Masuk ke Dunia Game (menjadi pangeran di kerajaan amenor)

Masuk ke Dunia Game (menjadi pangeran di kerajaan amenor)
kepuasan Sejati


__ADS_3

"Oh, sakit" rintihan di dalam tenda membuat orang yang diluar tenda bertanya termasuk sepasang mata yang berada di belakang pohon dekat tenda


Tampaknya, Doni mencapai kepuasan nya di usia nya yang masih muda, dengan memanfaatkan tubuh pangeran Zean yang entah akan sadar kembali atau tidak.


Hani tampaknya juga menikmati alunan gairah Doni yang menggebu-gebu


Sejenak, Doni melupakan kalau dirinya hanyalah di dunia game karena hal yang ada di depannya terasa nyata


Setelah mencapai puncak kenikmatan yang hakiki, Doni tertidur pulas di pelukan Hani, sosok wanita yang baru saja di kenalnya.


Di luar sana, Amel tertunduk lesu. Kakinya benar-benar tak bisa digerakkan waktu itu


"Pangeran Zean?"


"Mengapa kau tega melupakan pertemanan kita yang sudah lama?"


"Kau begitu mudanya memainkan hatiku" gumam Amel sambil pergi meninggalkan Doni yang terbuai dengan tubuh indah Hani.


Setelah meluapkan hasratnya yang menggebu, energi Doni bertambah berkali-kali lipat.


"Tubuh anda mencapai kekuatan sempurna"


"Energi cinta telah masuk"


"kehangatan senilai 90 persen telah masuk ke kotak penyimpanan" begitu ucapan suara misterius yang ada di dalam layar sistem


Doni mulai melemas karena energi nya tersalurkan dengan baik. Begitu juga dengan Hani.


Kejadian ini, sampai pagi hari.


Matahari mulai terbit dan prajurit kepercayaan Doni terlihat berjaga di depan tenda yang digunakan oleh Doni dan Hani bercinta


Doni dan Hani mulai membuka matanya.


"hah, sudah pagi" ucap Doni dan terlihat Hani tanpa pakaian sehelai pun tertidur di samping Doni.


Doni mulai memakai pakainnya, dan tak lupa Doni menutup semua tubuh Hani dengan selimut yang ada dalam tenda.


Mendengar suara beberapa prajurit yang berbincang di luar tenda, Hani terbangun dengan sendirinya.


"Pangeran Zean?"


"Kau sudah terbangun sejak tadi?" tanya Hani sambil membetulkan rambutnya yang panjang terurai


"Iya Hani"


"Sekarang, ayo kita berangkat mencari keberadaan Alex dan perdana menteri Limo"


"Aku tak sabar ingin membunuhnya" ucap Doni sambil bergegas membuka tenda


Secara bersamaan, Hani dan Doni keluar dari tenda disaksikan beberapa prajurit yang sudah ada di luar tenda untuk berjaga


"Ah sial sekali"


"Mungkin, mereka akan tahu hubungan ku dengan Hani" gumam Doni terlihat kesal.


"Jika mereka tahu, pastinya Amel juga tahu"

__ADS_1


"Biarlah"


"Aku adalah pangeran Zean"


"Aku bisa berbuat semauku" gumam Doni sedikit lega.


Sambil melihat sistem layar yang ada dalam sistem kacamata ajaibnya terlihat Alex dan Perdana menteri Limo berlari ke arah timur


"Ayo, jangan tunda lagi"


"Kita berangkat sekarang juga"


"Kasim suncaka"


"Kemarilah" Doni memanggil kasim suncaka


"Kita harus membunuh Alex secepatnya" ucap Doni sambil mempersiapkan pedang yang ada di punggung nya.


Hani dan Doni berangkat bersama. Disusul oleh beberapa prajurit yang berada di sana.


Sementara itu, di belakang rombongan Doni, ada Amel yang selalu mengintai.


Dirinya sangat dendam dengan Hani karena telah merebut perhatian pangeran Zean darinya.


Perjalanan yang dilakukan Doni dan beberapa prajuritnya cukup melelahkan.


Sementara itu, Alex dan perdana menteri Limo rupanya telah sampai di tempat dimana iblis ming berada


Suasana sangar gelap kala itu karena Alex dan perdana menteri limo pergi menuju ke sebuah gua. Gua yang ada di lembah gunung Amenor sangat menyeramkan. Banyak roh halus di sana dan kesemuanya menyimpan dendam.


Aura mencekam mulai menusuk tubuh perdana menteri Limo dan Alex. Tapi, karena mereka ingin mengalahkan Doni, rasa takut itu lenyap seketika.


