Marquess And Spirit Witch

Marquess And Spirit Witch
Pulang


__ADS_3

Flashback


"Aku bisa terbang di udara,jadi tidak akan sakit!" jawab Cecil cemberut.Pipi chubby nya membuat Noah gemas,dan mencubitnya


"Sakit tau!"


"Kalau begitu ayo,aku ingin menunjukkan tempat tersembunyi di taman labirin",


"Tempat tersembunyi?",


/Skip di taman labirin,


"Wah,aku baru tau di kediaman Duke Casnelia ada taman labirin,indah juga dari atas",


Noah menarik tangan Gera ke sebuah ruangan dalam labirin,


"Aku mau lagi",


"Jangan Bodoh!"


.


.


Episode 19


"Noah,kau sudah dapat undangan?" tanya Putra Mahkota,


"Undangan apa?aku tidak dapat surat apapun" jawab Noah sambil membersihkan pedangnya,


"Lho?Aku belum memberikannya padamu ya?" Putra Mahkota mengambil sepucuk surat dari sakunya dan memberikannya pada Noah,


"Hm?Dari istana?ada acara apa?" tanya Noah,


"Tentu saja festival berburu,apa lagi", jawab Putra Mahkota,


"Hah..aku sudah bilang tidak akan ikut kan!Apa kau tidak bilang pada Kaisar?" ucap Noah agak kesal,


"Masalahnya,kali ini semua bangsawan yang diundang harus hadir karna ini menyangkut pertunangan Michella" Noah langsung tertegun mendengar nya,dia tidak ingin bersangkut paut dengan Putri Michella kali ini,


"Hah..aku harus kembali ke ibu kota" ucap Noah menghela nafas panjang,


"Eh?Kenapa??apa hubunganmu dengan Marquess sudah membaik?" tanya Putra Mahkota heran,


"Tentu saja belum,tapi..aku harus menemui Yang Mulia Ratu Lilia" jawab Noah,


"Eh?Ibu? kenapa?" tanya Putra Mahkota lagi,


"Berisik!Jangan tanya terus! Jika ingin tau ikutlah denganku kembali ke Ibu kota!" jawab Noah kesal,


"Yang benar saja,aku datang ke Duchy Casnelia setelah menempuh 6 jam lamanya menggunakan portal!Kau tau sendiri aku tidak tahan naik kereta kuda melalui portal!" ucap Putra Mahkota,


"Kau ini ya..benar-benar merepotkan..hah..",Noah membuka undangan itu dan membacanya,


'Eh?3 minggu?lebih cepat dari yang kukira..'


"Omong-omong Noah,bagaimana dengan gadis yang kau ceritakan 8 tahun lalu?apakah dia benar benar adikmu?", tanya Putra Mahkota penasaran,


"Kenapa kau bertanya itu?" tanya Noah balik,


"Soalnya,firasatku berkata kalau Gera bukankah 'Gera' yang kau ceritakan.Walau ciri-cirinya mirip,tapi..Gera adikmu adalah gadis yang berbahaya" jawab Putra Mahkota dengan serius,


"Kau..juga menyadarinya?..",


"Tentu saja,akan datang saatnya dimana sihir Gera meledak dan menjadi ancaman",


'Entah sejak kapan aku merasa kalau Gera..benar-benar berbahaya..' batin Noah,


Setelah selesai dengan Putra Mahkota,Noah kembali ke kamarnya dan merebahkan badannya di kasur,


"Sepertinya aku harus meminta Cecil agar tidak mengajari sihir berbahaya pada Gera" gumam Noah,


Sesaat kemudian,sebuah cahaya perlahan muncul dari samping kasur Noah,

__ADS_1


"Apa itu?!" Noah langsung siaga pada cahaya yang datang entah darimana,


Lalu sosok Gera muncul tiba-tiba bersama dengan Cecil,


"Wah!Keren!" ucap Gera,


"Eh?Gera?Cecil?" Noah kebingungan dengan kemunculan Gera dan Cecil,


"Kakak!Aku berhasil berpindah tempat dari kebun ke kamar kakak!" Gera berjalan mendekati Noah sambil tersenyum gembira,


