Marquess And Spirit Witch

Marquess And Spirit Witch
Festival Berburu


__ADS_3

Flashback


'Noah..bersiaplah untuk ancaman dari Michella..cepat atau lambat dia akan sadar dengan penyamaran mu waktu itu..' batin Putra Mahkota sambil menangis dalam hati,


Disisi lain,Noah yang baru saja selesai mandi langsung merinding tiba-tiba,


"Perasaanku tidak enak.." gumamnya sambil bergidik ngeri,


Cecil yang sedang makan cookies di kasur sambil berbaring dan membaca buku memiringkan kepalanya dan menatap Noah bingung,


"Ada apa?" tanya nya,


"Apa?Ah tidak.." jawab Noah masih merinding,


"Begitu" Cecil langsung melanjutkan kegiatannya tanpa rasa bersalah,


'Dia tidak peduli sama sekali?!'


.


.


Episode 24


H-1


"Kakak"


"Ada apa?"


"Maukah kakak membantuku memilih gaun?"


"Ya?"


Noah melongo dengan pertanyaan Gera tentang sebuah 'gaun'.


"Kenapa harus kakak?"


"Soalnya aku ingin memakai gaun yang senada dengan baju kakak besok,bolehkah?"


'Silaunya..'


Raut wajah Gera yang begitu bersinar sambil meminta membuat Noah tidak bisa mengelak lagi.


"Besok kakak akan memakai baju formal seperti biasa dengan cravat putih, warnanya...hitam dan ungu tua" ucap Noah meringkas bajunya besok,


"Tapi,aku punya banyak gaun hitam ungu tua",


"Ah.."


/Di kamar Gera


"Khak?!APA INI?!"


Betapa syoknya Noah melihat gaun gaun indah yang memenuhi ruang baju di samping kamar Gera,dengan berbagai macam warna yang ada.


"Kenapa kakak syok begitu??" tanya Gera heran,


"Tentu saja syok!Kenapa kamu punya begitu banyak baku?!" balik Noah bertanya,


"Kakak sendiri yang membelikan gaun-gaun ini!" jawab Gera kesal,


"Eh?.. bohong"


"Betulan!"


"Kapan?.."


"Setiap minggu 4 gaun!"


"..."


Noah dan Gera meminta pelayan untuk mengambilkan gaun yang sekiranya senada dengannya dan cocok untuk Gera besok.Sekitar 15 gaun sudah tertata di kamar Gera dengan warna yang sama dengan pakaian Noah.


"Bisa-bisanya aku tidak sadar membelikan gaun untukmu sebanyak ini.." gumam Noah lelah,


"Darimana kaka dapat uang sebanyak itu?" tanya Gera curiga,


"Mungkin uang simpanan(?).." jawab Noah ragu,


"Mencurigakan.." gumam Gera dengan datar dan curiga,


Noah mulai melihat gaun-gaun itu satu persatu.Tapi percuma,karna dia tidak bisa membedakan sebuah gaun dari satu dengan yang lainnya.


"Percuma.." gumam Noah menyerah,


"Kakak!"


Tak lama kemudian Cecil tiba-tiba muncul di kamar Gera.

__ADS_1


"Gera,apakah ada masalah?" tanya Cecil,


"Oh!Kak Cecil!Iya ada" jawab Gera semangat,


"Ada masalah tapi kamu malah semangat??.." tanya Cecil bingung,


"Soalnya masalah ini akan cepat selesai jika Kak Cecil yang membantu,sedangkan kakak hanya bisa melihat" jawab Gera dengan tampang polosnya,dan kata-katanya itu sangat menusuk Noah,


"Begitukah??kalau begitu apa yang harus ku lakukan??" tanya Cecil sambil tersenyum tipis,


"Pilihkan aku gaun"


"Gaun??"


"Iya!Pilihkan salah satu dari semua gaun ini"


Cecil terkejut melihat semua gaun berwarna ungu tua dengan model yang berbeda-beda yang ditunjukan oleh Gera.


"Apakah ini fashion show?.."


"Bukan! Sebenarnya ini salah kakak karna terlalu banyak membelikan ku gaun setiap minggunya! Tapi dia sendiri tidak sadar dengan apa yang dilakukannya!"


Noah makin tertusuk dengan kata-kata Gera.Sekarang dia hanya bisa pasrah dengan apa yang dikatakan Gera.


