
Flashback
"Yang harusnya kau lihat adalah Gera dan Cecil.Mereka akan jadi yang paling bersinar di acara ku nanti!",ucap Noah bangga.
"Aku belum melihat Cecil sejak tadi,dimana dia?",
"Mungkin dia sedang berada di suatu tempat?entahlah,dia tadi ada dikamar ku",
"Apa-apaan jawabanmu itu..",
Setelah itu,mereka berempat kembali ke dalam mansion.Eugene pamit pulang,ibunya sudah menunggu untuk ditemani Eugene berbelanja karna ayahnya sedang ada urusan di Istana.Marquess juga berterimakasih pada Eugene karna menemani Gera jalan-jalan tadi.
Setelah itu, Marquess,Noah dan Gera bersiap-siap mengunjungi makam Marchioness di makam keluarga.
'Ibu..putramu sudah dewasa tanpa sosok dirimu lagi..'
.
.
Episode 31
Sekitar 20 menit mereka berada disana.Marquess sudah kembali duluan karna ada urusan,tinggal Noah dan Gera yang masih ada disana.
Noah diam,menatap makam yang bertuliskan nama ibunya.Ia mengusap batu itu pelan,tapi tangannya tampak gemetar.
"Kakak.",Gera menyentuh tangan kakaknya karna cemas.Raut wajahnya juga tampak kebingungan dengan Noah.
"Ah,maaf Gera..Kita sudah terlalu lama disini,ayo kita kembali." ajak Noah sambil tersenyum paksa.Gera mengangguk berdiri dari tempatnya.
"Ibu,kami pulang dulu ya.Hari ini kakak akan merayakan upacara kedewasaannya,ibu jangan lupa datang karna kakak akan jadi pria paling tampan nanti!Ibu pasti bangga pada kakak!",ucap Gera tersenyum lebar.
Noah hanya bisa tersenyum tipis melihat tingkah Gera.Tapi,dalam hatinya ia juga berharap kalau ibunya akan datang walau hanya sebentar.
Angin sore mulai terasa dingin.Noah menggendong Gera dan menutupinya dengan jaket.Ia menatap makam ibunya sebentar,lalu beranjak pergi.
Taman di belakang rumah sudah dipenuhi lampu-lampu yang bercahaya.Pilar putih yang membentuk lingkaran,cahaya sinar matahari sore benar-benar mendukung keindahan tempat itu.
"Kakak, kenapa tempat ini hanya dipasangi lampu?" tanya Gera penasaran.
"Tempat ini sebenarnya hanya penambah kesan.Tidak akan ada acara di tempat ini." jawab Noah.
"Bagaimana kalau kakak dan Kak Cecil berdansa disini?" ujar Gera menyarankan.Wajahnya yang berseri-seri membayangkan betapa serasinya Noah dan Cecil nanti.
"Berdansa.. oh, maksudnya dansa pertama saat hari kedewasaan?" tanya Noah membenarkan.
"Iya!Aku ingin melihatnya!" jawab Gera antusias.
Noah tersenyum tipis dan mengiyakan permintaan Gera.
'Aku harus jadi orang pertama yang berdansa dengannya.' batin Noah bangga.
/sebelum acara.
"Chris, bagaimana penampilan ku?"
"Sangat berkilau Tuan Muda!Anda benar-benar akan jadi bintang paling bercahaya di pesta perayaan kedewasaan anda.Saya sangat terharu ternyata Tuan Muda sudah dewasa.."
"Oi,aku hanya bertambah umur.Aku sangat berterimakasih padamu sudah merawat ku dan Gera dengan sangat baik menggantikan ayah."
"Tidak Tuan Muda.Itu adalah kewajiban saya sebagai Kepala Pelayan dan pengasuh Tuan Muda sejak kecil."
Noah tersenyum tipis.Betapa dia sangat menghormati Kepala pelayan layaknya ayah kedua sekaligus ibu baginya dan Gera.Semua urusan yang selama ini dia tangani juga dibantu olehnya.
Tak lama kemudian seseorang mengetuk pintu kamar Noah agak keras.
"Kakak!",ternyata Gera.
