Masa Putih Biruku

Masa Putih Biruku
Bab 11


__ADS_3

Keesokan harinya disekolah, Dwi melihat Lili sedang mengobrol dengan teman-temannya sebelum jam masuk sekolah berbunyi. Dwi hanya memandangi Lili dengan penuh kagum, karena setelah kejadian kemarin ketika Lili memberinya kado ulang tahun Dwi jadi berpikir akan memperhatikan Lili setiap harinya secara diam-diam.


Ketika sedang asyik mengawasi Lili dari kejauhan tiba-tiba saja ketiga temannya menghampirinya dan mengagetkannya.


"Hayo.. Lagi liatin siapa?" tanya salah seorang temannya yang bernama Joko yang juga melihat kearah dimana Dwi memandang.


"Apaan sih ngagetin aja!" kesal Dwi.


"Eh coba deh gaes lihat si Lili, lama-lama kalau diperhatikan dia manis juga ya. Uh.. Jadi gemes kan uda kecil, imut gemesin gitu." ucap Yudi yang juga memperhatikan segerombol anak cewek dengan adanya Lili disana. Tidak terkecuali Dwi pun juga melihat ke arah sana.


Seketika Dwi merasa semakin kesal karena bisa-bisanya ada cowok lain yang memuji Lili didepan mata kepalanya sendiri. Tetapi Dwi hanya bisa menahannya karena gengsinya yang tinggi dia takut ketahuan jika teman-temannya mengetahui bahwa dia menyukai Lili.


"Iya bener juga, lama-lama cantik juga anak itu. Kira-kira mau gak ya kalau dia aku tembak aku jadiin pacar gitu?" tanya Tono kepada temannya, yang kebetulan Tono adalah seorang playboy yang suka bergonta ganti cewek.


"Enak aja mana bisa gitu..!" seru Dwi tanpa sengaja dengan emosi.

__ADS_1


"Lah kenapa memangnya? Kamu juga suka sama dia?" tanya Joko kepadanya.


"Mm... Gak, bukan gitu maksudnya kasihan lah kalau Lili harus jadi korbannya si Tono." elak Dwi mencoba mencari alasan.


"Ow kirain kamu juga suka, secara kan tipe kamu bukan kayak si Lili dulu kamu pernah bilang gitu kan." ucap Yudi mengingatkan.


"I-iya itu tahu."


"Uda ayo kita masuk, jangan gosip aja uda kayak anak cewek." ajak Dwi ketika bersamaan dengan itu bel tanda masuk berbunyi.


...****************...


2 tahun berlalu..


Hubungan antara Dwi dengan Lili hanya sebatas teman 1 kelas. Juga hubungan Lili dengan Anto pun hanya sebatas mengagumi. Karena justru malah Anto menjalin hubungan dengan adik kelasnya. Dan hal itu tidak menjadi masalah bagi Lili, karena memang masa-masa mereka masih saling mencari jati diri.

__ADS_1


Tiba saatnya kelas 3 akan mengadakan acara study tour ke Bandung, setelah berpusing-pusing mengerjakan soal ujian akhirnya mereka bisa kembali menyegarkan pikiran mereka.


Dwi dan Lili mereka berada di 1 bis, karena kelas mereka sama. Sedangkan Anto berada di bis lain karena memang berbeda kelas.


Mereka berkumpul esok hari di SMP karena perjalanan yang cukup jauh sehingga harus berangkat lebih pagi agar tidak mengalami kemacetan dijalan-jalan tertentu nantinya.


Tempat duduk Lili berada di tengah-tengah sedangkan Dwi berada 2 kursi dibelakang Lili. Lili duduk dengan teman 1 kelasnya yang lain karena Dina dan Rosi duduk bersama.


Lili tidak biasa bepergian jauh apalagi dengan mengendarai kendaraan umum dia akan merasa mual dan mabuk. Ketika berada di tengah perjalanan Lili sudah merasa pusing karena memang dia sebelumnya tidak minum obat anti mabuk terlebih dahulu, tetapi masih bisa dia tahan dengan cara dia memilih untuk memejamkan matanya.


...****************...


Tetap semangat 💪


Mohon dukungannya dong kak biar gak malas ngetik cerita ini 😭

__ADS_1


__ADS_2