
'Dia yang selama ini aku tunggu, pria yang selama ini menguasai separuh hati ku' dia laki-laki yang sudah 12 tahun lama nya tidak ku lihat, tidak banyak berubah tetap tampan dimataku, mata hitam legamnya, ternyata dia tumbuh jauh lebih tinggi dari pada yang ku kira, aku sangat merindukanmu Iras.
"Smua yang kau lakukan is Magic..
smua yang kau berikan is magic..
Smua yang kau lakukan is Magic..
smua yang kau berikan is magic..
Bagiku kau yang terindah"
Entah sudah berapa lama aku melamun, satu lagu lagi sepertinya sudah selesai mereka mainkan.
"eehhmm... Lagu itu saya tunjukan kepada seseorang yang belakangan ini ada di pikiran dan hati saya" Iras matanya seperti berkedip ke arah ku, arrcchh apa aku sedang halu.
"Vic cubit gw" titah aku pada Vicka yg dengan binggung mencubit ku.
"Aaauuuww sakiittt..." aku meringisss
"ya Lo aneh minta di cubit segala, kenapa ngantuk." tanya Vicka
"ahhh iya sedikit" aah aku terpaksa bohong padanya.
"Yoo Yoo yoo 3 buah lagu sudah menjadi pembuka di peresmian cafe kami"
"Aarrcchhh lagi-lagi-lagi-lagi" teriakan para hadirin sekaligus idola band ini seperti nya, membuat aku mual rasanya mustahil kalau aku berharap Iras akan ingat padaku, apalagi menyukai ku.
__ADS_1
"Oke acara selanjutnya, saya punya permainan dan tentu saja ada hadiahnya" suaranya sambil berbisik.
"hadiah satu buah Handphone model terbaru, bagaimana apa ada yang mau ikut bergabung" pemilik Cafe itu antusias.
"Mau mau...mau.."perasaan yang datang dari kalangan orang berada deh, kenapa masih berebutan itu hadiah yah.
"key ayooo donk kita kita ikutan" ajak Vicka.
"ehmm boleh.." tadinya aku berharap sainganku sedikit, karena dari awal aku niat mau ikut, lumayan bisa aku jual lg HP nya buat tambahan bayar ujian praktek bulan depan.
"tyass ayooo...! loh kemana dia" aku bertanya pada Vicka.
"noh, udah di depan nggak sopan ninggalin kita tu anak"sambil menunjuk Tyas yang berdiri diatas panggung.
"bhaaa..haaa.haaa gercep bgt" aku tertawa geli liat Tyas mengulurkan lidah pada kami.
Di panggung sudah ada kurang lebih 20 orang lebih dominan wanita seperti nya.
"Luar biasa antusias hadirin disini, saya aplouse untuk kalian" kak Tony bertepuk tangan.
"Oke sudah siap bermain seperti nya Permainan kita simple "TELUR KESEIMBANGAN" kami semua mendengarkan si pemilik cafe tampan tersebut menjelaskan.
"kita berebutan kursi yah kali ini, yang cepat dialah yang akan mendapatkan kursi itu". sambil menunjuk beberapa kursi disana.
"karena peminatnya banyak maka akan di seleksi dulu per team yah"
apaa team, iya juga sih yang ikut banyak.
__ADS_1
'tunggu-tunggu nggak salah liat gw itu kenapa personil band starlight ikutan yah' menggeleng sambil ku kucek nih mata mungkin aja pengelihatan ku yang salah.
'Ya Tuhan bener mereka berempat ikutan'
ihh jadi pengen balik pulang deh gw.
"okeh 5 Orang untuk 1 team, kita berhitung yah 1 sampai dengan 4, ulangi lagi dari awal"
Jadi ada 4 team yang akan bertanding.
kami di pilih berdasarkan urutan nomor aku nomor 3, Vicka 4 dan Tyas 5 kami terpisah, jadi tambah deg-deg an ternya team ku bareng sama kak Dendi, kak Gilang, Tari anak komunikasi dan satu wanita cantik rambut sebahu...'
"Hai gw Yenita panggil aja Nita"
wanita cantik itu mengulurkan tangannya pada ku.
"aku Kenya" sambil tersenyum ku jabat tangannya, lembut sekali pergi kulit bayi.
"Kenya nama yg unik, gw Dendi"
dia hanya mengedipkan mata tp hampir copot nih jantung.
"gw tari yah" tiba-tiba tari nongol diantara kami karena badanya yang mungil kami hampir melupakan dia.
"Gilang" iya udah pada kenal kali kak.
Seperti nya kak Iras satu team sama Vicka, ah sudahlah fokus dulu sama Hadiahnya.
__ADS_1