Marquess And Spirit Witch

Marquess And Spirit Witch
Orang Yang Sama


__ADS_3

Flashback


"Gera..apa yang terjadi jika dia tidak jadi arwah ya?.."


Noah bergumam sendirian di kamar sambil memikirkan "Gera",.


"Ketemu!"


"Eh!?"


"Dasar kau ini!Membuatku khawatir saja bodoh!Untung ada Xeon"


"G-gera?..."


.


.


Episode 14


"Kenapa kau begitu terkejut melihatku?omong-omong kau sepertinya jadi lebih muda ya?keren!"


Noah membelalak melihat gadis yang selama ini dia cari cari sedang melayang-layang diatasnya,


"B-bohong bukan?..Kau..benar benar 'Gera' yang kukenal?..",


"Tentu saja!Asal kau tau bagaimana sulitnya aku mencarimu selama ini!"


Noah masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang,sosok 'Gera' yang ada di kehidupan yang sebelumnya tepat berada di depan matanya,


"Kau tidak apa apa?kau terlihat pucat"


'Gera' khawatir dan meletakkan tangannya ke wajah pucat Noah.Noah bisa merasakan tangan 'Gera' menyentuh kulitnya dengan lembut,tangan Noah langsung menyentuh tangan 'Gera' dan merabanya,


"T-tunggu!Noah!"


"Ini..benar benar kau?.."


Noah menggenggam tangan 'Gera' erat,matanya masih tidak percaya sosok Gera yang ada didepan matanya sekarang,


"Tentu saja ini aku,kau ini kenapa?",


"Siapa namaku?"


"Eh?emm,Noah Luxbello"


"Apa nama pedang yang ku gunakan saat perang?"


"Pedang Iblis Kekaisaran"


"Siapa musuh yang ku lawan di perang perbatasan Aubrey saat umurku 22 tahun?"


"Itu Kerajaan Sylph disebelah barat perbatasan untuk merebutkan tanah milik Kekaisaran",


'Dia benar...ini pasti bukan mimpi kan?..'


Noah mengajukan pertanyaan pada 'Gera' berkali-kali demi memastikan apa yang dilihatnya ini adalah benar atau tidak,


"Noah,kau kenapa?.."


Noah terdiam,dia tidak berani menatap mata 'Gera' tapi masih menggenggam tangannya erat,


"Ini benar benar kan?..aku harap ini bukan mimpi..jika ini mimpi aku tidak ingin bangun selamanya..",suara Noah gemetar,air matanya perlahan keluar dan membasahi tangan 'Gera' yang masih menempel padanya,


"Ini bukan mimpi Noah..ini benar benar aku.."


'Gera' memeluk Noah erat dan lembut,rasa nyaman yang Noah rindukan dapat dia rasakan,air matanya tidak dapat terbendung lagi,Noah membalas pelukan 'Gera' dan menangis di dada 'Gera',


"Aku sangat.. merindukanmu.."


"Iya,aku juga..lama tidak bertemu,Noah"


Suara lembut 'Gera' yang mirip dengan mendiang Ibunya membuat dada Noah sesak,dia tidak ingin melepas pelukan 'Gera' dan tertidur di pelukannya.

__ADS_1


/Skip Pagi


Cahaya matahari masuk melalui celah celah jendela kamar,Noah yang masih tertidur pulas terbangun,


'Sudah pagi?..kapan aku tertidur??'


Seorang gadis kecil membawa boneka kelinci,membuka pintu kamar Noah perlahan


"Kakak?"


"Hum?Gera?.."


'Eh?Gera?Tadi malam itu..mimpi ya..'


"Kakak baik baik saja?.."


Gera mendekati Noah yang mengernyitkan dahinya,


"Ah..maaf Gera,kakak hanya sedikit pusing, sekarang pukul berapa?",


"Eh?umm,sekarang pukul 8, kakek,paman dan kak Eugene sudah menunggu kakak di meja makan",


"Benarkah?kalau begitu aku akan mandi sebentar,kau tunggu saja di ruang makan", ucap Noah sambil mengusap kepala Gera,


"Iyaa" Gera mengangguk lalu keluar dari kamar Noah,


'Aku terlalu banyak berkhayal..'


