Masa Putih Biruku

Masa Putih Biruku
Bab 20


__ADS_3

Lili seakan mengerti dengan kebingungan Dwi, kemudian dia tersenyum manis dengan masih membiarkan tangan kanannya digenggam oleh Dwi.


"Aku memang sengaja mengatakan itu kepada Anto karena secara tidak langsung aku mau lihat apa dia serius sama aku. Buktinya waktu aku bilang mau pindah luar kota dia gak berniat mempertahankan aku. Itu artinya dia memang gak serius suka dan sayang sama aku." jelas Lili panjang lebar.


"Jadi..?" tanya Dwi dengan senyum merekah dibibirnya.


Karena dengan penjelasan Lili yang panjang lebar itu Dwi bisa menarik kesimpulan bahwa Lili sudah bisa menilainya kalau suka dan menyayangi Lili dengan tulus.


"Yee ge er." jawab Lili dengan menahan senyum dan berusaha melepaskan tangannya.


Tetapi Dwi malah semakin erat menggenggamnya dan kembali memberikan kotak cincin yang dipegangnya.


Akhirnya Lili pun menerima Dwi sebagai pacarnya dan mulai malam itu mereka resmi berpacaran. Mereka berdua pun kembali ke tempat acara dan kembali melakukan tugas mereka sebagai panitia dengan penuh semangat.


...****************...


Sedangkan ditempat lain, yang juga masih dikawasan sekolahan tetapi lebih sepi dan gelap terlihat segerombolan anak-anak lelaki sedang duduk melingkar dan ditengah-tengahnya ada beberapa botol minuman berbagai macam merk. Mereka adalah Anto dan beberapa teman lainnya.


"Gimana bro uda jadian belum sama si Liliput?" tanya salah satu teman Anto yang bernama Udin.


Ya, geng nya Anto memang memanggil Lili yaitu Liliput karena postur tubuh Lili yang kecil dan imut. Tetapi hanya geng nya Anto saja yang tahu.

__ADS_1


"Berhenti deh ngejar tu anak, percuma pacaran jarak jauh gak kerasa apa-apa." jawab Anto sambil meneguk minuman didepannya.


"Maksudnya?" tanya Udin lagi, dan juga hampir semua temannya menunggu jawaban Anto.


"Tu anak mau pindah luar kota." jawab Anto singkat.


"Oooo..." jawab mereka.


Akhirnya gengnya Anto pun masih berkumpul sampai malam hari bahkan setelah acara panggung musik selesai mereka masih asyik berkumpul.


...****************...


Setelah acara panggung musik selesai, Dwi dan Lili pulang bersama. Karena memang berangkat tadi Dwi menjemput Lili dirumahnya bahkan orang tua Lili sudah berpesan kepada Dwi untuk menjaganya.


"Langsung istirahat ya kayaknya kamu capek banget gitu." ucap Dwi begitu Lili turun dari motornya.


"Iya capek banget ini." jawab Lili sambil memiringkan tubuhnya merasa sangat capek.


"Ya uda met bobok ya sayang." ucap Dwi dengan tersenyum manis.


Bukannya menjawab justru Lili mengerutkan keningnya.

__ADS_1


"Kenapa?" tanya Dwi heran.


"Sayang?" Lili balik bertanya.


"Iya sayang, kan kamu sayangnya aku." jawab Dwi tegas.


Lili cuma tersenyum mendengar jawaban Dwi yang tegas dan lugas.


"Uda gak usah senyum-senyum gitu bikin gak tahan." ucap Dwi.


"Emang gak tahan mau ngapain?" tanya Lili dengan mode seriusnya.


"Hehe.. gak sayang bercanda." ucap Dwi cepat.


"Ya uda buruan masuk uda malam. Salam buat Bapak dan Ibu ya." Dwi kembali berbicara.


"Iya, kamu juga hati-hati ya gak usah ngebut." jawab Lili.


Kemudian beberapa saat kemudian Lili pun benar-benar masuk ke dalam rumah dan Dwi pun pulang kerumahnya dengan mengendarai motornya dengan perasaan bahagia.


...****************...

__ADS_1


Tetap semangat kakak💪


Tinggalkan jejak like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏


__ADS_2