
Flashback
"Sejak pertama kita bertemu,aku tidak pernah melihatmu tersenyum sedikitpun,sepertinya rencana ku berhasil" ucap Putra Mahkota kembali sombong,
"Jadi ini rencana mu dasar bodoh" gumam Noah menunjukan raut wajah datar yang memandang rendah Putra Mahkota,
"Apa katamu?!DASAR ES KEPAL!",
"Apa Keledai?" Noah mulai pertengkaran dengan Putra Mahkota seperti biasa,
"Es kepal!",balas Putra Mahkota emosi,
"Keledai",Noah pun tidak mau kalah,
"ES KEPAL!",Putra Mahkota membalas ejekan Noah dengan senyuman
Waktu itu,Noah menghabiskan waktu dengan Putra Mahkota lebih santai daripada sebelumnya,dan hatinya mulai terbuka.
.
.
Episode 4
Dikediaman Marquess Luxbello,Tuan Marquess dengan Noah sedang berlatih pedang seperti biasanya,
"Kemampuan mu meningkat drastis,apa kau berlatih dengan seorang sword master?",Tuan Marquess terlihat kewalahan menghadapi Noah,
"Saya tidak butuh orang seperti Sword Master",Noah sudah memojokkan Tuan Marquess dalam beberapa menit,
"Sudah sudah,aku menyerah",Marquess meletakan pedangnya lalu mengangkat tangan,
"Umurmu baru 8 tahun,tapi kekuatanmu sudah luar biasa, kerja bagus" Marquess memuji Noah dan mengelus kepalanya,
'Ayah tidak pernah memujiku seperti ini sebelumnya.. menyenangkan juga' pikir Noah,
"Terimakasih ayah" jawab Noah,
"Baiklah,pergi bersihkan badanmu lalu makan siang,ibumu sudah menunggu" Tuan Marquess pun meninggalkan Noah duluan untuk membersihkan badan,
Noah melihat tangannya yang sangat kecil,bahkan hanya seperempat dari tangannya di masa lalu,
"Apa aku terlalu berlebihan?" gumam nya,
/Skip makan siang/
"Bagaimana latihan tadi?" tanya Marchioness penasaran,
"Noah sangat lihai, kemampuannya sangat hebat sampai aku terpojokkan" ucap Marquess,
"Akan memalukan jika tersebar rumor Tuan Marquess yang sangat hebat dalam hal berpedang dipojokkan oleh anak 8 tahun yang tak lain anak nya sendiri" Marchioness mengejek suaminya sambil tertawa kecil,
"Jangan sampai muncul rumor seperti itu.." gumam Tuan Marquess,
"Tuan,ada surat undangan yang datang dari kaisar",seorang Pelayan masuk ke ruang makan sambil membawa sepucuk surat,
"Undangan?" Tuan Marquess pun mengambil surat itu dan membukanya,
...'Kepada Tuan Marquess Luxbello dan keluarganya, semoga kalian diberkati Dewa.Aku,Kaisar Caver Rubis de Rexobis mengundang kalian ke Istana 3 hari lagi untuk merayakan Ulang Tahun Putri Michella Rivel vi Rexobis yang ke-6.Aku juga mengadakan pesta dansa,dan aku mengizinkan anak anak untuk berdansa.Aku harap kalian bisa datang demi Putriku.Kaisar Caver Rubis de Rexobis'...
