
Begitu sudah duduk didalam rumah, Lili segera mengeluarkan tugasnya yang akan dikerjakan, begitupun dengan Dwi. Lili berpikir semakin cepat mengerjakan akan semakin cepat selesai. Ketika dia sedang mengeluarkan peralatan didalam tas nya, Ibunya Dwi masuk ke ruang tamu.
"Ow tamunya sudah disuruh masuk? Namanya siapa?" tanya Ibunya Dwi begitu melihat Lili sudah duduk di ruang tamu.
"Lili bu." jawab Lili sambil mencium tangan Ibunya Dwi.
"Ow ini yang jadi saingan rangking kamu dikelas? Iya gak apa-apa kalau saingan belajar kan biar pintar. Ya sudah Ibu buatkan minuman dulu ya?" Ibunya Dwi segera beranjak dari duduknya menuju ke dapur untuk membuatkan minuman.
Lili hanya bengong saja mendengar perkataan Ibunya Dwi yang seolah tanpa jeda, dan tidak tahu menahu tentang saingan rangking yang dimaksud. Dwi yang memperhatikannya pun langsung menegur Lili.
"Uda gak usah bengong terus buruan dikerjain habis gitu kita print ke depan sana." perintah Dwi.
"Eh maksud Ibu kamu tadi apaan? Saingan rangking gimana? Trus kog tahu aku uda datang?" tanya Lili bertubi-tubi.
"Malah banyak tanya! Uda buruan ayo dikerjain." ketus Dwi untuk mengalihkan pembicaraan agar Lili tidak curiga kalau sedari tadi Dwi sudah memperhatikannya dari dalam.
Lili hanya mencebikkan mulutnya karena Dwi tidak merespon setiap pertanyaannya. Akhirnya dia mulai fokus dengan tugas mereka.
Tidak berapa lama Ibunya Dwi datang kembali dengan membawa minuman dan camilan untuk mereka.
__ADS_1
"Diminum dulu ini ada kue juga." kata Ibunya Dwi sambil meletakkan makanan dan minuman diatas meja.
"Iya trima kasih banyak Bu, maaf merepotkan." jawab Lili sopan.
Ibunya Dwi hanya tersenyum menanggapi ucapan Lili sedangkan Dwi hanya melirik saja.
1 jam berlalu, mereka selesai mengerjakan tugas dan akan segera di print.
"Ahh capek banget!" seru Lili sambil mengambil minuman dan meneguknya hingga habis setengah kemudian kembali dia letakkan di atas meja dan mengambil kue yang sudah disediakan.
"Ya uda istirahat dulu aja bentar habis gitu langsung kita print." ucap Dwi sambil ikut menikmati kue.
Kemudian sambil makan Lili mengeluarkan ponselnya dan melihat-lihat diakun sosial medianya. Tanpa sengaja dia melihat akun media sosial Anto. Dan Lili sengaja melihat-lihat profilnya juga foto-foto yang sudah diposting Anto.
"Ihh ganteng banget si Anto! Gemes deh mana cool lagi." gumam Lili tetap fokus dengan ponselnya sambil senyum-senyum.
Dwi yang melihat Lili bergumam dan senyum-senyum sendiri sambil melihat ponselnya seketika menjadi penasaran, dia segera duduk disamping Lili dan juga ikut melihat ke arah ponsel Lili tanpa Lili sadari.
Ketika Dwi melihat ternyata Lili sedang stalking si Anto tiba-tiba saja dia merebut ponsel Lili dan memasukkan ke dalam kantong celananya.
__ADS_1
"Eh apaan sih kamu Dwi! Main rebut aja sih." kesal Lili.
"Siniin ponsel ku!" minta Lili sambil mengarahkan tangannya.
"Disuruh istirahat malah stalking sosmed orang lain! Ambil sendiri kalau mau." ketus Dwi.
"Uda ayo buruan print tugas aja kalau gitu, nanti kamu malah mainan ponsel terus gak kelar-kelar tugasnya." ucap Dwi sambil beranjak dari duduknya berjalan ke arah luar rumahnya.
"Katanya istirahat dulu, baru juga bentar." gerutu Lili tapi Dwi tidak mempedulikannya dia terus berjalan keluar.
"Buruan aku tinggal lho!" seru Dwi dari luar sambil bersiap naik ke sepeda motornya karena Lili masih duduk diam saja diruang tamu.
Mau tidak mau Lili segera menyusul dengan cemberut dan segera naik ke boncengan sepeda motor Dwi.
...****************...
Tetap semangat 💪
Mohon dukungannya like, komen dan hadiah 🙏
__ADS_1