Marquess And Spirit Witch

Marquess And Spirit Witch
Pertemuan yang Dihindari


__ADS_3

Flashback


"Dia baik,terkadang" jawab Noah,


Gera tidak paham yang dikatakan Noah,lalu menatap Cecil,tapi Cecil hanya tersenyum pahit,dia tidak mau mengakui Michella.Gera sedikit murung,tapi karna mengantuk,ia tertidur di pangkuan Cecil.


"Akan lebih baik jika Gera tidak dekat-dekat dengan Putri Michella..",


"Cecil..aku paham maksudmu..jangan terlalu dipikirkan.."


"Tapi.."


Noah mendekatkan wajahnya ke Cecil dan menciumnya sekilas,


"Percayalah padaku",


"Noah..Dasar bodoh.."


.


.


Episode 20


Setelah 6 hari perjalanan,Noah sampai di Ibu kota.Pemandangan ibu kota masih tetap sama,tapi karna musim gugur sebentar lagi tiba,dedaunan mulai berubah coklat.


"Cantiknya!" ucap Gera kagum,


"Gera,mau ke suatu tempat nanti sore?" tanya Noah,


"Eh?suatu tempat?" tanya Gera,


"Benar, suatu tempat yang menjadi markas rahasia kakak dan Putra Mahkota" jawab Noah,


"markas rahasia?!",


"Oi,apakah Gera akan baik baik saja jika kita ajak kesana?" tanya Putra Mahkota cemas,


"Tentu saja,lagian kita juga kesana saat usia 7 tahun dan juga ada aku yang menjaganya" jawab Noah santai,


"Kau tidak mengajakku?!" tanya Putra Mahkota kesal,


"Untuk apa?Lagian kau ada kelas kaisar setiap sore hari" jawab Noah,


"Cih!Aku bisa membolos!" ucap Putra Mahkota,


"Lihatlah Gera,ada calon kaisar yang mengabaikan urusan istana,jangan dekat-dekat",


"Eh?Uhm,baiklah!"


"Apa yang kau katakan pada anak kecil?!?",


Noah mengantar Putra Mahkota sampai ke istana lebih dulu,dan memberi salam pada Kaisar.


"Terimakasih Noah sudah menjaga Veldas yang sangat nakal ini", ucap Kaisar pada Noah,


"Ayah..aku bukan anak kecil.." balas Putra Mahkota lesu,


"HAHAHA!Benar juga,kau sudah melewati upacara kedewasaan,aku lupa karna kau masih bertingkah seperti anak kecil" ucap Kaisar bercanda,


"A-aku sedang berusaha!",


"Omong-omong Noah,bagaimana dengan keikutsertaan mu dalam Festival Berburu kali ini?aku yakin kau akan mendapatkan beruang lagi atau macan" ucap Kaisar pada Noah,


Noah tersentak,mau tidak mau dia harus menjelaskan semuanya pada Baginda Kaisar,


"Saya mohon maaf Baginda..di festival berburu kali ini..saya tidak akan ikut berpatisipasi" ucap Noah pada Kaisar,sejujurnya dia tidak mau membuat Kaisar murka,tapi ini adalah keputusannya,


"Begitu ya.. tapi kali ini aku berencana mencari pasangan untuk Michella,dia hampir menginjak 14 tahun,sudah cukup umur untuk mencari pasangan" ucap Kaisar sedikit muram,


"Kalau begitu,saya akan berpartisipasi Baginda..tapi,saya tidak akan ikut dalam pemilihan calon pasangan Tuan Putri" balas Noah serius.


Melihat tatapan Noah yang tajam dan serius seperti itu,Kaisar yakin Noah tidak ingin dipilih menjadi pasangan Michella.


"Begitu ya,tidak apa-apa,kau hanya perlu ikut berpatisipasi saja dalam perburuan" ucap Kaisar,


"Terimakasih banyak Baginda,kalau begitu saya pamit undur diri",


"Baiklah,sampaikan salam ku pada Marquess",


"Baik..",


Noah segera pergi dari ruangan kaisar dan keluar dari istana.Saat sampai kebun, Noah melihat gadis berambut emas panjang sedang mengajak bicara Gera, sedangkan dibelakang Gera ada Cecil yang tampak kesal,


"Gera,ayo kita pulang" ucap Noah menghampiri Gera,


"Kakak!", Gera berlari ke arah Noah dan memeluknya,


"Oh!Itu kakakmu?" tanya gadis itu,Noah melirik perlahan ke arah gadis tadi,


'Dia.. Michella'

__ADS_1


"Iya!" jawab Gera sambil mengangguk,


"Salam pada Putri Michella,semoga Dewa selalu menyertai anda" ucap Noah pada Michella,


"Iya,semoga Dewa menyertai anda juga Tuan Muda Noah" balas Michella,


'Reaksinya sama seperti kehidupan ku sebelumnya..' batin Noah,


"Saya pamit undur diri dulu,permisi Tuan Putri",


"E-eh..iya",


Noah langsung beranjak masuk ke kereta kuda bersama Gera dan Cecil yang masih kesal,dan pergi.


