
Sampai di dalam rumah Melodi, Sam menyuruh Alexa untuk memberikan salam pada Melodi, Meira, dan Neneng.
"Lexa ayo salaman sama Tante Melodi, Meira dan Tante Neneng! Mereka teman-teman Papa," kata Sam.
Alexa mencium tangan Melodi, Meira dan Neneng tapi dengan wajah ketus sama sekali tidak tersenyum.
"Kamu sangat mirip dengannya," kata Melodi.
Belum sempat Alexa dan Sam mengobrol. Terdengar suara mobil Dokter Alex yang sedang diparkir di depan rumah Melodi, dengan masih bersenandung ria layaknya seorang ABG tengah jatuh cinta Dokter Alex melangkahkan kakinya menuju rumah Melodi.
Tokkkkk,,,, tokkkk,,,, tokkkkkk.
Melodi membukakan pintu rumahnya dan tak disangka orang yang ditunggu-tunggu akhirnya sampai juga Dokter Alex walaupun sekarang dia bukan seorang Dokter lagi.
"Kamu," kata Melodi.
"Iya ini aku, apa kamu sangat menantikan kedatangan aku di rumah ini kembali calon mantan isteriku tercinta?" kata Dokter Alex.
"Ya tentu saja, Kami semua sedang menanti kedatangan kamu sangat-sangat menanti mari masuk Dokter Alex yang terhormat," kata Melodi dengan kesalnya melihat laki-laki seperti Dokter Alex berada dihadapannya.
"Nah gitu dong Mel, sejak lama kek kamu ramah begini sama aku," ungkap Dokter Alex yang langsung masuk kedalam rumah Melodi.
Dokter Alex tunggal lenggang masuk ke dalam rumah Melodi dan seketika Dokter Alex syok melihat gadis yang ia beli keperawa*nannya ada di rumah Melodi dan Sam suami Kimmy yang telah lama pergi dari kota kecil ini mendadak hari ini detik ini muncul kembali dihadapanya.
Semua pertanyaan terkumpul didalam otak Dokter Alex.
Stoknya Dokter Alex pun sama dirasakan Alexa, kenapa Om perkasa bisa datang kesini? Apa Om perkasa mengikuti dirinya?
Situasi menegangkan ini kemudian membuat Sam segera untuk to the point.
__ADS_1
"Dokter Alex, apa kabar?" sapa Sam.
"Ba-baik Pak Sam, kenapa Pak Sam bisa disini dan kamu?" Dokter Alex menunjuk kearah Alexa.
Alexa hanya tertunduk malu namun belum berpikiran bahwa dia adalah ayah kandungnya.
"Iya Dokter Alex ada hal yang ingin saya sampaikan. Maksud kedatangan saya kesini adalah ingin meminta Dokter Alex untuk memberikan pengakuan sebagai ayah kandung anak yang dulu dilahirkan oleh Kimmy dan ingin Dokter Alex melakukan tes DNA bersama puteri dari Kimmy. Ini kenalkan namanya Alexa yang kemungkinan anak dari Dokter Alex ketika berhubungan dengan Kimmy dulu," ungkap Sam.
Mendengar semua perkataan Sam membuat seketika Dokter Alex dan Alexa serasa tersambar petir, tubuh langsung berasa lemas, tangan Alexa gemetar kedua bola matanya mulai menampung air mata. Tubuh Dokter Alex langsung roboh ke lantai.
"Apa maksud Papa?" teriak Alexa.
"Laki-laki yang ada dihadapan kamu sekarang ini kemungkinan besar ayah kandung kamu yang selama ini kamu cari Alexa," kata Sam dengan penuh haru mengatakannya.
"Engga! Engga bisa! Pa, Papa pasti bohong kan sama Lexa. Engga! Engga mungkin laki-laki yang sudah membeli keperawa*nan aku dan menikma*ti tubuhku adalah ayah kandung aku sendiri," teriak Alexa dengan suara bergetar sambil menangis.
"Apa?" serempak...
Bughhhhhhttttt.
Sam memukuli Dokter Alex diaraea wajah, perut sampai berkali-kali emosi Sam benar-benar memuncak mengetahui anak yang selama ini ia jaga malah dirusak masa depannya oleh ayah kandungnya sendiri yang sejak dia masih dalam kandungan sudah menelantarkannya.
