Marquess And Spirit Witch

Marquess And Spirit Witch
Pertarungan di Perburuan


__ADS_3

Flashback


"Eh??Kenapa??" tanya Baginda Ratu bingung dan panik,


"Hewan buruan-!?"


"Getaran apa ini?!"


Tanah mereka berpijak bergetar lumayan kuat seperti gempa.Para hadirin yang ada ditenda juga merasakannya dan panik.


"Sial!Dia sudah bangun ya?!" ucap Putra Mahkota kesal,


"Apa maksud kakak?!" tanya Michella panik,


"Soal itu-"


GROARRR!!


Suara auman yang sangat keras dan nyaring mengalihkan perhatian Noah dan Eugene.


"Noah,suara itu..!"


"Gawat!!"


.


.


Episode 27


"Jangan lalai Noah!Kita harus fokus pada segelnya!"


"Induk beruang itu pasti sudah bangun Eugene!Apa kau akan diam saja jika dia menyerang tenda?!"


"Cecil dan Gera ada disana!Begitu juga dengan Putra Mahkota!Mereka pasti bisa mengatasinya!"


"Cih!Ayo cepat!"


Kondisi di area tenda sama sekali tidak baik-baik saja.Orang-orang disana begitu ketakutan mendengar auman sekeras itu.


"Gawat!!Baginda Ratu!Bawalah crossbow ini jika anda dalam bahaya!Saya pergi dulu!" Gera langsung berlari menuju area tenda,


"Eh?!Gera?!"


"Tunggu Gera!!bahaya!!" teriak Putra Mahkota mencoba mencegah Gera,


"Yang Mulia!Amankan Baginda Ratu dan Putri!!Saya akan mencari sumber suara itu!"


"Gera!!"


Cecil segera mengikuti Gera dari belakang dan mencari asal suara itu dengan sihirnya.


"Suara apa itu?!"


"Jangan-jangan ada monster disini?!"


"Apa yang harus kita lakukan?!"


Semua orang langsung panik dan tidak bisa berpikir jernih.Mereka ketakutan begitu merasakan getaran dari tanah dan auman yang sangat nyaring dan keras tadi.


"Semuanya masuk ke dalam tenda!!"


Gera memberi arahan pada orang-orang yang ada diluar tenda untuk masuk,tapi mereka tetap diam dan menatap Gera heran.


"Memangnya apa yang anak kecil seperti mu bisa lakukan?" tanya seorang pria meremehkan Gera,


"Benar,lagi pula dia hanya anak kecil,pasti dia hanya bermimpi dan pura-pura sok jago" ucap salah seorang wanita,


Baginda Kaisar mendatangi kerumunan itu dan menatap mereka tajam-tajam.


"Apa kalian tidak dengar apa yang dia ucapkan?jika tidak ingin terluka maka turutilah!" ucap Kaisar,


"Baginda.." Gera sedikit kaget dengan Kaisar yang memihak nya tiba-tiba,


"Tapi Baginda!Dia hanya seorang gadis kecil yang lemah!bagaimana bisa kami menuruti perintahnya?!" teriak pria tadi menentang perkataan Kaisar.


"Apa kalian.."


"!?!"


"Ingin mati?Sepertinya kalian cocok untuk dijadikan umpan mahkluk yang mengaum itu..bagaimana?" tanya Gera sambil menatap sinis orang-orang itu,


Mereka terdiam dan gemetaran.Mau tidak mau mereka masuk sesuai kata Gera daripada dijadikan umpan.Tapi,mereka terlambat..beruang raksasa yang sangat besar sudah tiba di area tenda dan mulai menghancurkan tenda.


"Sial!!Kak Cecil!"


"Aku tau!!"


Cecil mulai meluncurkan sihir penyerangan pada beruang itu terus-terusan.Walau beruang itu tampak kesakitan dan terluka,tapi kekuatan beruang itu tidak berkurang sama sekali.


"Ayah!!Gera!!"


Putra Mahkota datang menghampiri Kaisar dan Gera bersama Ratu dan Putri Michella.Melihat beruang yang sangat besar itu mengamuk dan melawan sesuatu yang tidak dapat mereka lihat,mereka sedikit keheranan.