'Noah kan?..apa aku pernah bertemu dengannya??'


/Skip di Istana Putri,


"Tuan Putri,apakah anda mau camilan siang?"


"Ah,tidak perlu,aku mau istirahat saja,kalian keluar lah",


"Baik,kalau begitu kami permisi",


Sekarang Michella sendirian.Ia membuka laci nya dan mengambil sebuah kancing, duduk di sofa dekat balkon sambil menatap kancing itu,


"Pemuda waktu itu..siapa ya?..aku tidak pernah melihatnya selama 9 ,tahun belajar di kelas bangsawan", gumam Michella,


Sesaat, seseorang mengetuk pintu kamar Michella,


"Tuan Putri,Putra Mahkota datang untuk menemui anda" ucap pelayan dari luar kamar,


"Eh?Kakak?Masuklah", balas Michella,


Putra Mahkota masuk dan mendapati Michella duduk terdiam sambil menatap sesuatu,


"Apa itu?" tanya Putra Mahkota menghampiri Michella,


"Ah ini,kancing" jawab Michella memberikan kancing itu pada Putra Mahkota,


"Kancing?" Putra Mahkota mengamati kancing itu lekat-lekat,


"Ah!Kancing ini kan!",


"Eh?Kakak tau pemilik nya?!Siapa!?", tanya Michella panik,


"E-e??T-tidak! A-ahahaha!" jawab Putra Mahkota gugup,


'Gawat!Aku keceplosan!'


"Aku ada urusan!S-sampai jumpa!"


"T-tunggu kakak!!!",


Disisi lain,Noah dan Gera sudah sampai di mansion Marquess.


"Selamat datang Tuan Muda dan Nona!" sambut para pelayan dan kepala pelayan,


"Kami pulang, terimakasih banyak atas kerja keras kalian selama ini,silahkan kembali ke tempat masing-masing" ucap Noah datar,


'"Baik!" para pelayan langsung kembali ke tugas mereka masing-masing kecuali Kepala Pelayan,


"Tuan Muda,anda pasti lelah setelah perjalanan jauh,lebih baik anda mandi dan membersihkan diri,begitu juga dengan Nona",


"Ah,baiklah,tolong antar Gera ke kamarnya,aku harus menemui ayah" ucap Noah,


"Baik,ayo Nona" Kepala Pelayan mengantar Gera ke kamarnya,diikuti Cecil dari belakang,


Noah beranjak pergi ke ruang kerja Marquess di lantai 2,dia sudah menyiapkan mental mengambil keputusan ini,


"Ayah,ini Noah" ucap Noah mengetuk pintu ruangan,


"...masuklah"jawab Marquess agak lama,


Noah perlahan masuk ke ruang kerja Marquess.Tampak Marquess yang duduk di kursinya sambil mengerjakan beberapa lembar laporan,


"Saya sudah pulang,maaf pergi terlalu lama" ucap Noah datar,


'Toh dia tidak akan peduli' batin Noah,


"Hm,baguslah..bagaimana kediaman kakekmu?" tanya Marquess masih fokus pada kerjaan nya,


"Disana sangat nyaman,kami diperlakukan dengan sangat baik " jawab Noah,


"Begitu ya.Kembalilah ke kamarmu,kau pasti lelah" ucap Marquess,


"Baik,saya permisi" Noah hendak pergi tapi Marquess memanggil nya,


"Noah",


"..ya ayah?",

__ADS_1


"Ayah minta maaf..selama 6 tahun mengabaikan kalian..ayah tau ayah salah..tapi..ku harap kalian tidak membenci ayah.." ucap Marquess dengan nada rendah.Noah tersentak,ia baru pertama kali mendengar ayahnya meminta maaf seperti itu,


"Ayah tidak perlu minta maaf pada saya.. lebih baik ayah minta maaf pada Gera karna lebih mengabaikannya..saya permisi." Noah langsung beranjak pergi dari ruangan Marquess dan pergi ke kamarnya,


'Kenapa baru sekarang?...'


