Masa Putih Biruku

Masa Putih Biruku
Bab 25


__ADS_3

Waktu terus berlalu, Masa Orientasi Siswa masing-masing sekolah pun berlangsung. Selama itu pula Dwi dan Lili berangkat sekolah bersama. Dwi sengaja menjemput Lili karena sekolahan Dwi melewati sekolahan Lili. Jadi Dwi bisa mengantar Lili dulu, dan untuk pulang pun terkadang mereka juga bersama Lili sengaja menunggu Dwi menjemputnya.


Seperti pagi ini ketika mereka berangkat bersama dalam perjalanan, Dwi melajukan motornya dengan kecepatan sedang karena memang masih sedikit pagi dari biasanya.


"Yank nanti kamu gak usah jemput aku ya." ucap Lili dari belakang.


"Emang kenapa Yank?" tanya Dwi sedikit menoleh ke belakang.


"Teman-teman mau ngajak jalan setelah pulang nanti." jawab Lili.


"Kemana? Kalian naik apa?" tanya Dwi menginterogasi Lili.


"Mau ke Mall, nanti naik bis bareng-bareng kog Yank." jawab Lili agar Dwi tidak merasa khawatir padanya.


"Aku ikut ya?" tanya Dwi.


"Ya jangan donk Yank, cewek-cewek semua kog gak ada yang ajak pacarnya. Masa iya kamu mau ikut? Gak malu nanti cowok sendiri?" ucap Lili. Karena memang begitu keadaannya dia tidak mau Dwi merasa sungkan karena semua cewek.

__ADS_1


Setelah terdiam cukup lama akhirnya Dwi pun mengijinkan Lili hangout bersama dengan teman-temannya nanti sepulang sekolah.


"Ya uda deh, tapi hati-hati ya jangan lupa kabari kalau sudah sampai rumah." ucap Dwi memberi ijin.


"Iya sayang, tenang aja." jawab Lili senang.


Dia pun mengelus dadanya merasa bersyukur karena diijinkan oleh Dwi. Karena selama berpacaran Dwi terlalu posesif terhadapnya. Memang karena Dwi yang terlalu sayang kepada Lili. Dan Lili menyadari itu.


...****************...


Sedangkan dilain pihak, hubungan sembunyi-sembunyi antara Anto dan Putri pun semakin intim saja. Mereka berdua selalu bertemu dibelakang Johan. Dan saat ini keduanya sedang berada di kost teman sekolah Anto yang kebetulan sedang sepi dan mereka sudah janjian untuk bolos sekolah.


Teman Anto yang pengertian pun memberi ruang kepada Anto dan Putri untuk berpacaran. Dia dengan sengaja meninggalkan Anto dan Putri hanya berdua saja dikamar kost nya.


"Lhoh teman kamu kemana An?" tanya Putri yang baru saja dari kamar mandi dan tidak menemukan keberadaan teman Anto dikamarnya.


"Gak tahu mau keluar bentar katanya." jawab Anto cuek sambil menyalakan rokok yang dia bawa sembunyi-sembunyi dari rumah.

__ADS_1


Putri dan Anto memang saling menyukai tetapi mereka tidak ada ikatan apapun hanya sebatas dekat dan saling suka sama suka. Apabila nanti suatu saat mereka berbuat hal yang lebih jauh maka tidak ada yang bisa disalahkan karena mereka memang saling menyukai.


Putri pun membuka baju seragamnya dan dia ganti dengan kaos yang sudah dibawanya dari rumah. Begitupun dengan Anto, karena memang mereka sudah merencanakan bolos sekolah hari ini.


Karena kaos Putri yang sedikit ketat sehingga membuat lekuk tubuh Putri terlihat sangat jelas apalagi dua benda kenyal yang lumayan besar itu terlihat sangat indah dimata Anto.


"Ekhem.." Anto berdehem sekedar untuk menghilangkan pikiran kotornya karena melihat tubuh Putri.


Putri yang saat itu sedang asyik bermain ponsel tidak menyadari bahwa Anto terus menatapnya apalagi menatap aset berharganya. Entah sengaja atau apa Putri memakai kaos itu karena dia tahu bahwa hari ini akan bolos berdua dengan Anto.


"Put tolong ambilin minuman disebelah kamu itu donk." suruh Anto.


Putri pun segera memberikan minuman kaleng yang tadi sempat dia beli di supermarket ketika akan bertemu dengan Anto dikost temannya.


...****************...


Jeng..jeng.. Selanjutnya bakal ngapain ya mereka 🤭

__ADS_1


Yuk tetap semangat 💪


Tinggakkan jejak like, komen dan hadiah 🙏


__ADS_2