"Ayah!Tenda kita juga diserang kawanan hewan buruan yang ganas dan sangat banyak,sekarang para kesatria sedang melawan mereka,tapi kita terkepung di semua sisi..kita tidak bisa keluar!" ucap Putra Mahkota,

__ADS_1


"Apa?!Kita harus membantu mereka!Ayunkan pedangmu Putra Mahkota!!" ucap Baginda Kaisar,


"Tapi bagaimana dengan Ibu dan Michella?!..disini bahkan ada beruang raksasa yang mengamuk!" tanya Putra Mahkota cemas,


"Saya akan menjaga mereka Yang Mulia!" ucap Gera yakin,


"Tapi Gera..!"


"Percayalah pada saya!"


Melihat tatapan Gera yang sangat yakin,Putra Mahkota dan Baginda Kaisar pun percaya pada Gera.


"Kakakmu akan segera kembali..bertahanlah!" ucap Putra Mahkota mengusap kepala Gera,


"Ah..BAIK!" balas Gera mantap.Putra Mahkota dan Baginda Kaisar pun mengambil pedang mereka dan segera menuju barisan belakang.


"Gera,ini busur mu..aku menggunakannya tadi saat menyerang hewan yang menggila di belakang" ucap Baginda Ratu,


"Anda baik-baik saja Baginda?.." tanya Gera cemas,


"Iya aku baik-baik saja,andai kamu tidak meminjamkan itu tadi,pasti aku sudah terluka" jawab Ratu lega,


"Anu.. Gera,kenapa beruang itu melawan dirinya sendiri??Tidak ada seorang pun yang melawannya" tanya Putri Michella,


"Eh?Soal itu..!?!"


'Gawat!Kak Cecil sudah kewalahan!'


"Saya akan memberitahu anda nanti!"


Disisi Noah dan Eugene,mereka berdua sudah mengitari hutan cukup lama,sampai akhirnya Noah dan Eugene sampai disebuah goa yang sangat terpencil.


"Arusnya masuk kedalam sini..sudah pasti segelnya juga ada disini" ucap Noah,


"Kita jalan kaki dari sini",


"Baiklah"


Noah dan Eugene turun dari kuda mereka dan masuk kedalam goa.Udara nya lembab dan sangat gelap.Untungnya Eugene menggunakan sihirnya untuk menerangi jalan.


"Tekanannya makin kuat" ucap Eugene,


"Benar,dan sihir hitam dari segel itu juga mulai jelas.. tenggorokan ku seperti tercekik" ucap Noah,


"Hawanya sangat berat.." balas Eugene,


Mereka melanjutkan perjalanan mengikuti aliran arus sihir hitam itu sampai ke dalam goa.Lalu saat melewati suatu jalan,ada sebuah jalan kecil yang tersembunyi dibalik tanaman rambat,dan suara seseorang terdengar dari dalam sana.


"Arusnya menuju kesini..sudah pasti ini jalannya" bisik Noah,


"Ayo masuk,jangan terlalu gegabah" ucap Eugene,


"Sekarang pasti beruang itu sedang mengamuk,kita mengendalikannya dengan baik" ucap salah satu pria(Pria 1),


"Pasti sekarang mereka sedang ketakutan..lalu kabur tanpa mementingkan harta mereka yang dibawa,hihihi" ucap pria yang lain(Pria 2),


"Apalagi jika itu Kaisar dan Ratu,betapa banyak uang yang akan kita hasilkan dibanding tahun lalu!",ucap pria satu lagi (Pria 3),


Noah dan Eugene yang mendengarnya kaget.Orang-orang itu berencana membahayakan banyak orang demi kepentingan mereka sendiri.


"Tidak bisa dibiarkan! Kita harus menebas mereka" ucap Noah kesal,


"Kita tidak punya banyak waktu,lumpuhkan saja dan kita bawa mereka ek istana untuk disidang" ucap Eugene,


"Baiklah!"


Noah dan Eugene langsung berjalan masuk mendekati mereka bertiga.Pria-pria itu kesal dengan Noah dan Eugene yang masuk tanpa izin dan terlihat menyombongkan diri didepan mereka.


"Jangan lengah" bisik Eugene,


"Baiklah"


"Siapa kalian?Beraninya masuk kesini!" tanya pria pertama,


"Anu,maaf kami tersesat,bisakah anda menunjukan jalan keluar?" tanya Noah berpura-pura,


"Tentu saja!Tapi kau harus membayar mahal untuk itu!" ucap pria ketiga,


"Baiklah,tapi..anda harus tenang dulu"


"Apa maks-"


Leher pria pertama dan ketiga langsung ditebas Noah dan Eugene.Mereka menyisakan pria kedua untuk dijadikan pelaku yang dibawa ke sidang.