begitulah isi surat itu,
__ADS_1
"Kita akan ke istana 3 hari lagi" ucap Marquess memberi tahu pada Marchioness dan Noah,
"Kenapa??" tanya Marchioness,
"Ulang Tahun Tuan Putri Michella yang Ke-6 akan dirayakan 3 hari lagi di istana,kita diundang Kaisar untuk mengucapkan selamat dan menikmati pesta, katanya ada pesta dansa juga untuk dewasa dan anak anak" jelas Tuan Marquess,
"Anak anak juga berdansa?apa mereka akan baik baik saja?" Marchioness terlihat khawatir,
"Ku pikir ini permintaan dari Tuan Putri,pasti anak anak para bangsawan langsung mempelajari materi berdansa setelah membaca surat ini" ucap Tuan Marquess,
"Kalau begitu Noah juga?" tanya Marchioness,
"Saya tidak perlu,karna saya tidak akan berdansa" Noah menjawab pertanyaan Marchioness,
"Benarkah?baiklah kalau begitu,pergilah membeli baju yang baru untuk Ulang Tahun Tuan Putri" ucap Marchioness,
"Baiklah" jawab Noah,
"Istriku, apakah kau tetap mau datang?aku takut kau akan kelelahan, kandungan mu sudah 3 bulan",Tuan Marquess tampak khawatir dengan kondisi Istrinya yang hamil 3 bulan,
"Tidak apa apa,lagian jika aku kelelahan kau akan selalu disampingku kan?" tanya Marchioness pada Tuan Marquess
"Tentu saja" Tuan Marquess lalu mencium pipi Marchioness,
'Apa apaan ini?aku seperti lalat yang lewat didepan didepan sepasang kekasih' Noah melihat ayah dan ibu nya bermesraan didepannya,dia hanya menatap dengan tampang datar bodoh yang biasanya ditunjukan untuk Putra Mahkota,
"Saya permisi dulu ayah,ibu" Noah beranjak pergi ke kamar meninggalkan Ayah dan Ibunya,
/Di kamar Noah/
'Kenapa aku tidak bisa menyukai bahkan mencintai seseorang dari kehidupan sebelumnya ya?padahal banyak wanita yang mengejarku,tapi tidak seorang pun yang aku sukai' Noah berpikir seperti itu setelah melihat ayah dan ibunya yang bisa saling mencintai seperti itu,
'Yasudahlah,lagian percintaan itu tidak penting' pikirnya,
"Siapa itu?!" Noah terkejut dengan kehadiran suara itu,
Tak lama kemudian, cahaya berwarna biru seperti kain, masuk ke kamarnya lewat jendela nya yang terbuka,lalu menumpuk dan membuat sebuah sosok pria dengan rambut merah yang agak panjang dan mata biru cerah memakai jubah putih,
"Siapa kau?" tanya Noah dingin,
"Kenapa kau memasang wajah seperti itu?tenang lah,aku ini sekutu mu" ucap pria itu tenang,
"Bagaimana aku bisa percaya dengan perkataan mu itu?" tanya Noah sangat siaga dengan pria itu,
"Gera" gumam Pria itu,Noah terkejut setelah mendengar nama itu,
"Bagaimana kau bisa mengenali nya?" tanya Noah,
"Karna dia murid ku,aku yang mengajarinya tentang sihir sihir itu dan membantu mu dalam perang dikehidupan sebelumnya" jelas nya,
"Bagaimana kau bisa tau itu?" Noah makin kebingungan dengan perkataan orang itu,
"Lebih baik aku memperkenalkan diri dulu. Namaku Xeon,aku seorang master penyihir tingkat atas" ucap Pria bernama Xeon itu,
"Baiklah, namaku Noah.Sekarang aku bertanya,kenapa kau bisa tau jika aku hidup kembali dan tentang Gera?" tanya Noah agak tenang,
"Karna aku ini sisik waktu" Xeon mendekati Noah dan duduk di kasurnya,
"Sisik waktu?apa itu?" tanya Noah,
"Aku merupakan bagian dari waktu yang terpecah,kau bisa berada disini karna ku. Aku adalah serpihan waktu dalam hidupmu,maka dari itu,aku bisa disebut tunas waktu,maka dari itu kau terlahir kembali dengan ingatan yang masih terbawa,yah walaupun aku adalah pengatur waktu yang usil dengan aliran waktumu,dan merebut ingatan master sihir terdahulu,hehe~" Xeon menjelaskan semuanya dengan bercanda,
__ADS_1
"Jadi,kau juga mengajari Gera tentang sihir?bagaimana bisa?" Noah kembali bertanya,
"Selain serpihan waktu, aku juga merupakan bagian dari 2 dunia,yaitu kematian serta kehidupan. Aku bertemu Gera 1 tahun setelah kematian pasangan Luxbello,dia masih bayi saat itu dan aku membesarkan nya,dan mengajarinya sihir.Pada dasarnya aliran waktu kehidupan memiliki sihir dari pemilik itu.Bukankah kau pengguna pedang iblis kaisar?bagaimana kau bisa mengunakan itu?" Tanya Xeon dengan senyum tipis yang sinis,
"Aku tidak tahu,pedang itu bereaksi saat ku sentuh" jawab Noah,
"Itu artinya kau juga seorang penyihir,bahkan ibumu adalah penyihir,mungkin aja itu sihir dari ibumu" ucap Xeon,
"Apa maksudmu?dan darimana kau dapat semua informasi seperti itu?" Noah tidak tahu apa apa tentang masa masa lalu Ibunya.Yang dia tahu hanya lah Ibunya adalah putri bangsawan gelar Duke Casnelia.
