
Flashback
"Kakek,saya izin masuk",
"Masuklah Noah",
Noah masuk begitu diizinkan masuk oleh Duke lalu duduk di seblah Duke yang sedang bersandar di tempat tidur,
"Ada apa?"
"Kakek dimana Cecil dan Gera?"
"Mereka keluar bersama Eugene ke festival akhir pekan,apa kau tidak diberi tau?"
"A-APAA?!?!"
'Eugene sialan!Berani beraninya dia..!'
.
.
Episode 18
"Ini",
"Terimakasih Eugene/Kak Eugene!",
"Sama-sama",
Gera dan Cecil menikmati gula kapas dengan senang hati,Eugene yang duduk di seblah Gera ikut tersenyum melihat mereka berdua juga tersenyum,
"Eugene,kau mau juga?" tanya Cecil menawarkan gula kapas nya,
"Tidak perlu,aku tidak terlalu suka manis,makanlah" jawab Eugene tersenyum,
"Ayolah,makan ini" Cecil menyodorkan gula kapasnya pada Eugene,
"Eh?Aku tidak mau,tidak usah" jawab Eugene ragu,
"Cih!Makan!" Cecil langsung memasukan gula kapas ke mulut Eugene,
"khak!-" 'Eh?Enak,kenapa bisa semanis ini?' pikir Eugene sambil mengunyah gula kapas,
"Bagaimana?Enak bukan?Dasar kau ini,imut sekali", ucap Cecil gemas dan memakan gula kapasnya lagi,
"I-iya,ini sangat manis.." ujar Eugene malu,
'Sebelumnya rasa manis gula kapas terasa berat di lidahku tapi..kenapa sekarang rasanya berubah?' pikir Eugene penasaran,
"Kak Eugene" Gera menarik lengan baju Eugene agak keras,
"Kenapa Gera?" tanya Eugene,
"Kak Cecil melihat penjual boneka terus terusan" ucap Gera sambil menunjuk ke arah Cecil,Eugene melihat Cecil yang tampak sangat ingin mendapatkan boneka itu,ia tersenyum melihat Cecil yang bersikap seperti anak anak sekarang,
"Cecil"
"Eh?Ya?Ada apa?",
"Kau mau boneka itu?"
"Emm, i-iyaa"
"Kalau begitu ayo kita beli,jangan sungkan,kita harus menikmati festival ini sampai akhir",
Cecil melihat Eugene yang menarik tangannya dan menatapnya sambil tersenyum lebar,entah kenapa dia merasa sangat menikmati waktu ini,
'Aku tidak akan pernah melupakan waktu yang menyenangkan ini',
/Skip selesai festival, di kediaman Duke Casnelia,
"Cecil, kau pasti lelah,segera lah kembali ke kamar dan istirahat",
"Iya, terimakasih untuk hari ini Eugene",
"Sama-sama,kalau begitu..Selamat Malam,Cecil",
"Selamat Malam juga Eugene!"
Cecil pergi ke kamarnya, sedangkan Eugene pergi ke kamar Gera karna Gera tertidur di perjalanan pulang,dan Eugene harus membaringkannya di kamar,
'Eugene benar benar teman yang baik!Tapi aku merasa bersalah karna tidak mengajak Noah,aku harus minta maaf padanya besok',
Cecil lewat di kamar Noah yang sedikit terbuka, awalnya dia penasaran kenapa Noah membuka pintu,
'Apa dia lupa menutup pintu?'
__ADS_1
Cecil hendak menutup kamar Noah,tapi secara tiba tiba sebuah tangan menggenggam nya dan menariknya ke dalam,
"HWAAA!!"
Pintu langsung tertutup rapat begitu Cecil ditarik masuk ke dalam.Noah lah yang melakukan itu,ia langsung merebahkan Cecil di kasurnya dan mengunci tangan Cecil dengan tangannya,
"Noah!?Apa yang kau lakukan?!Aa-!"
"Kenapa kau pergi tanpaku?" tanya Noah sambil menatap sedu kearah Cecil yang ditindihnya,
"Karna kau sedang latihan bersama Tuan Gwen bukan?aku tidak mau mengganggu mu", jawab Gera sambil berusaha melepaskan tangannya dari tangan Noah,
"Benar,tapi paman sedang sibuk dan tidak jadi memberikan latihan padaku malam ini.." jawab Noah pelan,
"Apa kau marah?.." tanya Cecil khawatir,tidak biasanya Noah menunjukan ekspresi seperti itu padanya,
"Entahlah..bagaimana menurutmu?" Noah bicara dengan sangat halus pada Cecil, perasaan nya campur aduk,
"Kau marah,aku dapat merasakannya..Kenapa?",
"Aku..tidak suka kau pergi begitu saja tanpa sepengetahuan ku...",
"Noah,aku tidak akan pergi dari sisimu,karna hanya kau yang dapat ku percaya sekarang"
Cahaya bulan menerangi kamar Noah yang gelap,membuat rambut perak milik Cecil tampak bercahaya dan sangat indah,
"Cecil..",
"Ya?-!?",
Noah langsung mencium Cecil tanpa aba-aba, tangannya menggenggam kedua tangan Cecil dengan erat. Cecil sangat terkejut dengan sikap Noah,dia tidak bisa melawan Noah,tapi wajahnya sudah merah padam,
'Sejak kapan Noah bisa mencium wanita?!lalu bagaimana dia bisa sepintar ini?!' batin Cecil,
5 menit berlalu,Cecil mulai susah bernafas karna kurang oksigen,Noah menyadari itu dan melepas ciumannya,
"H-hah..aku tidak bisa bernafas.." ucap Cecil terengah-engah,
"Kau harus banyak belajar" ujar Noah dengan senyum liciknya,
"B-bagaimana bisa kau tersenyum seperti itu setelah mencium ku?..l-lagi pula itu tadi ciuman pertamaku!",ujar Cecil kesal dan malu dengan wajah merahnya,
"Kenapa tidak?Kau milikku,aku bisa melakukan apapun padamu,dan ciuman pertamaku juga diambil olehmu", jawab Noah licik,
"S-sejak kapan aku jadi milikmu?..",
Cecil memalingkan wajahnya dari Noah,dia terlalu malu untuk menatap wajah tampan Noah yang terlalu terang karna sinar bulan,
"A-aku tidak lupa!H-hanya saja..milikmu seperti nya agak..emm.. seperti sepasang suami istri.."
