
Flashback
"Noah..Gera bisa saja trauma karna hal tadi.. sepertinya Marquess terlalu berlebihan menanggapi hal tadi.." Putra Mahkota ikut merasa prihatin dengan Gera yang masih kecil harus menerima amarah ayahnya
"Aku tidak bisa membiarkan ini terus menerus..",
"Apa yang akan kau lakukan??tidak ada seorang pun yang bisa kau andalkan",
"Kakekku dari mendiang ibu",
"Maksudmu..Duke Casnelia?",
"Benar..walau paman sudah menikah dan punya anak,tetapi kepala keluarga Duke Casnelia masihlah Kakek",
'Ini tidak bisa dibiarkan'
.
.
Episode 11
Esok harinya, Noah dan Gera bersiap siap pergi ke tempat kakek mereka,Duke Casnelia.Marquess sudah tidak ada di rumah sejak dini hari, Noah hanya berpamitan pada Chris dan tidak memberi tahu ayahnya,
"Nona, hati hati di jalan dan jangan menyusahkan Tuan Muda", Kepala Pelayan yang mengantar Noah dan Gera sampai gerbang,selalu mengingatkan Gera agar tidak menyusahkan Noah,
"Aku tidak akan menyusahkan kakak,karna aku sudah besar!", jawab Gera sambil menggembungkan pipinya yang tembam,
"Iya iya,kalau begitu kami pamit dulu,jangan beritahu ayah kalau kami pergi ke tempat kakek", Titip Noah pada Kepala Pelayan,dia tau kalau ayahnya pasti akan menentang keras kalau pergi ke tempat kakek mereka,
"Baik Tuan Muda,hati hati di jalan",
"Kami pergi dulu Chris",
"Babay pak tua!",Noah dan Gera pun pergi meninggalkan mansion tanpa memberi tahu Marquess,
"Kakak,kenapa kita tidak memberitahu ayah??"
"Itu tidak perlu,jika kita memberitahu ayah,dia tidak akan mengizinkan kita pergi, lagian apa ayah peduli pada kita?saat kau sakit dia kemana?..cih"Bisa dibilang Noah membenci Marquess yang sekarang.Sejak kematian Ibunya,ayahnya sangat berubah,dia bahkan menatap Gera dengan tajam,dan sering membentaknya,
"Gera..",
"Hum??ya kak??",Noah menggengam erat kedua tangan Gera yang kecil,
"Kakak akan melindungi mu apapun yang terjadi..jika suatu saat kakak tidak ada di sisimu..bertahanlah..kau harus melakukan apapun untuk bertahan hidup..", Noah takut dia akan kehilangan Gera seperti dia kehilangan ibunya dan Gera dimasa lalu..
"Kakak..huh, baiklah aku akan mendengar kata kata kakak",
"Anak baik" Noah dan Gera tersenyum bersama tanpa Marquess,hal itu sudah biasa terjadi bagi mereka sejak Marquess berubah,
Selama kurang lebih 7 jam perjalanan menuju Duchy Casnelia akhirnya mereka berdua sampai di kediaman Duke Casnelia.Saat hendak masuk gerbang,para penjaga menghentikan kereta kuda mereka dan mengecek,
"Beri tau nama dan undangan yang ditunjukan kepada anda" ucap salah satu penjaga pada Noah,
"Noah Luxbello,putra Marquess Luxbello dengan mendingan Marchioness Luxbello,dan cucu dari Duke Casnelia,aku datang tanpa pemberitahuan",
"Saya tidak bisa percaya perkataan anda,setidaknya tunjukan bukti kuat",
"Dasar merepotkan.." Noah menggendong Gera dan menunjukannya pada penjaga,
"N-NONA?!ANDA JADI ANAK ANAK?!" Penjaga tadi langsung terkejut melihat Gera,karna sangat mirip dengan ibunya,penjaga pun mengira kalau Marchioness berubah,
"DASAR BODOH!DIA GERA!!PUTRI BUNGSU MARQUESS DAN MARCHIONESS LUXBELLO SEKALIGUS ADIKKU!" Noah meluapkan emosinya pada penjaga yang tidak bisa membedakan Gera dengan Ibunya,
Gera yang di angkat Noah hanya bisa terdiam dan menatap polos penjaga dari dalam kereta kuda,
__ADS_1
"M-maafkan saya Tuan Muda!!S-silahkan lewat.." penjaga pun akhirnya mengizinkan kereta kuda Noah memasuki gerbang begitu melihat Gera,
"Dasar..apa dia tidak bisa membedakan nya?.. sepertinya penjaga disini perlu operasi mata..aku akan menandai wajahnya.." gumam Noah yang masih kesal dengan penjaga tadi,
Gera yang terduduk di pangkuan Noah terus terusan terdiam,Noah yang heran pun mengecek dahi Gera takut dia terkena demam,
"Gera,kau baik baik saja??",
"Umm,kakak,Kenapa kakek tidak pernah datang ke makam ibu??",
Pertanyaan Gera membuat Noah berpikir keras,dia juga heran kenapa Kakeknya tidak pernah datang menjenguk mereka,
"Kakak juga tidak tau,kita akan tanyakan itu pada kakek nanti",
"Apa kakak pernah melihat kakek??",
Gera tidak pernah bertemu dengan Duke Casnelia sebelumnya,bahkan Noah pun hanya bertemu dengan beliau saat berumur 6 tahun dan 7 tahun,
"Pernah,walau hanya beberapa kali",
"Bagaimana wajah kakek??dan bagaimana sikapnya??",