Di sana terdapat beberapa penjaga singasana dengan wujud yang sangat aneh


"Ayah, apakah ini singasana iblis?" tanya Alex sambil melihat ke sekitar


"Iya anakku"


"Kita harus mengikuti arahan dari dukun Saori. Kata dukun saori, setelah kita melihat singasana nya, kita harus menundukkan kepala dan memukul lonceng ini" ucap perdana menteri Limo


Alex segera memukul lonceng yang tersedia di depan singasana iblis ming.


"Kling kling"


Lonceng mulai berbunyi dan suasana gua mulai bergetar akibat suara lonceng itu.


Beberapa penjaga gua mulai mendekati Alex dan perdana menteri limo untuk memberikan sebuah pengakuan.


Jubah hitam mereka sematkan di tubuh perdana menteri limo dan Alex. Dengan memakai jubah itu, mereka berdua tunduk dan patuh atas ketentuan dari iblis ming.


Setelah memakai jubah hitam, tiba-tiba iblis ming muncul di hadapan mereka secara tiba-tiba


"Ha"


"Si si apa kau?" tanya Alex terkejut begitu juga dengan perdana menteri Limo.


Ternyata, dengan memakai jubah hitam itu, Alex dan Perdana menteri limo bisa melihat iblis ming dengan mata telanjang.

__ADS_1


Wujud iblis ming sangat menyeramkan. Wajah nya seperti harimau, kulit nya kecoklatan, mempunyai taring yang sangat panjang dan tajam.


"Manusia, mengapa kau kemari?" tanya iblis ming kepada Alex dan perdana menteri Limo.


Alex tak bergeming begitu juga perdana menteri limo. Tubuh mereka berdua gemetar karena menahan rasa takut yang amat sangat.


"Mengapa kalian diam saja?" tanya iblis ming sekali lagi


Mendengar pertanyaan iblis ming yang sedikit lunak kepadanya, akhirnya Alex memberanikan diri untuk menjawab maksud kedatangan mereka menemui iblis ming


"Ketahuilah iblis ming"


"Kami berdua datang ke sini karena ingin meminta perlindungan kepadamu"


"Kami diserang oleh pangeran Zean yang mempunyai ilmu setengah dewa"


"Seluruh prajurit kami telah lenyap"


"Sekarang, hanya tinggal kami berdua saja"


"Pangeran Zean sangat ingin membunuh kami sejak dia sadar dari pingsan nya" ucap Alex panjang lebar


"Oh, kalau begitu aku akan membantu kalian, tapi dengan satu syarat" ucap iblis ming sambil menatap tajam ke arah Alex dan perdana menteri Limo


"Apa syaratnya?" tanya Alex penasaran.


"Untuk kau anak muda"


"Jika kau menikah dan punya anak nantinya, kau harus menyerahkan putra pertamamu kepadaku" ucap iblis ming


Tanpa pikir panjang, Alex menyanggupi perjanjian itu karena Alex pikir dirinya akan mudah mendapatkan banyak anak dari istrinya nanti.


"Baiklah iblis ming"


"Aku menyanggupi semua syaratmu"


"Asal, aku bisa menang melawan pangeran Zean" ucap Alex


Perdana menteri Limo rupanya menyerahkan semua keputusan kepada Alex sang anak. Dirinya sudah tak mampu lagi berpikir karena sudah terlalu tua dan lelah.


Setelah perjanjian itu dibuat, iblia ming memberikan sebuah cincin iblis kepada Alex untuk dipakainya. Cincin itu berwarna kehitaman dan Alex pun menerimanya


Setelah cincin itu dipakai oleh Alex, keanehan terjadi. Petir menyambar dan hujan pun turun.


Iblis ming tersenyum puas.


"Perjanjian antara aku dan kamu telah berhasil"


"Sekarang, kau telah bersekutu dengan ku" ucap iblis ming tersenyum puas


Alex tampak mengamati cincin yang dipakai nya itu. Dengan iseng, alex mencoba melepas kembali cincin yang dipakainya dan ternyata cincin itu telah permanen ada di jari manisnya, tak bisa lepas


"Oh, cincin ku tak bisa kulepas" gumam Alex dalam hati


"ha ha ha"


"Cincin ini akan tetap menempel di jarimu Perjanjian kita berlangsung seumur hidup" ucap iblis ming tersenyum lepas.

__ADS_1


Alez pun mengangguk tanda menerima semua keputusan dari iblis ming, walau hati kecil nya sedikit menyesal dengan apa yang telah terjadi kepadanya


__ADS_2