"Masuklah Gera."
Noah membelalak kaget melihat Gera yang begitu cantik dan menggemaskan seperti boneka.Cahaya seolah hanya memihak Gera dibandingkan Noah sekarang.
'Silau sekali!' batin Noah.
__ADS_1
"Bagaimana penampilan ku?" tanya Gera penasaran.
"Sangat cantik dan menggemaskan.Aku benar-benar terkejut,siapa tahu nanti bintang hari ini adalah Gera dan bukan aku." ucap Noah saking kagetnya.
"Kakak bisa saja.Chris!Bagaimana?" tanya Gera pada Kepala Pelayan.
"Tentu saja anda sangat cantik Nona.Betapa miripnya anda dengan mendiang Marchioness, benar-benar memungkau dan anggun." jawab Kepala Pelayan saking senangnya melihat Gera.
"Hehe, terimakasih!"
Tak lama kemudian Chris keluar setelah Marquess mendatangi kamar Noah.
"Noah,apakah sudah siap?" tanya Marquess.
"Sudah ayah.Gera juga." jawab Noah.
"Kalian sangat luar biasa.Noah,ayah sangat bangga padamu.Sekarang kau sudah dewasa, tanggung jawab mu akan makin besar.Kedepannya akan banyak kesulitan dalam setiap langkahmu,aku harap kau bisa melewati itu semua dengan lapang dada.Dan juga.. Selamat Ulang tahun putraku." ucap Marquess dengan penuh keyakinan,kasih sayang,dan harapan yang ia tunjukan pada Noah.
Dada Noah terasa sangat sakit.Entah kenapa dia sulit untuk bernafas.Perlahan air mata mengalir dari mata onyx hitamnya.
"Terimakasih banyak..Ayah.."
Setelah cukup lama berbincang,Cecil dan Xeon datang bersamaan dengan sihir teleportasi.
"Kak Cecil sangat cantik!" ucap Gera memuji penampilan Cecil.
"Mirip sekali dengan Olivia,benar-benar cantik menantuku." ucap Marquess ikut kagum.
"Ahahaa, terimakasih,wala sebenarnya ini percuma karna saya tidak terlihat.." ucap Cecil.
"Cecil,kau sangat cantik." ucap Noah dengan tatapan tulus pada Cecil.
"D-diam!Aku tidak butuh pujian darimu!" karna malu Cecil memalingkan wajahnya dari Noah.
"Hari ini dengan spesial aku akan mengizinkan Cecil menampakkan dirinya selama 8 jam.Karna sihirku tidak bisa bertahan terlalu lama jadi setelah 8 jam, aku akan menghilang lagi selama sekitar 3 tahun untuk memulihkan tenaga ku." ucap Xeon.
"Apa?!3 tahun?!Yang benar saja!" ujar Noah kaget.
"Hoi aku ini cuma serpihan waktu mu,aku bukan Dewa." ucap Xeon datar.
"Xeon..aku benar-benar berterima kasih padamu.Segera lah kembali dan aku akan membuatkan makanan spesial untukmu!" ucap Cecil sedikit menangis.
"Sudahlah jangan menangis di hari bahagia ini.Aku masih akan melihat kalian selama 8 jam kedepan." ucap Xeon.
"Kalau begitu aku duluan,selamat bersenang-senang!" lanjut Xeon lalu menghilang.
Noah tersenyum tipis.Sampai sekarang pun Xeon masih membantunya dengan sukacita.
/Di aula pesta
Para bangsawan yang diundang sudah berkumpul.Mereka juga membawa anak perempuan mereka dengan harapan bisa berdansa dengan Noah untuk pertama kalinya.Walau ada beberapa bangsawan yang tidak diundang,tapi itu tidak masalah.Tidak lupa ada Kaisar,Ratu,dan Putra Mahkota serta Tuan Putri yang hadir.Keluarga Duke Casnelia dari Duke,Gwen dan Grace istrinya,serta Eugene.
