Masa Putih Biruku

Masa Putih Biruku
Bab 56


__ADS_3

20 menit berlalu, Jerry dan Lili sampai juga didepan rumah Lili setelah mereka jalan bersama. Lili segera turun dari motor Jerry dan Jerry yang hendak ikut turun pun dicegah oleh Lili.


"Eh, gak usah turun. Kayaknya Ibu sama Bapakku pergi deh. Sepi soalnya rumah. Kamu langsung pulang aja gak apa-apa." ucap Lili.


"Beneran gak apa-apa nih? Tar dikira aku gak sopan, bawa pergi anak perawan orang tapi pulangnya gak pamitan." jawab Jerry.


"Uda gak apa-apa nanti aku sampein." ucap Lili.


"Ya uda kalau gitu. Cepetan tidur biar besok gak kesiangan, jangan lupa besok aku jemput kamu." ucap Jerry sambil mengusak pucuk kepala Lili dengan sayang sambil tetap pada posisi duduk di motor.


"Gak usah aja lah, aku bisa berangkat sendiri kog." tolak Lili dengan halus.


"Gak ada penolakan!" seru Jerry tegas.


"Aku balik dulu, awas kalau besok kamu berangkat sendiri bakal aku susulin ke tempat kerja kamu." ancam Jerry.


Setelah berkata demikian Jerry segera berpamitan dan kembali melajukan motornya untuk kembali pulang. Lili pun segera masuk ke dalam rumah dengan kunci cadangan yang selalu dia bawa kemana saja, karena benar saja kedua orang tuanya sedang tidak ada dirumah.


Begitu selesai menyelesaikan rutinitas malam sebelum tidurnya, Lili segera naik ke ranjang untuk bersiap tidur karena besok dia harus bangun pagi untuk bekerja.

__ADS_1


Sebelum benar-benar memejamkan mata tiba-tiba ponselnya bergetar tanda bahwa ada pesan masuk. Lili segera mengambilnya karena dia takut kalau pesan tersebut penting mengenai pekerjaannya besok pagi.


Tetapi begitu Lili membuka kunci pada ponselnya dan masuk ke aplikasi pesan Lili melihat ternyata Jerry lah yang mengiriminya pesan.


"Cepetan tidur gak usah begadang, besok pagi-pagi aku uda ada didepan rumahmu. Gak usah sarapan dulu kita besok sarapan bubur ayam bersama. Good night ❤"


Tulis Jerry pada pesannya dan bahkan disertai dengan emoticon hati merah.


"Aneh deh ni orang." gumam Lili sebelum dia membalas pesan dari Jerry.


Lili kemudian membalas pesan Jerry hanya dengan memberikan emoticon jempol saja, kemudian Lili segera menaruh kembali ponselnya diatas nakas dan segera tidur.


Lili bangun seperti biasa dan beraktifitas seperti biasa. Lili seakan lupa bahwa Jerry akan menjemputnya dan mengajak sarapan bersama. Begitu Lili keluar dari kamar dan akan menuju ke ruang makan, tiba-tiba saja ada yang mengetuk pintu rumahnya.


"Lihat dulu siapa itu Li, tumben pagi-pagi begini ada tamu siapa tahu penting." ucap Ibunya Lili kepada Lili yang akan duduk dikursi, karena sang Ibu sedang repot menyiapkan sarapan untuk Lili dan Ayahnya sedangkan sang Ayah baru saja selesai mandi.


"Iya Bu." jawab Lili tetapi sebelum berlalu dari ruang makan Lili sedikit menyesap susu coklatnya yang selalu tersedia ketika dia akan berangkat bekerja.


Begitu membuka pintu, Lili sedikit kaget karena ternyata tamunya adalah Jerry yang sudah berjanji kepadanya bahwa akan mengantarkan Lili bekerja.

__ADS_1


"Ngapain kamu pagi-pagi kesini?" tanya Lili.


"Lah kog kaget gitu? Kan aku uda bilang mau antar kamu kerja."jawab Jerry.


Seketika Lili mengingat permintaan Jerry yang membuatnya cukup konyol itu.


"Tunggu sebentar aku sarapan dulu." ucap Lili yang kemudian akan berbalik untuk kembali masuk ke dalam rumah tetapi segera ditahan oleh Jerry.


"Eh kan kita uda sepakat mau sarapan bubur ayam." jawab Jerry mencoba mengingatkan Lili kembali.


Lili menghela nafas pelan.


"Itu kan kamu yang minta." gumam Lili tetapi masih bisa didengar oleh Jerry.


Sedangkan Jerry hanya menyengir saja.


...****************...


Tetap semangat kak 💪

__ADS_1


Tinggalkan jejak dengan cara like, komen dan hadiah jangan lupa 🙏


__ADS_2