"Apa salahnya?Begitu aku membalaskan dendam ku dan menemukan wadah untukmu,aku akan langsung menikahi mu"
Mata Cecil membulat,dia menatap mata Noah yang berkata serius dengan apa yang dikatakannya,entah dia harus senang atau tidak,tapi rasanya ia ingin menangis,
"K-kau tidak bisa memutuskannya seenak itu..",
"Kau tidak mau?",
"Eh?!I-itu..emm..",
Noah tersenyum tipis melihat Cecil salah tingkah seperti itu dengan wajah merah,
"Malam ini tidak ada kata istirahat untukmu",
"A-apa maksud-ah!Noah!",
Perlahan Noah mencium leher Cecil dan menggigitnya (duh) ,Cecil hendak melawan,tapi dia sangat lemah dan tidak berdaya terhadap Noah,
'Noah!awas saja kau besok!' tangis Cecil dalam hati,
/Skip pagi saat sarapan,
"Lho?Mana Cecil?Apakah dia kesiangan?" tanya Gwen penasaran,
"Mungkin dia terlalu lelah saat pergi ke Festival bersamaku,biarkan saja" jawab Eugene sambil menikmati makanannya,
"Kau tidak mengajakku, Cih" decih Noah kesal,
"Kau kan latihan,bagaimana aku bisa mengajak mu bodoh" jawab Eugene bangga,
'Eugene sialan!',pikir Noah kesal,
'Kau pasti iri kan',pikir Eugene sombong,
"Kakak,aku mau mengecek Kak Cecil" ujar Gera khawatir,
"Lebih baik kau menunggu dia saat sudah enak badan,aku yang akan mengecek nya sekalian mengantar sarapan nanti dan memberi tahu mu" jawab Noah tersenyum tipis,
__ADS_1
"Baik",balas Gera melanjutkan makannya,
"Aku yang akan-",
"Eugene,setelah ini kau ada jadwal latihan,jangan lalai kan tugas mu",
"Apa?!ugh..baik ayah..",
Eugene terlihat lesu karna jadwalnya yang padat di awal pekan dan tidak bisa menjenguk Cecil,
'Apa aku berlebihan tadi malam?' pikir Noah serius,
/Skip selesai sarapan,
Noah berjalan ke kamarnya sambil membawa nampan berisi makanan dan air minum.Perlahan ia membuka pintu kamarnya dan masuk perlahan,
"Dia masih tidur ya?",
Noah meletakan makanan itu di meja dan menutup pintu.Perlahan berjalan ke kasur dan duduk di pinggir,
"Cecil,bangun lah,aku membawakan sarapan untukmu", Noah mencoba membangunkan Cecil yang masih tertidur,
"Baiklah.." Perlahan Cecil membuka matanya,didapatinya Noah duduk di sampingnya sambil tersenyum dan menatap lembut dirinya,
"Selamat Pagi,Cecil",
"Pagi..",
Dengan mata yang masih berat,Cecil mencoba bangkit dari tidurnya,saat hendak duduk, pinggang nya terasa sangat sakit dan susah untuk duduk,
"Akh!Sakitnya.." rintih Cecil kesakitan,
"Apa kau baik baik saja?!", tanya Noah khawatir,
"P-pinggangku sakit..", jawab Cecil,
"Kenapa bisa sakit?.." pikir Noah kebingungan,
"Ini semua gara-gara kau bodoh!Kau sangat kasar tadi malam..hiks..",
"M-maaf, sepertinya aku kelewatan tadi malam..",
"Duh.. aku harus berbaring dan mengompres pinggangku seharian..",
"Anu..Cecil,apa kau akan terus bersembunyi dibalik selimut tanpa pakaian??.." Noah memalingkan wajahnya yang merah,Cecil yang sadar langsung malu setengah mati,
"A-ambilkan bajuku!",
"T-tentu..",
"BALIK BADAN!"
/skip setelah 'ekhem' dan sarapan,
"Noah",
"Apa?",
"Sampai kapan kau akan memelukku seperti ini?Memalukan tau!",
"Entahlah,aku hanya ingin memelukmu seharian ini,untungnya aku sedang bebas,jadi aku bisa bersamamu",
'Apa dia masa puber?!'
Noah memeluk Cecil sejak Cecil selesai sarapan,dia tidak peduli Cecil marah atau tidak,
"Aku mau jalan jalan di taman!",rengek Cecil,
"Pinggang mu masih sakit kan? istirahat lah", ucap Noah,
"Aku bisa terbang di udara,jadi tidak akan sakit!" jawab Cecil cemberut.Pipi chubby nya membuat Noah gemas,dan mencubitnya
"Sakit tau!"
"Kalau begitu ayo,aku ingin menunjukkan tempat tersembunyi di taman labirin",
"Tempat tersembunyi?",
/Skip di taman labirin,
"Wah,aku baru tau di kediaman Duke Casnelia ada taman labirin,indah juga dari atas",
Noah menarik tangan Gera ke sebuah ruangan dalam labirin,
"Aku mau lagi",
"Jangan Bodoh!"
__ADS_1
Bersambung..