"Ampun," lirih Dokter Alex yang sudah tersungkur kelantai dengan luka parah.
Meira, Melodi dan Neneng sangat panik dengan situasi sekarang ini mau menolong Dokter Alex dari bogem mentah Sam pun mereka berpikir dua kali karena perbuatan Dokter Alex sudah bukan seperti manusia.
Binatang saja tidak akan pernah kawin dengan anaknya sendiri bagaimana bisa Dokter Alex yang memiliki akal pikiran sebagai manusia bisa membeli keperawa*nan anak kandungnya sendiri, benar-benar perbuatan yang sangat keji dan tak termaafkan.
"Kamu gila Alex," teriak Melodi yang juga sangat syok berat mengetahui sebe*jad ini kelakuan mantan suaminya.
__ADS_1
Alexa terlihat sangat depresi dan menangis meraung-raung hingga mengacak-acak rambutnya sendiri dan berteriak-teriak tidak terima dengan kenyataan pahit ini.
"Lexa, Lexa sadar nak. Ceritakan semuanya sama Papa nak! Apa benar yang kamu katakan tadi bilang sama Papa!" teriak Sam yang sudah sangat lemas puterinya mengalami hal ini.
Alexa mendorong Sam dan lari keluar rumah. Ketika membuka pintu rumah ternyata Alice sejak tadi sudah berada dibalik pintu depan rumah dan mendengarkan semua pembicaraan itu. Alice hanya berdiri mematung melihat kepergian Alexa yang sempat menatapnya.
Melodi, Meira, Neneng dan Sam ikut berlari hendak mengejar Alexa dan mendapati Alice dengan air mata yang sudah bercucuran mengetahui kelakuan beja*d sang ayah. Alice pun baru mengetahui bahwa dirinya memiliki seorang saudara perempuan dari wanita selingkuhan Papahnya.
"Alice," melihat puterinya sangat syok Melodi langsung memeluk Alice.
Meira dan Neneng pun sampai tak kuasa menahan air matanya kenapa bisa ada kejadian seperti ini ayah kandung membeli keperawa*nan anaknya sendiri.
Sam yang mengejar Alexa tak bisa menemukannya mungkin Alexa sudah menaiki ojek pangkalan, Sam pun coba menghubungi Alexa namun tak dijawabnya.
Dokter Alex melangkah perlahan menuju keluar rumah dilihatnya Alice sudah menangis tanpa suara dipelukan Melodi dengan tatapan kosong. Sadar bahwa puterinya mengetahui kebusu* kan yang telah dilakukannya Dokter Alex mencoba mengelak.
"Alice sayang anak Papah, kamu harus percaya sama Papah ya nak. Gadis tadi tidak mungkin anak Papah nak! Anak Papah cuma Alice seorang," kata Dokter Alex.
"Keluar dari rumahku! Dan jangan pernah kamu menginjakkan kaki kamu di rumah ini lagi!" teriak Melodi.
"Kalian semua harus percaya sama aku. Gadis itu tidak mungkin darah dagingku, mana bisa seperti ini Tuhan tidak mungkin melakukan ini padaku gadis tadi hanya P*S*K murahan yang mau aku beli kepera*wanannya," kata Dokter Alex dengan gemetar mengucapkannya.
"Dasar binatang," tak terima dengan ucapan Dokter Alex Sam langsung kembali memukulinya.
Terlihat Dokter Alex sudah mengeluarkan darah segar dari hidung dan mulutnya mungkin giginya sudah banyak yang rontok akibat bogem mentah dari Sam.
"Dengar Pak Sam aku hanya meniduri Kimmy satu kali. Jadi anak itu bukan anakku," kata Dokter Alex dengan lemasnya.
"Aku sudah tidak peduli lagi kamu ayah kandung Alexa atau bukan. Kamu laki-laki tidak bermoral kamu sudah menghancurkan hidup Alexa. Kamu menidurinya bang*sat," emosi Sam sudah tidak terkendali.
__ADS_1
Meira mencoba untuk menenangkan Sam yang sudah kalap memukuli Dokter Alex hingga tidak berdaya begitu.