"Hiii!!" pria itu menjerit ketakutan melihat Noah dan Eugene yang tidak segan menebas kepala rekannya,


"Sepertinya kau harus diberi pelajaran ya" ucap Eugene.


/skip


Eugene dan Noah berhasil menangkap pelaku itu dan sedang berusaha menyegel sihir hitam.


"Waktunya tidak banyak..kita harus cepat" ucap Eugene,


"Pastinya.."

__ADS_1


'Gera,Cecil,Putra Mahkota..kumohon bertahan sebentar lagi'


/Di posisi Gera dan Cecil,


Gera meluncurkan beberapa serangan dengan crossbow nya dengan sedikit sihir,dan membuat beruang raksasa itu pingsan.


"Ugh..uhuk!-"


"Kak Cecil!"


Cecil terjatuh lemas di tanah karna sihirnya yang terkuras habis.Gera mencoba mengalirkan sihirnya ke Cecil tapi percuma.


"Tidak bisa Gera..aku adalah arwah,aku hanya perlu waktu untuk mengisi kembali sihir ku.." ucap Cecil lemah,


"Tapi kak-!"


"Jangan buang-buang sihirmu..aku baik-baik saja..uhuk!-"


Sesaat kemudian para pemburu kembali dari hutan,begitu juga dengan Marquess.


"Gera!"


"Ayah?!"


Marquess terkejut melihat gadis yang bersama Gera.Mereka sangat mirip sampai-sampai Marquess sempat mengira kalau Cecil adalah Olivia,istrinya.


"Siapa gadis itu?" tanya Marquess,


"Eh?Dia kak Cecil,dia yang mengajariku tentang sihir" jawab Gera,


"Begitu ya.. Sepertinya dia tidak baik-baik saja,apakah sihirnya sudah terkuras habis?"


"Iya, kak Cecil terlalu banyak menggunakan sihir untuk menyerang beruang raksasa itu..tapi sekarang beruang itu cuma pingsan."


Marquess kaget melihat beruang yang ditunjuk Gera sangat besar terbaring di tanah.


"Gera,lebih baik kita bawa dia ke tenda yang lebih aman.Semua orang sedang berbondong-bondong pergi ke tenda di tengah area yang lebih aman" ucap Marquess,


"Baiklah ayah"


/Disisi Noah dan Eugene,


"Baguslah! Sihirnya sudah tersegel kembali..sekarang hewan hewan itu akan kembali normal kan" ucap Eugene yang kelelahan,


"Tidak..itu hanya berlaku bagi buruan tingkat rendah dan menengah" gumam pria yang di sandra Noah dan Eugene,


"Apa maksud-"


DUAR!!


Suara dentuman yang sangat keras menghancurkan dinding goa tempat Noah dan Eugene.


"A-apa it-!?!"


"Woi..tidak mungkin.."


Eugene dan Noah terbelalak kaget melihat serigala raksasa dan panther menembus dinding goa entah darimana dan memakan pria itu hidup-hidup.


"Sial! Apakah kita harus bertarung disini?!" tanya Eugene,


"Tidak bisa!Gera dan yang lainnya membutuhkan kita disana!Lebih baik kita kembali bersama kuda kita menggunakan teleportasi" jawab Noah,


ROARRR!


Panther dan serigala itu menatap Noah dan Eugene lekat-lekat.Tapi mereka tidak menyerang Noah dan Eugene.


"Apaa lagi?" gumam Eugene sudah bersiap dengan pedangnya.


Bukan menyerang Eugene dan Noah.Panther dan Serigala itu malah duduk diam dan mendekatkan kepala mereka yang besar pada Noah dan Eugene.


"Eh?..apa yang terjadi?.." tanya Noah heran,


Panther yang ada didepan Noah menatap Noah layaknya seekor peliharaan yang bermanja-manja pada pemiliknya.


"Hewan langka.."


Noah mencoba mengelus lembut Panther raksasa itu.Alhasil panther itu menjadi jinak.Eugene menatap Noah tidak percaya.


"Eugene, cobalah,kita bisa memanfaatkan mereka" ucap Noah,


"Mengusap serigala ini?" tanya Eugene,


"Iya" jawab Noah,


"Ini?",


"Ya"


"Yang benar?"


"Aku akan membuatmu menjadi santapannya jika kau bertanya sekali lagi"


"Ini..mengerikan tau.." ucap Eugene,


"Dasar lemah" balas Noah,

__ADS_1


"Jahat.."


Bersambung...


__ADS_2