"Hebatnya,kamu sudah berusaha keras Gera" ucap Noah sambil mengusap kepala Gera,


"Hehe, terimakasih kakak!" balas Gera,


"Walau mana yang digunakan sedikit,tapi Gera sudah bisa teleportasi lumayan jauh, padahal kamarmu dilantai 3" puji Cecil pada Gera,


"Tapi teleportasi ini adalah tingkat teleportasi rendah kan?kau pernah mengajarkannya padaku" ucap Noah,


"Benar,dan kau bisa dengan cepat menguasainya,bahkan sekarang kau bisa menggunakan sihir tingkat tinggi kan?padahal kemungkinan kau menggunakan sihir sangat kecil,itu sebuah keajaiban", balas Cecil,


"Eh!?Kakak bisa menggunakan teleportasi juga?!" tanya Gera kesal,


"Tentu saja,kakak juga bagian keluarga Casnelia tau" jawab Noah sombong,


"Curang!aku juga mau!!" ucap Gera kesal sambil menggembungkan pipinya,


"Mana mungkin kau bisa, nyahahaha!" ledek Noah sambil tertawa keras,


"Pasti bisa!"


"Benarkah?kalau begitu tunjukan"


"A-aku belum belajar!"


"Kalau begitu tidak mungkin!",


"Kakak!"


3 hari kemudian,Putra Mahkota,Noah,Cecil dan Gera pulang ke Ibu kota untuk menemui Marquess,


"Tidak apa-apa kakek,ini waktunya kami pulang dan minta maaf pada ayah juga" jawab Noah sambil tersenyum,


"Apa Cecil harus ikut denganmu?.." tanya Eugene menahan kesal,


"Tentu saja!Cecil adalah teman hidupku sejak dulu sampai sekarang!HAHAHA!" Noah tampak sangat puas meledek Eugene,


"Siapa Cecil?" tanya Putra Mahkota,


"a-anuu ituu..kucingku!" jawab Noah gagap,


"K-kucing?..kau kan benci kucing.." balas Putra Mahkota sambil menatap Noah tidak percaya,


"M-maksudku boneka!" jawab Noah lagi,


"Boneka?!Kau suka boneka?!" tanya Putra Mahkota syok berat,


"Argh!! Boneka yang dibawa Gera itu!" jawab Noah sambil menunjuk boneka kelinci yang dibawa Gera,


"Kalian berdua bertengkar karna boneka?..lagian Noah apa maksudmu teman hidup?..kau akan menikahi boneka?.." tanya Putra Mahkota depresi,


"BERHENTILAH BERTANYA!" jawab Noah kesal,


"Noah..!Lihat saja kau nanti!" gumam Eugene emosi,


"Eugene!Jaga sikapmu!" ucap Gwen sambil memukul Eugene,


"Baik.." jawab Eugene,


"Kalau begitu Duke,saya juga pamit,terimakasih sudah menerima saya disini" ucap Putra Mahkota pada Duke,


"Tentu saja Putra Mahkota,datanglah kapan saja karna saya akan menyambut anda dengan senang hati" balas Duke,


"Terimakasih Duke",

__ADS_1


"Kakek!Aku akan datang lagi kapan-kapan!" ucap Gera sambil memeluk Duke,


"Gera!Kakek akan selalu menunggumu kapan saja,sering-sering lah datang ke Duchy..hiks" Duke tampak sangat tidak ingin melepaskan Gera,beliau bahkan sampai menangis tersedu-sedu,


"Iya kakek" jawab Gera,


"Kalau begitu kami pamit dulu kakek, terimakasih atas perhatian kakek selama kami disini", ucap Noah sambil menggendong Gera,


