
Sistem mulai bekerja dan Doni melewati lorong itu dengan kekuatan api penghangat yang diperolehnya dari sistem kekuatan cinta yang Doni miliki.
Tiba di tengah perjalanan, muncul sosok misterius menghadang Doni dan seluruh prajurit yang ada kala itu.
Sosok misterius itu menggunakan topeng dan bajunya berwarna hitam.
Topi bundar berwarna hitam juga dipakai nya sehingga menambah seramnya sosok misterius itu.
"Siapa kau?"..
"Cepat, tunjukkan wajahmu sekarang" tantang Doni sambil berusaha mendekati sosok misterius itu.
Lelaki misterius tersebut menangkis tangan Doni hingga tubuh Doni terjatuh. Doni tak sempat untuk menjaga keseimbangan dirinya.
Tubuh Doni mulai melemah karena sistem kekuatan daya yang dimiliki hanya tinggal sedikit lagi.
"Inikah musuh yang harus aku lawan agar aku bisa melakukan pengisian daya?"
"Siapakah dia?" tanya Doni dalam hati.
Doni mencoba menerka siapa sosok orang yang ada di depannya kala itu.
Sistem layar mulai dibuka oleh Doni dan kekuatan keseluruhan yang dimiliki oleh Doni tersisa 40 persen lagi.
"Pilihlah beberap menu yang ada, dan segera kalahkan musuh di depan anda"
"Anda bisa menggunakan kekuatan alih daya untuk menghemat energi" ucap suara misterius itu.
Doni mulai memilih menu dan seluruh kekuatan yang dimilikinya mulai dipakai oleh Doni.
"Kling"
Muncul suara bahwa sistem telah siap dipergunakan untuk bertempur.
Sepatu ajaib yang kekuatan tendangannya masih tersisa 2000 mw Doni gunakan seluruhnya.
Sementara itu, Doni juga mengaktifkan pedang pembunuh jiwa miliknya yang masih mempunyai energi dasar 1000 mw.
Untuk kekuatan yang tak terduga, Doni masih kokoh untuk menyimpannya karena akan dipakai olehnya di sistem pertahanan terakhir yang pastinya rintangan yang dialaminya semakin besar dibandingkan rintangan yang lain.
"Aku harus menghemat daya"
"Aku tak ingin melakukan kesalahan untuk kedua kalinya" gumam Doni sambil memainkan sistem yang dimilikinya.
Doni mulai bersiap untuk bertempur begitu pula dengan prajurit dan tiga algojo yang setia mendampinginya.
Prajurit, lawan dia sekarang" ucap Doni memberikan perintah
__ADS_1
Seluruh prajurit termasuk kasim suncaka mulai melakukan penyerangan menggunakan beberapa formasi perang andalan kerajaan Amenor.
Sementara itu, sosok misterius bertopeng hitam sangat santai menghadapi serangan yang dilakukan oleh prajurit Doni
Pertarungan terjadi antara kedua belah pihak. Satu lawan 200 orang, namun anehnya prajurit dan ketiga algojo tak bisa menangkis salah satu tongkat yang di pakai oleh lelaki misterius itu.
Lelaki misterius itu seakan melahap beberapa prajurit dan saat pria misterius itu berhasil mengalahkan salah satu prajurit kepercayaan Doni, kekuatan yang dimilikinya makin bertambah saja.
Melihat sebuah kejanggalan ini, Doni segera menghentikan serangan secara mendadak.
"Tolong, hentikan serangan kalian dan mundur lah" ucap Doni kepada seluruh prajurit yang masih tersisa.
Seluruh Prajurit kepercayaan Doni termasuk kasim suncaka segera menjalankan perintah Doni dan mereka mulai mundur dengan teratur.
Tak terkecuali ketiga algojo yang baru saja menjadi pengikut setia Doni ikut mundur untuk menghindari kekalahan yang menyebabkan kekuatan sang musuh menjadi bertambah besar.
Doni mulai melihat di layar monitor sistem miliknya dan muncul beberapa titik kekuatan aneh yang dimiliki oleh lelaki misterius itu.
Sistem layar mulai membuka layar nya dan menjelaskan secara terperinci mengenai segala kekuatan dan aspek rahasia yang dimiliki musuh yang ada di depannya itu.
