lama mereka menyelesaikan ritual mandinya, karena Adrian sudah tak bisa menahan hasratnya, saat melihat tubuh sang istri yang polos tanpa sehelai benang pun.
Setelah selesai mandi, Adrian pun langsung membawa sang istri ke atas ranjang yang sudah bertaburan kelopak bunga mawar merah.
"Sayang kamu siap kan untuk ke menu utama?" lirih Adrian di telinga Azkia saat sudah membaringkan tubuh sang istri.
"Tapi aku takut mas!" sahut Azkia begitu lirih dari Adrian.
Sudah mengatakan itu, Adrian pun langsung menyerang bibir manis sang istri kembali, dengan lembut ia menyesap, mengexplor, dan me-***** dengan lembut.
Azkia yang awal kaget dengan serangan Adrian, lama-lama iya pun mengikuti dan membalas ciuman mereka meskipun Azkia masih kaku, ia masih bisa menyesuaikan diri dengan gerakan Adrian yang cepat.
Tak itu saja yang Adrian lakukan, tak mau berdiam diri, tangan Adrian pun beraksi mengexplor seluruh tubuh sang istri, dari atas sampai bawah.
Melihat sang istri sudah akan kehilangan oksigen, Adrian pun langsung melepaskan tautan bibir mereka, ia tak memberi waktu sang istri untuk menghirup oksigen banyak-banyak, ia akan segera membawa sang istri melayang ke langit ke tujuh.
Adrian langsung menyusuri tubuh sang istri dari leher, dada, perut, dan berakhir di gua bawah sang istri.
De-sahan demi de-sahan keluar dari mulut sang istri, tak lupa Azkia selalu memanggil nama sang suami, itu yang bikin Adrian makin memuncak hasratnya.
__ADS_1
Saat Adrian mendarat di gua bawah sang istri, ia pun dengan pelan melebarkan kaki sang istri agar leluasa mengexplor gua bawah sang istri.
"Ah.. Mas.. Ad-rian.." de-sahan demi de-sahan Azkia keluarkan dari mulutnya saat sang suami mengaduk-aduk intinya.
Sensasi yang Azkia rasakan yang suaminya berikan, tak lama Azkia pun mengeluarkan cairan bening nya untuk kedua kalinya, dengan de-sahan yang lebih panjang dari yang tadi di kamar mandi.
Adrian tersenyum senang saat melihat tubuh sang istri yang melengking saat pelepasan untuk yang kedua kalinya
"Sayang mas udah gak tahan, mas akan mulai pada intinya, kamu tahan ya, meskipun sakit tapi nanti kamu akan merasakan nikmat yang luar biasa, kita akan melayang ke langit ke tujuh." kata Adrian panjang lebar, Azkia yang mendengar hanya menganggukkan kepalanya saja dengan raut muka cemas.
Adrian pun mulai dengan penyatuan nya, dengan pelan Adrian memasuki gua bawah sang istri, Azkia pun meringis saat sang suami menekan benda tumpul miliknya.
Adrian terus mencobanya sampai ia bisa menembus gua bawah sang istri.
Azkia yang merasakan sakit yang luar biasa, iya tak sadar menitihkan air mata nya, Adrian dengan sigap mencium seluruh wajah sang istri yang di penuhi keringat dan air matanya.
"Terimakasih sayang, kamu luar biasa, apa kamu masih merasakan sakit hmm? Mas akan mulai menggerakkannya, setelah itu kamu akan merasakan nikmat yang luar biasa dan kita sama-sama terbang ke langit ke tujuh." kata Adrian saat ia menciumi seluruh wajah sang istri dengan sayang.
Azkia yang pasrah dan tak mampu berkata, ia hanya menganggukkan kepalanya saja sebagai jawaban atas pertanyaan sang suami.
Setelah Adrian mendapat jawaban sang istri, ia pun dengan penuh semangat 45 menggerakkan dengan lembut di awal dan lama ke lamaan iya terus menambah ritmenya sampai ia mereka sama-sama mencapai klimaksnya.
Setelah babak pertama lewati, Adrian pun mengulanginya sampai Azkia lelah dan tertidur.
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Nah udah aku tuntaskan ya π€ gimana mau lanjut gak, komen lagi yuk biar aku semangat π
__ADS_1