"Umm,baiklah,aku akan lihat-lihat dulu,bagaimana jika sekalian aku menyesuaikan aksesoris nya??" tanya Cecil,


"Boleh juga!" jawab Gera,


Selama beberapa menit mencari gaun dan aksesoris yang sesuai untuk Gera,Cecil menemukan satu gaun yang benar-benar menarik perhatiannya.


"Bagaimana dengan ini?"


Lolita dress lengan panjang berwarna ungu dan hitam berhias pita dan mutiara,renda hitam yang tidak terlalu banyak,sebuah topi kecil untuk hiasan kepala,serta sepasang sarung tangan.


"Wah!Selera kak Cecil benar-benar bagus!" ucap Gera kagum dengan pilihan Cecil,


"Tentu saja,karna aku seorang wanita!" balas Cecil bangga,


"Aku ingin mencobanya!!Kakak sekalian ya!" ucap Gera sambil mengajak Noah,


"Eh?Aku?" tanya Noah,


"Iya!" jawab Gera,


Noah dan Gera pun mengganti pakaian mereka sesuai permintaan Gera.Usai ganti,mereka berdua menunjukannya pada Cecil yang menunggu di kamar Gera.


"Kak Cecil!"


Cecil tampak begitu semangat dan menggebu-gebu,melihat pakaian Noah dan Gera yang sangat padu dan cocok di mereka.Apalagi Noah yang tampak sangat tampan dan gagah dengan baju berwarna gelap.Cecil sedikit merona dibuatnya.


"Hehe, terimakasih kak Cecil!" ucap Gera,


"Apa kau tidak akan ikut?" tanya Noah,


"Aku? Tentu saja tidak,lagian tidak ada seorang pun yang akan melihatku disana" jawab Cecil agak kesal,


"Bagaimana jika minta tolong Xeon untuk mengubah mu menjadi manusia?" tanya Noah,


"Itu mustahil!Xeon bukan Dewa!" jawab Cecil,


"Begitu ya..sayang sekali.." Noah terlihat lesu mengetahui hal itu,begitu juga dengan Gera yang sedikit murung.


"Ah..emm,kalau begitu aku akan ikut.."


"BENARKAH?!?" dengan cepat Noah dan Gera bertanya serempak,


"E-eh?T-tentu saja!" jawab Cecil,


"HORE!!" Noah dan Gera sangat bersemangat begitu Cecil berkata akan ikut,


'Noah..kau terlalu bersikap seperti anak kecil..apakah dulu dia memang begini?..' batin Cecil menangis dalam hati.


/Di mansion Duke Casnelia


Eugene sedang berlatih panah di tempat latihan sendirian.Karna Festival Berburu kali ini 'sedikit aneh',ia sudah menyiapkan diri sejak awal jika hal buruk terjadi.


"Ternyata kamu disini,ibu mencarimu kemana tau"


Seorang wanita cantik mengalihkan pandangan Eugene yang sedari tadi hanya fokus pada papan target didepannya.Wanita itu adalah Grace Casnelia,istri dari Gwen sekaligus ibu dari Eugene.


"Ada apa ibu kemari??" tanya Eugene sembari mendekati Grace,ibunya.


"Besok adalah Festival Berburu,ibu khawatir jika kamu terlalu memaksakan diri untuk menang, padahal itu hanya sekedar permainan" jawab Grace,


"Saya tidak apa-apa,lagi pula Festival kali ini berbeda.Hewan buruan yang menjadi ganas secara tiba-tiba membuat kehebohan selama 3 tahun terakhir, setidaknya saya bisa membantu mengurangi potensi hewan hewan itu menyerang dan mencari tau alasan mereka bertindak seperti itu" ucap Eugene,


"Ibu juga tau itu..tapi ibu khawatir dengan Gera..dia masih terlalu kecil untuk menghadiri Festival Berburu kali ini",


"Karna tahun ini adalah festival untuk Tuan Putri Michella juga,setidaknya Gera harus hadir walau dia tidak mau"

__ADS_1


"Firasat ibu tidak enak..huh"


Eugene sedikit tersenyum.Tiba-tiba ia tersadar akan sesuatu.


"Ibu,apakah ibu akan memaksa saya untuk menikah?" tanya Eugene,


"Apa?Tentu saja tidak,hal itu akan membuat hati orang tertutup,kenapa kamu bertanya seperti itu?" jawab Grace kembali bertanya,


"Ah..tidak apa-apa" ucap Eugene memalingkan wajahnya sambil tersenyum tipis.Grace yang menyadari senyuman tipis Eugene langsung syok bahagia(?),


"Jangan-jangan kamu sudah punya kekasih?!"