"Ibumu adalah Penyihir yang hebat,tapi karna dia adalah anak Duke Casnelia yang sangat berbakat,dia sangat kuat, Aku tahu itu semua dari aliran waktu ibumu" jelas Xeon dengan senyuman,
"Ah,sudah tengah malam,aku harus segera kembali ke rumah, aku akan datang besok malam" Xeon pun pergi bagikan angin lewat,
"Benar benar aneh" gumam Noah lalu berbaring dan mencoba tidur,
'Ibu seorang penyihir? sepertinya di umurku masih 4 tahun,aku melihat ibu berada di teras rumah kaca sambil mengucapkan sesuatu,tak lama kemudian sebuah benda bercahaya berwarna emas keluar dari tangan beliau. Aku sangat kagum dengan cahaya itu sampai melupakan semua yang ada disekitar ku. Tapi ibu menyadarinya dan cahaya itu hilang,lalu ibu mengajakku kembali masuk ke mansion' Noah berpikir keras tentang perkataan Xeon beberapa waktu lalu,
"Sial!Kenapa aku harus datang juga ke Acara ulang tahun Michella?benar benar menyesakkan!" gumam Noah kesal di balik selimutnya,
"Tapi, Michella itu tidak secantik Gera..dimana gadis itu sekarang ya?..aku ingin bertemu dengannya"Noah bergumam lagi sambil melihat langit langit kamarnya,
"Apa kau menyukai gadis itu?" Xeon tiba tiba muncul tepat diatas Noah,untuk sesaat Noah membatu karna terkejut,
"Lho? Tuan Muda?anda masih sadar kan?" Xeon melambaikan tangannya didepan wajah Noah yang masih membatu,
"T-tunggu Tuan Muda!!ANDA KENAPA?!SADARLAH!!" Xeon mengguncang tubuh Noah sekencang mungkin tapi Noah masih membatu,
"Apa yang harus ku lakukan?! TUAN MUDA BODOH!!BANGUNLAH!!GERA MENCARIMU!" teriak Xeon mencoba menyadarkan Noah,
"Gera?!mana dia?!" Noah langsung sadar setelah mendengar nama Gera,
"Kenapa anda bangun?" tanya Xeon dengan muda bodoh,
"Bukankah sudah jelas kau yang membangunkan ku dasar setan!" Noah langsung menduduki tubuh Xeon dan membuat Xeon tidak dapat bergerak,
"Jika kau mengagetkan ku sekali lagi,nyawamu akan jadi santapan Dewa.." Noah mendekatkan sebuah belati ke leher Xeon,
"Sejak kapan ada belati di tangan anda?" tanya Xeon tanpa rasa bersalah,
"Kau mau mati?" tanya Noah dengan dingin dan kesan ingin membunuh Xeon saat ini juga,
"HIII!?!?M-maafkan saya Tuan Muda!Saya tidak akan mengulanginya lagi!" ucap Xeon memohon ampun sambil menangis,
"Huft.." Noah pun turun dari punggung Xeon yang didudukinya tadi,
"Ya walau anda memotong kepala saya,saya tidak akan mati" ucap Xeon seolah Noah tidak akan menjadi ancaman baginya,
"Benarkan?kalau begitu biar kucoba mengkuliti mu dengan belati ini?.." Noah kembali mendekatkan Belati ke leher Xeon bahkan lebih dekat,
"SAYA CUMA BERCANDA!!TOLONG AMPUNI SAYA!!SAYA TIDAK AKAN MENGULANGINYA!!HWAAA MAMA!!" teriak Xeon meminta pertolongan walau tidak akan ada seorang pun menolongnya,
"Kau itu tidak punya orang tua atau garis keturunan" ucap Noah dingin dan mencengkam,
"Anda benar..saya tidak punya keluarga sama sekali.." ucap Xeon memalingkan wajahnya dengan nada yang sok sedih,
"Kau ingin mati?" tanya Noah polos,
"SAYA SUDAH BILANG CUMA BERCANDA!"
Bersambung..
__ADS_1
Haloo Minna⊂((・▽・))⊃✨ maaf author up jam 01.00 WIB,ngantuk banget sebenernya,-" tapi ya karna telat up mulu, jadi gak enak sama readers. By the way makasii buat kalian yang udah baca karya pertama Vita Nova sama karya baru ini,author harap kalian puas dengan hasil karya author pemula seperti aink:'< hikd. Makasii banyak ya semuaa^^ sekian terima gaji (• ▽ •;)✨