Maid Pribadi Tuan Muda Anderson

Maid Pribadi Tuan Muda Anderson
EXTRA PART


__ADS_3

💝.....


💝.....


💝.....


Tiga bulan sudah berlalu Adrian dan Azkia kini tinggal di rumah terpisah, karena memang Adrian sudah mempersiapkan rumah impian nya saat itu bersama Siska.


Tapi hal itu tak kesampaian, tapi ia kini lebih bahagia bersama istri tercinta nya Azkia.


Setelah menikah dengan Azkia, Adrian merasa hidupnya lebih sempurna, karena kini Azkia tengah mengandung buah hati mereka, setelah usahanya seminggu itu menggempur sang istri saat honeymoon, dan setiap malam ia selalu meminta jatah tanpa melihat sang istri kelelahan.


Kini usia kandungan Azkia tengah menginjak 10 Minggu.


"Mas.." teriak panggil Azkia pada sang suami yang kini sedang menonton di ruang santai bersama berbagai cemilan di atas meja.


Adrian yang mendengar itu langsung dengan sigap menghampiri sang istri, ia sedang mengerjakan pekerjaannya di ruang kerjanya yang tak jauh dengan ruang santai, ia memang mendesain rumah impian nya sendiri.


"Iya sayang ada apa! Hmm!" kata Adrian saat ia sudah sampai di dekat sang istri dan duduk di sampingnya.


"Mas.. Aku ingin makan asinan kayanya enak deh." kata Azkia sambil menelan ludahnya saat mengungkapkan keinginannya.


"Hah.. Sekarang sayang? Ini sudah malam mana ada toko asinan yang masih buka?" syok Adrian dengan wajah bingung nya.


"Tapi aku maunya sekarang mas gak mau nanti, pokonya kamu harus cari sekarang, kalo gak nanti anak kita ngiler loh." rengek Azkia dengan mata sendunya.


Mau tak mau Adrian pun mengiyakan keinginan sang istri yang mengatasnamakan keinginan sang jabang bayi yang ada di dalam perut sang istri tercinta.


"Iya-iya sayang, ya udah kamu tunggu ya, mas akan pergi cari toko asinan yang masih buka, sabar ya sayang anak Papa jangan bikin Mama kamu kesakitan ya." kata Adrian sambil mengusap perut sang istri yang sudah mulai terlihat.


"Iya Papa aku tunggu asinannya, jangan lama ya Dede udah gak sabar pingin makan asinan." kata Azkia dengan suara menirukan anak kecil yang membuat Adrian makin gemas melihat istrinya.


"Iya sayang, Papa pergi dulu ya!" kata Adrian lalu ia meninggalkan sang istri, sebelum ia meninggalkan sang istri ia menitipkan nya pada mbak Mira.


"Mbak Mira saya titip Kia ya, saya mau pergi dulu temani Kia dulu ya Mbak jangan sampai sendirian." kata Adrian pada Mbak Mira.


"Baik tuan." sahut Mira dan ia langsung menghampiri sang nyonya.


Ya, Mira sekarang bekerja dengan Adrian dan Azkia, karena atas permintaan sang Mama Andini yang saat tau sang menantu sedang mengandung cucunya.

__ADS_1


Iya takut kalau terjadi sesuatu sama menantu dan cucunya kalau Azkia sendirian saat Adrian kerja.


Awalnya memang Adrian dan Azkia hidup berdua di rumah baru tapi setelah tau Azkia tengah mengandung, Mama Andini langsung mengutus mbak Mira untuk membantu Adrian dan Azkia, tadinya Azkia bersikeras menolaknya tapi saat Mama Andini yang turun tangan ia tak bisa apa-apa dan hanya bisa pasrah.


Satu jam berlalu Adrian mengelilingi jalanan mencari toko asinan yang masih buka tapi hasilnya ia belum menemukan 1 pun.


"Mbak mas Adrian lama banget ya, aku udah ngantuk nih, apa aku tidur aja ya?" kata Azkia dengan mata yang sudah sayu karena kantuk menyerang nya.


"Apa saya telpon tuan dulu non?" tanya Mira.


"Boleh deh mbak." sahut Azkia membolehkan untuk menghubungi sang suami.


Dan Mira pun langsung beranjak dari duduknya lalu meraih telpon rumah untuk menelpon sang tuan.


Tut.. Tut.. Tut..


"Halo tuan. Apa tuan sudah dapet manisannya?" tanya mbak Mira langsung saat sambungan telepon itu tersambung.


"Hah.. Belum mbak, apa Azkia rewel?" tanya Adrian.


"Bukan tuan, nyonya sudah mengantuk katanya jadi tuan bisa pulang!"


"Oh, tapi bagaimana keinginannya sama asinan itu?"


"Baik mbak, kalo gitu aku pulang sekarang."


"Iya tuan hati-hati lah jangan ngebut."


"Ya mbak makasih."


Lalu telpon pun terputus, saat Adrian akan memutar jalan ia melihat ada toko asinan yang masih buka dan sebentar lagi akan tutup.


Adrian pun bergegas langsung menghampiri toko itu, karena takut keburu tutup tokonya.


Dan saat sampai Adrian pun langsung membeli yang ia mau dan dengan senang hati sang penjaga toko itu melayani dengan baik.


Setelah mendapatkan pesanan sang istri Adrian pun langsung meninggalkan toko itu dan bergegas pulang.


30 menit berlalu akhirnya Adrian sampai di perataran rumahnya, ia pun bergegas masuk rumah dengan senyum manisnya.

__ADS_1


"Sayang aku pulang, dan dapat apa yang kamu mau." teriak Adrian saat masuk dan menuju ruangan santai.


Azkia yang sudah memejamkan matanya terbangun lagi saat mendengar suara sang suami yang nyaring dan membangunkan dirinya dari tidur sekejapnya.


"Hah mas, lama amat sih, aku kan jadi ketiduran!" sahut Azkia dengan mata yang sedang di usap tangan nya agar menormalkan penglihatannya.


"Maaf ya sayang mas kan keliling nyari toko yang masih buka, Alhamdulillah mas dapet nih saat mas mau pulang tadi."


Azkia yang mendengar itu langsung berbinar.


"Mana mas aku udah dari tadi nunggu."


"Iya sabar sayang, mbak tolong bawakan mangkuk untuk wadah asinannya."


"Baik tuan, sebentar." mbak Mira pun bergegas ke dapur untuk mengambil mangkuk dan sendok.


Tak lama mbak Mira pun kembali dengan membawakan mangkuk dan sendok, dan mbak Mira pun yang menaruh asinan itu ke dalam mangkuk.


Azkia pun langsung melahapnya dengan rakus.


"Sayang pelan-pelan makannya nanti tersedak."


Azkia yang mendengar itu hanya tersenyum.


Sampai habis asinan itu dengan airnya pun tak bersisa, Azkia pun kekenyangan.


"Mas perut aku.."


"Kamu kenapa sayang! Apa sakit?"


"Aku kekenyangan mas." kata Azkia dengan senyuman manisnya.


"Astaga, mas kira kamu kenapa sayang, ya sudah kamu rebahan dulu."


Azkia pun mengikuti arahan sang suami untuk merebahkan tubuhnya di sofa panjang yang empuk.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Nah Azkia udah hamidun nih 🤭

__ADS_1


Masih mau lanjut gak?


Yuk komen yang banyak 🥰


__ADS_2