Bisa dikatakan upacara kedewasaan Noah bukan sembarang upacara biasa.Karna leluhur Marquess Luxbello dan 3 bangsawan besar lain meliputi Duke Casnelia,Duke Ferbiton dan Marquess Gerand adalah keluarga Kaisar.Mereka hanya memberi salam pada Keluarga Kaisar dan keluarga besar yang lain.Maka dari itu perayaan kedewasaan pewaris dari keempat keluarga tersebut ,setara dengan upacara kedewasaan pewaris tahta Kaisar,sekaligus pemberian hak untuk ikut mengajukan diri sebagai penerus tahta Kaisar.Di acara ini juga Noah akan diberikan nama berkat langsung dari Kaisar setelah nama baptisnya.
Marquess memberikan hak berpidato sebagai wali Noah kepada Baginda Kaisar.Dengan senang hati Kaisar menerima tawaran itu.
"Hadirin sekalian,hari ini adalah hari yang sangat dinantikan.Hari dimana pewaris keluarga Marquess Luxbello sekaligus salah satu kadidat pewaris tahta Kaisar termuda akan menginjak usia dewasa.Banyak hal yang akan dilalui nya kedepannya.Maka dari itu dengan sepenuh hati dan seluruh rasa hormat ,aku sebagai Kaisar yang mewakili seluruh penjuru Negeri ini mengucapkan terimakasih atas kehadiran kalian yang menunjukkan bahwa kalian memberkati pewaris ini.Berikan tepuk tangan yang meriah!".
Seluruh ruangan pesta pun dipenuhi dengan tepuk tangan yang sangat meriah.Marquess dan Cecil berdiri di dekat Keluarga Duke Casnelia menunggu Noah yang akan keluar bersama Gera sebagai pendamping.
"Kita sambut bintang acara kali ini.Kadidat Pewaris Tahta Kaisar sekaligus Pewaris Gelar Marquess Luxbello di masa depan,Noah Carlix de Edgar Luxbello beserta adiknya,Lady Gera Claire vi Luxbello!"
Sorakan meriah dan tepuk tangan langsung memenuhi ruangan.Noah yang keluar bersama dengan Gea benar-benar menarik perhatian.Para gadis bangsawan sontak jatuh cinta pada ketampanan Noah yang benar-benar rupawan.
"TUAN MUDA NOAH!!"
"ANDA SANGAT TAMPANNN!!"
"SAYA PENGGEMAR ANDA!!JADIKAN SAYA ISTRI ANDAA!!"
Eugene benar-benar kesal karna Noah yang lebih banyak diincar para gadis.
"Sial anak itu..dia mengambil popularitas ku!" gumam Eugene.
__ADS_1
"Dasar anak bodoh,apa pentingnya itu?" tanya Gwen.
"Ayah!Bagaimana jika aku tidak dapat istri nanti selain Cecil?!" rengek Eugene.
"Tenang saja,kau ini mirip denganku yang sangat tampan,jadi tenanglah." jawab Gwen dengan sangat percaya diri.
"Lihatlah wajah bersinar ayahmu itu,dia licik." ucap Grace pada Eugene.
"Ibu benar." ucap Eugene setuju.
Noah berlutut dihadapan Kaisar.Gera kembali menuruni tangga menunju rombongan Eugene.
"Noah Carlix de Edgar Luxbello.Apakah kau menerima nama itu sebagai nama sah untuk menjadi kadidat pewaris tahta Kaisar?."
"Iya, Baginda.Saya menerimanya."
"Aku mewakili seluruh penjuru kekaisaran akan memberikan berkat dan hak sebagai kadidat pewaris tahta Kaisar dan pewaris gelar Marquess Luxbello dimasa depan.Saat ini juga kau adalah bagian resmi dari keluarga Kaisar sampai akhir hayatmu.Bersumpahlah pada dirimu sendiri untuk selalu setia pada Kekaisaran sampai akhir."
"Saya Noah Carlix de Edgar Luxbello dengan seluruh jiwa dan raga saya menerima berkat dan hak sebagai kadidat pewaris tahta Kaisar dan bersumpah atas nama saya akan selalu setia pada Kekaisaran."
"Aku bangga padamu,bangunlah."
Baginda Kaisar mengangkat tangannya dan bersorak.
"Sambutlah bintang baru Kekaisaran!"
