
Beberapa hari berlalu. Sejak kejadian tanpa sengaja Lili membaca pesan dari Dwi untuk orang tuanya, Lili mencoba mencari tahu apakah benar isi pesan tersebut. Sepulang bekerja Lili sengaja melewati depan rumah orang tua Dwi. Dan ternyata benar rumah tersebut sepi dan terlihat tidak ada penghuninya. Berarti benar kedua orang tua Dwi pergi ke Jakarta untuk melamarkan wanita yang sudah menjadi pilihan Dwi untuk menjadi pendampingnya.
Sejak kejadian itu Lili mencoba kembali fokus untuk masa depannya. Dia akan giat bekerja untuk masa depannya dan masalah jodoh dia akan berserah kepada Tuhan.
...****************...
Beberapa bulan berlalu, Lili sudah mulai bisa melupakan Dwi. Tetapi bukan berarti dia sudah tidak mau berteman lagi tetapi Lili mencoba melupakan cintanya kepada Dwi. Memang benar apa kata orang, tidak selalu cinta pertama itu akan menjadi pasangan kita selamanya.
Hari ini Lili menjalani hari-harinya seperti biasa, dengan penuh sukacita. Hingga tiba sore hari, waktunya dia akan kembali pulang. Karena pekerjaannya yang menuntut harus higienis sehingga seragam Lili yang dia pakai pulang pergi bekerja harus diganti dengan pakaian kerja yang hanya diperuntukkan ketika didalam ruang kerja saja. Sehingga setiap mau bekerja atau selesai bekerja Lili harus berganti pakaian. Begitu juga dengan ponsel, tidak boleh ada yang membawa ponsel diruang kerja semuanya harus disimpan didalam loker kerja masing-masing.
Begitu selesai berganti pakaian, tiba-tiba ponsel Lili berbunyi yang menandakan bahwa ada pesan. Lili segera mengambil ponselnya dan melihat siapa yang baru saja menghubunginya. Ketika baru saja melihat nama pengirim dan belum membuka pesannya, Lili sedikit terkejut. Kenapa setelah sekian lama dia kembali mengirim pesan untuknya.
Karena penasaran dengan isi pesannya, Lili segera membukanya dan membacanya.
__ADS_1
Hai Lili, uda pulang kerja? Bisa gak mampir dulu kerumah? Aku mau minta tolong sesuatu.
Tulis pesan tersebut. Ya, siapa lagi kalau bukan Dwi yang mengirim pesan. Setelah berita lamaran yang diterima Lili sekarang tiba-tiba Dwi muncul lagi, entah berita apalagi yang akan dia dengar.
Sedangkan di lain pihak, Dwi masih melihat isi pesan yang dia kirim untuk Lili. Sudah dibuka dan dibaca tetapi tidak ada tanda-tanda Lili akan membalasnya. Padahal Dwi tahu bahwa saat ini Lili sedang memegang ponselnya. Akhirnya karena tidak sabar menunggu Dwi pun melakukan panggilan kepada Lili.
Lili yang saat itu memegang ponselnya pun kaget karena Dwi menghubunginya. Karena terpaksa Lili pun menerima panggilan dari Dwi tersebut. Sebelum berbicara Lili berdehem terlebih dahulu untuk meyakinkan bahwa melalui suaranya dia baik-baik saja.
"Halo..." jawab Lili ketika dia sudah menggeser tombol warna hijau.
"Iya, tapi ini masih ditempat kerja belum keluar." jawab Lili apa adanya, karena memang dia masih berada didalam loker.
"Kamu uda baca pesan ku kan? Bisa mampir bentar gak, aku mau minta tolong." ucap Dwi.
__ADS_1
Karena Lili pada dasarnya memang baik hati kepada siapa saja yang minta pertolongan, akhirnya dia pun mengiyakan permintaan Dwi padahal dia sendiri belum tahu Dwi akan minta tolong apa kepadanya.
"Iya." jawab Lili singkat.
"Ya uda aku tunggu ya."
"Iya."
Akhirnya panggilan pun diakhiri, Lili menghela nafas pelan. Dia sudah susah payah melupakannya tetapi hari ini kenapa malah ditemukan kembali. Lili pun bersiap-siap untuk pulang dan ke rumah Dwi terlebih dahulu.
...****************...
Tetap semangat 💪
__ADS_1
Tinggalkan jejak dengan cara like, komen dan hadiah jangan lupa 🙏