/di kamar Noah,


Noah sedang berendam di bathtub untuk menghilangkan rasa lelahnya,karna permintaan maaf secara langsung dari Marquess tadi membuatnya tambah lelah,


"Hah..aromanya enak.." gumam Noah lega,


"NOAH!"


"AAAKH!!"


"E-eh?Maaf..kau tidak apa-apa?",


Cecil tiba-tiba muncul tepat di depan Noah dan membuat Noah terkejut sampai tenggelam di bathtub nya sendiri,


"Akh! Kenapa kau tiba-tiba muncul seperti itu?!?Dan- eh..." wajah Noah berubah merah,ia baru sadar kalau dia sedang telanjang dada di depan Cecil,


"Jangan menatapku!!" ucap Noah lalu bersembunyi di dalam air,


"Kenapa?Bukankah sejak dulu aku selalu melihatmu mandi?" tanya Cecil heran,


"Apa?!?!D-dasar mesum!" jawab Noah denan wajah merah padam,


"Mesum?..bukankah kau yang mesum duluan?..", tanya Cecil mengancam Noah,


"Eh?Kapan?Aku tidak ingat tuh" jawab Noah memalingkan wajahnya,


"Kau ini ya..",


"Lagipula,kenapa kau kesini?Padahal aku sedang bersantai" tanya Noah sedikit cemberut,


"Aku bosan,soalnya Gera tidur" jawab Cecil lesu,


"Tidur?Dia pasti lelah" ucap Noah sambil menikmati air hangat nya,


"Oh ya Cecil,aku melihat mu kesal tadi saat Gera dan Putri Michella berbincang,kenapa?" tanya Noah penasaran,


"Tentu saja aku kesal!Putri Michella mendesak Gera untuk bisa mendatangi Festival Berburu bersamanya,dan juga ia sangat ingin dekat dengan Gera!Bagaimana aku tidak kesal?!Tapi untungnya Gera juga terlihat tidak menyukai Putri Michella..tadi dia juga membicarakan mu terus.." jelas Cecil makin kesal,


"Hee?Kau cemburu?" tanya Noah dengan tatapan dan senyum liciknya,


"A-apa maksudmu?!Aku hanya tidak suka.." jawab Cecil malu,


"Begitu kah?Kalau begitu setelah ini kau harus mengajari Gera sihir lagi kan?",


"Benar,tapi aku butuh refreshing..badanku pegal semua.." keluh Cecil lesu,dia tampak sangat kehilangan tenaganya,


"Apa rasa sakit waktu itu belum sembuh?" tanya Noah dengan tampang polosnya,


"T-tentu saja!Walau sihir ku lumayan kuat,tapi rasa sakitnya sangat luar biasa parah!" jawab Cecil kesal tapi juga malu,


"Kalau begitu rasakan,itu hukuman untukmu karna meninggalkan ku dan pergi dengan Eugene" ucap Noah sambil bermain air dengan mulutnya,


"Jahat nya!",


"Haa..nikamatnya..." ucap Noah menikmati waktu mandinya,


"Kau menggoda ku?!",


"Hm?Kau juga mau?", tanya Noah sumringah,


"Kalau itu sih tentu saja..tapi aku tidak bisa merasakannya..hiks..",jawab Cecil memalingkan wajahnya,


"Kalau begitu kemarilah" ucap Noah sambil mengulurkan tangannya pada Cecil,


"Jangan main-main!" balas Cecil kesal,


"Kau ini ya..benar-be-Akkhh!!"


Noah menarik tangan Cecil kedalam bathtub dan memeluk nya dari belakang,


"Kalau mau kan tinggal bilang saja padaku" ucap Noah dengan bangga,


"Kau ini ya!Sudah tau ini semua percuma!" omel Cecil kesal sambil mengayunkan tangannya,


"Jika kau bergerak lagi maka aku akan bermain" ucap Noah sambil menggenggam salah satu tangan Cecil,


"Bisakah kau berhenti melakukan itu padaku..?" tanya Cecil dengan wajah merah padam,


"Kalau tidak?apa yang akan kau lakukan?" tanya Noah sedikit menggoda Cecil,


"Aku akan jalan dengan Eugene" jawab Cecil cepat,


"Kalau begitu aku akan menghukum mu lagi" balas Noah dengan senyum lebar,


"Sampai jumpa" ,Cecil langsung menghilang dengan sihirnya,

__ADS_1


"Eh?.."


Bersambung...


__ADS_2