Seluruh hadirin langsung bersorak gembira begitu upacara kedewasaan Noah selesai dilaksanakan.
Sekarang waktunya para hadirin menikmati pesta.Makanan mewah sudah tertata rapi di setiap meja.Vas bunga yang harum mengisi ruangan itu dengan aroma lembut hang menenangkan.
Eugene menghampiri Noah yang sedang makan setumpuk daging di dekatnya.Disebelah Noah ada Gera yang bengong melihat ***** makan kakaknya.
"Noah,selamat atas upacara kedewasaan mu." ucap Eugene memberikan selamat.
"Ha?ohh,tremwimakasik(terimakasih)", balas Noah dengan mulutnya yang penuh makanan.
"Telan dulu makanan mu bodoh!" ucap Eugene emosi.
Noah segera menghabiskan makanannya dan minum segelas jus.Tidak lupa dia juga memberikannya pada Gera.
"Terimakasih.Aku juga lega tidak terjadi apa-apa hari ini." ucap Noah.
"Memangnya di kehidupan mu yang sebelumnya terjadi sesuatu?" tanya Eugene penasaran.
"Iya.Hari ini saat upacara kedewasaan ku,aku mengadakannya di Istana atas perintah Baginda Kaisar saat ini juga aku diberikan hak untuk memiliki pedang iblis.Dansa pertamaku saat menginjak usia dewasa adalah dengan Putri Michella,mungkin saat itu juga aku merasakan firasat tidak enak pada Tuan Putri." jawab Noah kembali mengingat.
"Lalu apalagi?" tanya Eugene.
"Hm,1 minggu setelah itu ada penyerangan di perbatasan yang dijaga Baron Oscar.Itu bukan penyerangan sekali dua kali,itu terjadi selama hampir 3 bulan lamanya.Pelaku di balik kejadian itu adalah Count Yuridan.Dia tidak terima perbatasan yang dijaga Baron akan mendapat keuntungan besar karna bantuan dari pemerintah." jawab Noah.
"Count Yuridan? Maksudmu orang dengan jenggot panjang berlapis emas dan rambut kusut disana?" tanya Eugene sambil menunjuk seorang pria yang merupakan Count Yuridan.
"Ah..iya benar.Saat aku menangani kasus itu sendirian bersama beberapa pasukan ku.Paman dan kau sedang tidak ada karna tugas di perbatasan Airelle.Count Yuridan tertangkap basah menggelapkan uang dan menaikan pajak dengan harga yang sangat tinggi.Beberapa warga yang tidak sanggup membayar ia buang ke tanah tandus milik Duchy Geisha yang sudah lama tidak di tinjau tanpa sepengetahuan pemerintah atau Duke Geisha sendiri." jawab Noah dan menjelaskan semuanya.
"Bagaimana dengan Baron?" tanya Eugene sambil melirik ke seorang pria yang terkenal dengan keramahannya.
"Uang yang seharusnya dia pakai untuk memperbaiki bagian rumah warga yang dirusak orang-orang milik Count, dia gunakan untuk membeli makanan pokok bagi warganya.Ia mengizinkan warga nya yang kehilangan rumah karna dirusak untuk tinggal di kediamannya walau tidak terlalu besar,mereka bahkan digaji jika sukacita menjadi pelayan di kediamannya." jawab Noah.
"Dia sangat baik.Bagaimana kalau besok kita mulai mencari bukti kejahatan Count?" ujar Eugene menawarkan.
"Boleh saja.Lebih cepat lebih baik." jawab Noah.
Sesaat setelah itu seseorang menghampiri Noah.Gera yang menyadarinya menarik baju Noah.
"Hm?Ada apa Gera?." tanya Noah.
"Tuan Putri Michella berjalan mendekati kita." jawab Gera sambil menunjuk ke arah Michella.
"Selamat malam Tuan Muda Noah." salam Michella pada Noah.
"Selamat malam Tuan Putri,semoga Dewa memberkati anda." balas Noah.
"Setelah ini lagu kesukaan saya,maukah anda berdansa dengan saya?"
__ADS_1
'Sial!..'
Bersambung...