"Kling"
muncul nama, klan, dan kekuatan musuh yang ada di depannya saat itu
Nama : Serumo
kekuatan : perpaduan kekuatan manusia dan siluman
klan : siluman lipan
Mempunyai daya serap energi yang tinggi
Lubang misterius berada di atas kepalanya dan lubang itu tertutup oleh topi hitam yang sudah melekat kuat
Pergerakan lambat, namun penyerapan energi sangat cepat
Penambahan kekuatan misterius nya tak terduga dan bisa muncul dan hilang tanpa bisa diketahui sistem
Keterangan yang singkat itu membuat Doni lebih dalam lagi mempelajari sistem kekuatan musuh melalui alat yang dimilikinya.
Melalui layar yang ada di depannya, Doni mulai melihat kekuatan apa saja yang dimiliki lelaki misterius itu.
Kekuatan yang dimiliki oleh klan siluman lipan
Daya serap energi : 100 persen
"Hindari menyentuh musuh dengan tubuh anda karena energi yang anda miliki akan otomatis terserap"
__ADS_1
Tiba-tiba suara misterius mulai muncul lagi ditelinganya.
"Hah, beberapa prajurit ku yang kalah bertempur dengan nya ada 50 prajurit"
"Ini berarti, kekuatan 50 prajurit ku telah berhasil di curi oleh nya"
Jika aku menyerap energi 5 prajurit ku maka akan menambah energiku sebesar 5 persen
"Bagaiman dengan 50 prajurit?"
"Dia bisa menambah kekuatannya sebesar 250 persen"
"Aku bisa kalah kalau begini caranya"
"Kekuatan 250 persen akan aku lawan dengan sisa kekuatan ku yang hanya tersisa 40 persen?" gumam Doni dalam hati.
Doni berusaha menenangkan dirinya sendiri dan berharap akan ada keajaiban nantinya.
Setelah hati dan jiwa Doni mulai tenang, Doni mulai berdiri tepat di depan lelaki misterius itu.
"Rupanya kau berasal dari klan siluman" ucap Doni setengah menantang.
Beberapa prajurit yang ada di samping Doni terkejut dengan ucapan Doni.
"Hah, klan siluman?" gumam kasim suncaka sambil bertanya-tanya.
Setelah berkata demikian, Doni mulai menyerang pria misterius itu dengan seluruh kekuatan nya.
Pria misterius yang ada di depannya rupanya pandai menepis serangan dari Doni sehingga tenaga yang dikeluarkan oleh Doni terbuang sia-sia.
"Ah, jika terus seperti ini, energi ku akan habis" gumam Doni sambil terus melakukan penyerangan bertubi-tubi pada sosok pria misterius itu.
Tiba-tiba muncul ide di kepala Doni dengan mengajak ketiga Algojo yang saat itu sedang berada di belakang nya untuk bertarung bersamanya.
Saat melakukan serangan ke arah lelaki misterius itu, salah satu algojo itu memberikan tendangan 1000 ekor gajah dan tendangan lainnya disusul oleh kedua algojo yang lain.
Saat pria misterius terlihat mulai terpojok, Doni memberi aba-aba kepada seluruh prajurit yang ada di belakang nya untuk maju menyerang pria misterius itu secata bersamaan.
Terdengar suara ledakan dan tampaknya, pria misterius itu terkapar lemah tak berdaya setelah satu pukulan dahsyat kekuatan terakhir Doni mengenai dadanya.
Karena berhasil menyerang dadanya, Doni dengan cepat membuka kepala pria itu dan langsung memukul dengan tangannya sendiri untuk menghindari penyerapan energi yang secara tiba-tiba saat musuh sudah lengah.
Sebuah sistem yang dimiliki Doni rupanya sangat membantu mengetahui titik lemah lawan dan itu membuat Doni semakin berani melakukan hal apapun di luar nalarnya.
"Hem, kau telah kalah" ucap Doni sambil melihat pria misterius itu terkapar tak berdaya.
Setelah melihat musuh nya lemah tak berdaya, Doni mulai membuka sistem miliknya.
__ADS_1
"Kekuatan anda tinggal 5 persen, lakukan pengisian daya" ucap suara misterius yang ada di sistem