Noah langsung beranjak dari tempat tidur dan membersihkan diri,berganti pakaian dan menuju ruang makan,


/di ruang makan,


"Selamat pagi kakek, paman dan kak Eugene,maaf saya terlambat", Noah memberi salam pada Duke,Gwen dan Eugene yang sudah duduk di kursi meja makan,


"Tidak apa apa Noah, cepatlah duduk",ujar Duke dengan senyum hangat nya,


"Baik",Noah hendak duduk di kursinya,tapi dia menyadari Gera tidak ada disana,


"Lho? kupikir dia menunggumu selesai bersiap siap,dan aku hendak bertanya kenapa Gera tidak bersamamu kesini" jawab Duke yang ikut bingung,


"Tidak,saya berkata padanya untuk ke ruang makan duluan,saya pikir Gera sudah ada disini sejak tadi",ujar Noah,


"Apa mungkin dia tersesat??dia masih belum terbiasa disini kan?" ucap Gwen mengungkapkan tebakan nya,


"Kalau begitu saya akan mencarinya,kakek, paman,dan Kak Eugene lanjutkan saja sarapannya",saat Noah hendak pergi,Eugene mengentikan nya,


"Aku akan ikut,akan sulit jika kau mencarinya sendirian",


"Tapi,bukankah kau sedang sarapan?"


"Aku bisa makan lagi nanti,yang terpenting sekarang adalah Gera,ayo cepat",


Eugene langsung pergi mendahului Noah,


'Siapa kakaknya disini?' pikir Noah lalu mengikuti Eugene dari belakang,


Selama beberapa menit, Eugene dan Noah mencari Gera ke setiap ruangan yang mungkin dijangkau Gera,bahkan mereka sampai bertanya pada Sir Johan dan para pelayan,tapi tidak ada seorang pun yang melihat Gera,


"Dimana dia,padahal dia hanya seorang gadis kecil tapi susah sekali mencarinya", gumam Eugene yang mulai lelah mencari Gera,


"Seharusnya dia ada di perpustakaan jika tidak ada diruangan lain,tapi kita sudah mencarinya kesana dan dia tidak ada", Noah mulai berpikir keras,


"Bagaimana kalau dia ada di kebun belakang?"


"Ah!benar juga!ayo cepat!"


"T-TUNGGU NOAH!!"


Noah langsung menarik Eugene dan berlari menuju kebun belakang mencari Gera,


/Di kebun,


"GERA!!" teriak Noah dan Eugene sambil berlari ke kebun,

__ADS_1


"Hum?Oh!Kakak!Kak Eugene!" Gera yang sedang bermain langsung berlari mendekati Noah dengan senyumannya yang manis,


"Kau kemana saja?Kakak khawatir kau tidak ada di ruang makan saat kakak kesana", ucap Noah sambil mengusap kepala Gera,


"Benar,dia bahkan tidak ada rasa lelah jika sudah menyangkut dirimu" ucap Eugene sambil menghela nafas panjang,


"Maaf, sebenarnya aku sudah hendak pergi ke ruang makan,tapi aku melihat kakak cantik sedang menatap bunga di kebun jadi aku menghampiri nya",


"Kakak Cantik?" Noah dan Eugene keheranan,tidak ada gadis lain selain Gera di kediaman Duke,


"Kakak itu sangat mirip denganku dan Ibu!Lihatlah!" Gera menunjuk ke arah kakak cantik yang dia sebut itu berdiri,


"Huh?..'Gera'?.." Noah melebarkan matanya melihat gadis yang ditunjuk Gera,


Rambut perak dan mata ungu dengan baju lolita dress membawa sebuah payung dan tersenyum manis ke arah mereka bertiga,


"Gadis itu..benar benar mirip Gera dan Bibi,siapa dia?" gumam Eugene yang ikut terkejut melihat 'Gera'


'Lho?Eugene dan Gera bisa melihatnya?..apa yang terjadi?..' pikir Noah,


"Kakak Cantik!kemarilah!" teriak Gera memanggil 'Gera' (author pusing sendiri.)