"Hem,kakek sangat tampan,walau sudah usia lanjut tetapi dia tetap tampan.Kakek adalah orang yang sangat hangat pada anak cucunya,tetapi beliau juga tegas ketika menyangkut urusan penting,intinya Kakek adalah orang yang baik",
Setelah mendengarkan Noah tentang Duke Casnelia,wajah Gera berseri-seri tidak sabar bertemu dengan kakeknya.Noah ikut senang melihat Gera seperti itu,
'Dia seperti malaikat' pikir Noah,
Tak lama kemudian,mereka sampai di castel Duke Casnelia.Tentu saja tidak ada yang menyambut mereka karna tidak ada kabar dari mereka,
"Ayo Gera"
Noah menggendong Gera dan keluar dari kereta kuda dan mengetuk pintu.Tak lama kemudian seorang pria tua yang merupakan penasihat Duke Casnelia membukakan pintu,
"Oh,Sir Johan,sudah 9 tahun ya",
"Maaf,aku tidak mau ayah tau hal ini",
"Jadi anda kemari tanpa sepengetahuan Tuan Marquess??",
"Benar,dan hari ini aku mengajak Gera bersamaku.Gera,pria ini Sir Johan,dia penasihat kakek",
"Halo Nona,anda sudah besar ya,sayang sekali saya tidak bisa melihat Nona tumbuh besar",
"Kakek tua kenal saya??",
"Tentu saja,mendiang Marchioness selalu mengirim surat pada Tuan Duke dan menceritakan tentang Nona",
"Begitu yaa",
"Silahkan masuk Tuan dan Nona,saya akan menyiapkan makanan ringan",
"Terimakasih Sir"
Sir Johan mengantar Noah dan Gera ke ruangan kerja Duke Casnelia.Karna Duke sedang pergi sebentar, Sir Johan hendak membuat sedikit kejutan untuk Tuan Duke,
"Silahkan tunggu sebentar,saya akan meminta pelayan untuk menyiapkan nya",
"Iya.Gera,apa kau senang?",
"Umm,kakak,dimana kakek??",
"Sepertinya beliau sedang keluar,sebentar lagi pasti beliau dat-!?"
"JOHAN!!DIMANA KAU?!"
__ADS_1
'itu pasti kakek..dasar,bisa bisa aku serangan jantung',
"JOHAN!"
Noah dan Gera terkejut begitu Duke Casnelia mendobrak pintu ruang kerjanya sambil berteriak.Mengetahui ada orang lain di ruang kerjanya,Duke Casnelia menatap tajam Noah dan Gera,
'Aku sudah terbiasa dengan tatapan itu,tapi Gera..!?'
"H-hiks..HWAAAAA!!"
"!?"
Noah dan Duke Casnelia langsung panik begitu Gera menangis dengan sangat kencang,dia pasti ketakutan karna Duke yang datang tiba tiba sambil mendobrak pintu, berteriak,bahkan menatap tajam ke Noah dan Gera,
"G-gera! Tenanglah kakak disini..KAKEK!!KENAPA KAKEK MENDOBRAK PINTU DAN BERTERIAK SAMBIL MENATAP TAJAM KE ARAH GERA?!"
Noah menggendong Gera dan mencoba menenangkan nya,tentunya dia ikut emosi karna Duke yang tiba tiba berlaku seperti itu,
"E-Eh?Noah?? Kenapa kau disini?"
"JANGAN TANYAKAN HAL ITU! PERTAMA TOLONG TENANG KAN GERA!!"
"HWAAA!!"
Tangisan Gera tidak mereda,malah makin keras dan Noah makin panik,begitu juga dengan Duke Casnelia,
"Tenanglah Gera,sudah lah"
"H-hiks.."
Noah mencium kening Gera dan tangisannya mereda.Gera yang lelah menangis tertidur di dada Noah,
"Huft..",
"TUAN BESAR!KENAPA ANDA MEMBUAT KERIBUTAN?!",
Sir Johan yang tiba tiba datang sambil mendobrak pintu membuat Duke dan Noah sekaligus Gera terkejut,dan Gera kembali menangis,
"HWAAAAA!!KAKAK!!",
"Hadeh..."
Noah pun keluar dari ruangan dan menidurkan Gera di dadanya, lalu kembali ke ruang kerja Duke Casnelia,
"Ekhem, jadi kenapa kau datang kemari Noah??",
"Kakek,saya..ingin titip Gera untuk sementara",
"Hum? Kenapa??",
"...saya takut Gera akan depresi jika berada dirumah..",
Perkataan Noah membuat Duke Casnelia makin bingung,
"Apa maksudmu?ceritakan semua padaku",
"Sejak ibu meninggal..ayah berubah..dia tidak memperdulikan saya atau Gera lagi..dan Gera merasa sangat kesepian karna terkurung dirumah..selama 5 tahun Gera selalu tergantung pada saya dan beberapa pelayan di mansion,sampai kemarin..Gera ingin belajar sihir seperti ibu karna saya yang menunjukan buku sihir peninggalan ibu,tetapi..ayah menolaknya mentah mentah sambil membentak dan menatap tajam dan dingin ke arah Gera.Putra Mahkota yang kemarin melihat langsung sikap ayah mengira hal itu bisa membuatnya trauma yang mendalam..mungkin karna itu saat kakek dan Sir Johan masuk ruangan sambil berteriak Gera menangis..saya takut dia akan semakin frustasi jika bersama dengan ayah.."
Noah menjelaskan semua yang terjadi pada Duke tentang Gera dan ayahnya.
"Marquess berani membentak Gera yang masih kecil?! Kenapa dia seperti itu?!",
"Saya juga tidak tahu..ayah sudah seperti itu sejak Ibu meninggal..",
"Huh..Olivia..andai aku bisa melihat wajahnya untuk terakhir kali.."
__ADS_1
'Kakek..anda pasti terpukul..'
Bersambung...