
Jerry pun mengajak Lili ke cafe tempat dimana kebanyakan anak muda menghabiskan malam disana. Jerry memilih tempat duduk yang masih kosong dan kebetulan disana tidak banyak pengunjung karena hari ini bukan weekend jadi kebanyakan orang-orang akan berdiam diri dirumah karena besok mereka akan kembali bekerja.
Setelah memesan minuman dan beberapa camilan, Jerry dan Lili pun mengobrol santai. Dari mereka yang membicarakan te4ntang pekerjaan masing-masing dan juga bahkan sedikit banyak tentang keluarga mereka.
Tidak berapa lama seorang waiters memberikan pesanan mereka dan menaruh diatas meja mereka.
"Terima kasih ya Mbak." ucap Lili ketika waiters tersebut selesai memberikan pesanan Lili.
"Sama-sama Mbak." jawab waiters dengan name tag Fitri itu.
Jerry dan Lili pun menikmati makanan dan minuman mereka. Tetapi tiba-tiba saja ada yang mendekatinya dan memanggilnya.
"Wah, hebat juga kamu Li. Baru juga ditinggal nikah uda punya gandengan aja." ucap orang tersebut sambil melirik ke arah Jerry yang saat itu duduk berhadapan dengan Lili.
Lili hanya diam saja tidak mau menanggapi perkataan orang tersebut, karena apa yang dikatakan orang itu memang tidak sesuai dengan kenyataan sehingga Lili memilih untuk diam saja.
__ADS_1
"Kenapa diam? Jadi bener kan apa yang aku bilang hahaha. Dulu aja gengsi gak mau jadian sama aku ee taunya ditinggal nikah kan." ucap orang itu lagi, malah semakin meledek Lili.
"Apaan sih Anto! Bisa diem gak!" kesal Lili, karena semakin Lili diam Anto justru semakin meledeknya.
Ya, orang itu adalah Anto. Entah ada angin darimana Lili bertemu dengan Anto di cafe tersebut.
Jerry sebelumnya hanya diam saja mencoba mencerna apa yang terjadi didepannya. Tetapi lama-kelamaan dia juga merasa risih karena mendengar sendiri apa yang orang itu katakan kepada Lili.
"Maaf anda siapa? Memangnya apa urusan anda kalau Lili punya gandengan lagi?" tanya Jerry masih dengan nada sopan.
Dan tentu saja itu membuat Jerry semakin naik pitam, dia segera bangkit berdiri dan hendak menarik kerah baju Anto tetapi dengan cepat Lili menarik Jerry untuk tidak melakukan itu dan mendorong Anto agar pergi dari sana. Karena saat ini mereka sedang menjadi tontonan orang-orang yang ada di cafe tersebut.
"Uda Jerry! Gak usah peduliin dia, emang resek tu orang." ucap Lili menenangkan Jerry setelah kepergian Anto.
Jerry pun menghela nafas panjang karena dia merasa tidak terima dengan perkataan Anto terhadap Lili. Karena bagaimanapun itu bukan kesalahan Lili. Seandainya dulu Lili tahu bahwa dia akan ditinggal menikah pasti Lili juga tidak mau berpacaran dengan Dwi.
__ADS_1
"Buruan dihabisin. Kita cabut aja dari sini." ucap Jerry sambil menyesap habis minumannya dan melihat jam yang melingkar di tangan kanannya.
Lili hanya mengangguk dan melakukan hal yang sama.Akhirnya setelah dirasa cukup Jerry pun segera membayar dan mereka berjalan ke arah parkiran untuk keluar dari cafe tersebut.
Jerry tidak melajukan motornya untuk segera pulang tetapi dia justru berhenti ditaman.
"Kog berhenti? Ayo pulang." ucap Lili yang melihat Jerry justru turun dari motornya.
"Tunggu sebentar, aku lagi kangen tempat ini. Temani aku bentar ya." jawab Jerry, sambil duduk dipinggiran taman sambil menyalakan rokok dan menghisapnya pelan.
Dan mau tidak mau Lili pun mengikuti permintaan Jerry untuk menemaninya.
...****************...
Tetap semangat kak 💪
__ADS_1
Tinggalkan jejak dengan cara like, komen dan hadiah jangan lupa 🙏