"APA?!T-tidak! Bukan seperti itu!"


"Jujur lah!Katakan pada ibu yang sebenarnya!",


"Saya serius!Hanya..saya sedang menyukai seorang gadis"


Eugene mengeluarkan semburat merah tipis di pipinya.Grace yang melihatnya langsung terharu dan menangis.


"Ya ampun..!Anakku sudah sebesar ini!" ucap Grace sambil menangis bahagia,


"Memangnya selama ini ibu menganggap saya apa?.." tanya Eugene dengan tatapan datarnya,


"Tentu saja anak kecil!Rasanya baru 1 minggu yang lalu kamu menangis di gendongan ibu..ternyata waktu berjalan sangat cepat.." jawab Grace masih menangis ria(?)


'Sepertinya aku harus mencari dukun bayi..' batin Eugene.


Hari Festival Berburu


Para bangsawan yang hadir sudah memenuhi tempat acara Festival Berburu digelar.Para wanita bangsawan yang berpakaian sangat mewah.


"Kakak, sepertinya Festival Berburu lebih ramai daripada yang kaka ceritakan di tahun-tahun sebelumnya" ucap Gera,


"Karna kamu hanya menitipkan jimat pada Chris yang akan diberikan padaku dan Putra Mahkota" balas Noah,


"Soalnya ayah tidak mengizinkan ku pergi",


"Kakak tau,tapi kali ini kemungkinan akan berbahaya,jadi kamu harus harus hati-hati juga"


"Tentu saja,aku juga sudah membawa crossbow yang kaka berikan"


"Ah..hati-hati juga menggunakan itu.."


"Aku paham!"


Obrolan Noah dan Gera masih berlangsung di tenda mereka.Sesaat kemudian, Marquess tiba dan meminta Noah dan Gera keluar untuk menyambut keluarga kaisar.


Noah dan Gera segera keluar dan menyambut kedatangan keluarga kaisar bersama Marquess.Para bangsawan lain pun juga sudah bersiap di tempat mereka masing-masing.


"Salam dan Hormat pada Keluarga Kaisar!Semoga Dewa memberkati Kaisar dan keluarganya!" ucap para bangsawan serempak,


"Terimakasih,semoga Dewa memberkati seluruh makhluk ciptaannya di kekaisaran ini." balas Kaisar dengan tegas,


Baginda Kaisar berjalan menuju tendanya,didampingi Baginda Ratu Lilia disampingnya dan Putra Mahkota serta Putri Michella yang mengikuti dari belakang.


Baginda Kaisar mengumumkan semua aturan-aturan,dan para peserta yang merupakan kepala keluarga dan anak laki-laki.Setelah beberapa tahapan selesai,para pemburu menuju kuda mereka masing-masing dan membawa senjata mereka.


"Kakak,Kak Cecil tidak terlihat dimana pun" ucap Gera khawatir,


"Dia sempat berkata kalau dia merasuki boneka kelinci mu,jangan khawatir" balas Noah sambil mengusap kepala Gera,


"Baiklah..Ini jimat untuk kakak dan ayah" Gera memberikan untaian jimat pada Noah dan Ayahnya yang sudah menunggu Noah,


"Terimakasih Gera" ucap Marquess dan Noah,


"Sama-sama!" balas Gera,


"Kakak janji akan menangkap buruan terbaik kali ini,maka dari itu jangan jauh-jauh dari Cecil dan hindari para lady yang mendekati mu"


"Baik!"


"Apakah kamu menantang ayah,Noah?" tanya Marquess dengan senyum licik,


"Tidak,mana mungkin saya berani" jawab Noah ikut tersenyum licik,


"Kalau begitu mau bertanding?Jika kamu mendapat buruan yang lebih baik dari ayah,maka kamu bisa meminta apapun dari ayah" tawar Marquess,


"Baiklah! saya setuju,tapi bagaimana jika saya kalah?" tanya Noah,


"Kamu harus menunjukan pada ayah calon istrimu itu" jawab Marquess lalu pergi dengan kudanya.Noah syok sambil tersipu malu dengan wajah merah padamnya,


"AYAH!!ITU TIDAK ADIL!!" Noah langsung menunggangi kudanya dan segera menyusul Marquess,


"Sepertinya Kak Cecil jadi bahan taruhan..huhu.." gumam Gera,


"Selamat Siang Lady Luxbello!"


"Hum?"

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2