"Tentu saja Noah,sudah kewajiban ku sebagai kakek melakukan itu,hohoho" jawab Duke,


"Baik.Paman,Kak Eugene, terimakasih banyak,kami pamit dulu", ucap Noah,


"Hati-hati Noah,jika kau butuh bantuan datang saja ke mansion Duke kapan saja" balas Gwen,


"Jaga Cecil dan Gera!Awas saja jika mereka sampai terluka!" balas Eugene masih kesal,


"Tentu saja!aku bukan anak kecil!" jawab Noah ikut kesal,


"Lagi-lagi kalian merebutkan sebuah boneka.." gumam Putra Mahkota masih syok,


"LUPAKAN DAN BERHENTILAH MENGATAKAN ITU!" teriak Eugene dan Noah bersamaan,


Setelah berpamitan dan sedikit bertengkar,mereka berempat pamit dan pergi menuju ibu kota tanpa menggunakan portal,sesuai permintaan Putra Mahkota,


"Kakak,berapa lama jarak dari Duchy ke ibu kota?" tanya Gera yang duduk di seblah Noah,


"Duchy itu luas dan ibu kota lumayan jauh..sekitar 6 hari kita akan sampai ke ibu kota" jawab Noah,


"Eh?!6 hari?!Lama nya.." ucap Gera,


"Tenang saja,kita bisa sambil menikmati Duchy, pemandangannya sangat indah karena berada di pegunungan,kau tau kan kalau kastel tempat kakek tinggal berada di puncak gunung?" tanya Noah,


"Iya,tapi sama sekali tidak terasa dingin" jawab Gera heran,


"Itu karna seluruh wilayah Duchy dilindungi sihir api dari Dewa Fibren, Dewa yang kita kagumi dan dikenal sebagai pelindung Kekaisaran" ucap Noah,


"Hebat!Kak Cecil!Apa kak Cecil pernah melihat Dewa Fibren?!" tanya Gera pada Cecil yang duduk disebelahnya,


"Humm,aku tidak pernah melihat wujud aslinya,beliau menampakan diri berupa kobaran api yang sangat terang saja" jawab Cecil,


"Benarkah?Kau tidak menceritakannya padaku" tanya Noah,


"Itu tidak penting tau" jawab Cecil,


Didepan Noah,Gera dan Cecil duduk,Putra Mahkota tertidur sangat pulas sampai berliur.


"Kakak,Putri Michella itu adik kandung Putra Mahkota kan?" tanya Gera,Noah terdiam sebentar,


"Benar,kenapa?",


"Apakah dia cantik?",


"Eh?emm..iya,dia cantik,tapi tidak secantik Cecil" jawab Noah bangga,


"Gera,jangan percaya kata Noah,sebenarnya Putri Michella sangat lah cantik,rambut pirangnya sama seperti Putra Mahkota,dan mata biru mudanya yang sangat jernih dan indah seperti Yang Mulia Ratu" jelas Cecil,


"Wah!Kalau begitu apakah dia baik hati?!" pertanyaan Gera membuat Noah dan Cecil tertegun.Ingatan kematian Noah karna Putri Michella membuat mereka tidak bisa mengatakan kalau Putri Michella adalah orang baik melainkan licik.


"Dia baik,terkadang" jawab Noah,


Gera tidak paham yang dikatakan Noah,lalu menatap Cecil,tapi Cecil hanya tersenyum pahit,dia tidak mau mengakui Michella.Gera sedikit murung,tapi karna mengantuk,ia tertidur di pangkuan Cecil.


"Akan lebih baik jika Gera tidak dekat-dekat dengan Putri Michella..",


"Cecil..aku paham maksudmu..jangan terlalu dipikirkan.."


"Tapi.."


Noah mendekatkan wajahnya ke Cecil dan menciumnya sekilas,


"Percayalah padaku",


"Noah..Dasar bodoh.."

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2