'Gera' mendekati mereka bertiga dengan langkah yang sangat anggun,bahkan Eugene terkesima melihat nya,


"Gera?Ini..benar benar kau?..",tanya Noah yang masih tidak percaya,


"Apa maksudmu?bukankah aku sudah bilang tadi malam,apa kau masih tidak percaya hmm?" jawab 'Gera'


"Kakak?apa maksudnya?aku Gera loh" jawab Gera(?) (argh,susah kali:)


"Eugene,bawa Gera masuk,ada hal yang harus ku bicarakan dengan gadis ini",


"Eh?ah baiklah,aku akan menunggu di ruang makan,ayo Gera", Eugene mengangkat Gera dan membawanya masuk, meninggal Noah dan gadis itu di kebun berdua,


"Jadi,tadi malam itu bukan mimpi?",


"Tentu saja,aku bisa datang kemari karna Xeon, dia sangat membantuku",


Noah menyentuh pundak Gera perlahan, raut wajahnya terkesan sedih tapi juga bingung,


"Siapa kau sebenarnya?..jelaskan padaku!",


"Noah..aku sudah pernah bilang padamu aku tidak bisa memberitahu mu kan?",


"Itu di kehidupanku sebelumnya!sekarang..jelaskan semuanya!"


'Gera' tidak bisa membantah Noah lagi,dia harus mengungkapkan semuanya,


"Baiklah..mungkin sekarang saatnya..sejujurnya aku adalah arwah,kau tau itu kan..tapi..aku adalah arwah 'buatan'..Duke Casnelia yang menciptakan ku..aku Gera Cecilia"


"Eh..Cecilia? marga pemberian Kakek?",


"Benar,beliau sangat sakit hati begitu Marchioness Luxbello meninggal,lalu menciptakan ku dengan harapan bisa membantumu seperti Marchioness,walau aku baru saja tercipta,tapi aku bisa memahami semua kata kata Duke dan mempelajarinya,beliau selalu membicarakan mu dan memintaku untuk menjagamu layaknya teman dan kasih sayang seperti ibumu,tapi sayangnya beliau meninggal begitu 1 tahun aku diciptakan dan meminta Xeon untuk menjagaku,10 tahun Xeon menjagaku dan mengajariku sihir,tapi dia bilang semua itu percuma jika tidak kugunakan,lama kelamaan tubuhku akan menghilang,1 tahun berlalu aku bertemu denganmu,dan aku memanfaatkan itu untuk memenuhi permintaan Duke sekaligus menggunakan sihir untuk membantumu.Tapi..setelah kau dihukum pancung..aku sangat tertekan..aku tidak bisa melakukan apa apa tanpamu..selama 1 tahun tubuhku perlahan menghilang,lalu Xeon datang dan mengambil ku,membawaku ke masa sekarang dan memintaku memulihkan diri seperti semula dengan bantuan Duke Casnelia,8 tahun berlalu tubuhku kembali lalu Xeon berkata aku harus segera menemukan mu dan menggunakan sihirku,atau menemukan wadah untuk jiwaku,maka dari itu sudah cukup lama sejak aku datang kemari dan mencarimu..",


"Kau..bertahan selama ini dengan bantuan Kakek juga?.."


"Benar..umurku tidak bisa bertambah lagi karna kau belum mencapai usia 24 tahun,sekarang kita seumuran",


"Apakah..jika kau menemukan wadah untuk jiwamu sekarang..kau bisa hidup lama?.."


"Tentu saja..tapi tubuh itu harus memiliki mana sihir yang setara atau melebihi sihirku"


"Kalau bisa begitu..itu artinya..kau bisa berada disisiku selamanya kan?..",


"Eh?-?!"


Noah langsung memeluk 'Gera' dan tidak berniat melepaskannya,


"N-noah?apa yang kau laku-"


"Aku akan membantumu..aku tidak akan membiarkan mu menghilangkan begitu saja..asalkan kau bisa berada di sisiku selamanya,aku akan melakukan apapun untuk itu.."


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2