
Setelah menghubungi Lili, Rosi segera beralih menghubungi Dina. Karena pikir Rosi, Dina pasti sudah lebih dulu tahu kabar tentang pernikahan Dwi yang ternyata tidak menikah dengan Lili justru dengan orang lain.
"Halo Din!" seru Rosi begitu panggilan terhubung.
"Salam dulu kek, tanya kabar apa gimana. Bukannya langsung ngegas kayak gitu." kesal Dina. Karena baru saja mau menjawab halo tiba-tiba saja harus kaget karena mendengar suara Rosi.
"Hehehe sorry." jawab Rosi dengan terkekeh tanpa merasa berdosa sekalipun.
"Eh uda denger kabar belum?" tanya Rosi yang berubah ke mode serius nya.
"Apaan?" jawab Dina cuek.
"Lah beneran kamu belum tahu kabar apa-apa?" tanya Rosi lagi.
"Iya kabar soal apa?" tanya Dina balik.
"Lili uda kerumah kamu antar undangan belum?" tanya Rosi.
"Gak ada." jawab Dina yang menjadi penasaran dengan kabar yang baru saja disampaikan oleh Rosi.
"Ow tar sore mungkin." ucap Rosi yang justru semakin membuat Dina menjadi penasaran.
"Kabar apaan sih? Kamu gak jelas banget deh!" seru Dina dengan kesal, karena Rosi tidak segera memberitahukan kepada Dina.
__ADS_1
"Dwi mau kawin!" seru Rosi.
"Nikah kali bukan kawin." ralat Dina.
"Ya sama ajalah." ucap Rosi.
"Ya bedalah, sama dari mananya?" Dina tetap dengan pendiriannya.
"Uda gak usah dibahas itunya! Kamu gak pengen tahu Dwi nikah sama siapa?" tanya Rosi kesal.
"Ya sama Lili, emang sama siapa lagi. Kan mereka memang pacaran wajar kalau pengen cepat nikah." jawab Dina sesuai dengan apa yang dia tahu.
"Sok tahu!" seru Rosi.
"Eh tapi kan mereka beda keyakinan, masa iya menikah?" tanya Dina tiba-tiba saja ingat.
"Nah itu dia! Itu yang mau aku sampaikan." jawab Rosi.
"Bentar ya aku kirim ke whatsapp kamu coba lihat sekarang." lanjut Rosi sambil mengirim foto undangan yang baru saja dikirim oleh Lili untuknya.
Beberapa saat kemudian ponsel Dina bergetar, segera dibukanya whatsapp yang dikirim oleh Rosi. Begitu dibuka dan dilihatnya, Dina pun terkejut karena terpampang nyata foto Dwi bersama dengan wanita lain yang Dina tidak tahu sama sekali siapa dia.
"Halo Din, kamu masih hidup kan?" tanya Rosi, karena setelah Rosi mengiriminya pesan Dina seakan sudah tidak ada disana dengan panggilan yang masih menyambung.
__ADS_1
"Masihlah!" sewot Dina.
"Ya maaf, soalnya kamu diem aja." jawab Rosi.
"Beneran ini si Dwi? Kirain nikahnya sama Lili, kan mereka kayaknya gak ada masalah apa-apa kan?" tanya Dina.
"Iya itu makanya, coba nanti kamu tanya sendiri aja sama dia kalau kerumah kamu antar undangan." jawab Rosi.
"Kenapa yang antar undangan Lili?" tanya Dina.
"Ya mungkin karena kita sahabatan jadi mungkin dititipkan ke Lili kan." jawab Rosi, karena Rosi pun tidak tahu bahwa sebenarnya Lili lah yang mengirimkan undangan ke hampir semua teman SMP nya dahulu.
"Gitu ya?" tanya Dina.
"Ya uda aku kerja dulu. Bye!" seru Rosi.
Akhirnya panggilan mereka pun berakhir. Dan Dina berniat menunggu Lili untuk datang kerumahnya.
Sore harinya Lili bersiap untuk menyebarkan undangan pernikahan Dwi. Memang tidak banyak yang akan dibagikan Lili hanya teman-teman yang rumahnya bisa dijangkau oleh Lili.
...****************...
Tetap semangat yok 💪
__ADS_1
Tinggalkan jejak dengan cara like, komen dan hadiah jangan lupa 🙏