
Pagi harinya setelah kejadian Dokter Alex memaksa Melodi melayaninya meskipun Melodi sudah menolaknya berkali-kali membuat Melodi semakin hilang respect pada suaminya itu Melodi bahkan tidak bicara sedikit pun pada Dokter Alex.
Dimeja makan keduanya tengah sarapan bersama namun Melodi sama sekali tidak berbicara dan tidak pernah menatap suaminya itu membuat Dokter Alex merasa canggung berada didekat Melodi, Dokter Alex berinisiatif untuk memulai pembicaraan mencoba mencairkan suasana beku diantara keduanya.
"Sayang kamu kenapa si diem terus kamu cuekin aku terus loh apa kamu masih marah dengan kejadian semalam?" Dokter Alex berusaha sebisa mungkin mencairkan suasana.
"Lex kamu sadar engga si kamu itu sudah memper* kosa aku! kamu engga bisa apa sedikit saja mengerti aku" Melodi mulai geram dengan sikap Dokter Alex.
"Mel kita ini suami isteri dan sudah dua bulanan sejak kejadian itu kita pisah rumah aku tidak tahan lagi Mel lagipula memang kewajiban seorang isteri kan melayani suaminya? jadi apa yang salah Mel?" Dokter Alex membela diri.
Bughttttttt........ Melodi menggebrak meja makan.
Membuat bayi Alice menangis karena kaget.
Oaaaaa,,,, oaaaaaaa.
"Aku hanya perlu waktu Lex untuk melupakan perselingkuhan kamu yang menjijikkan itu aku saat ini masih beradaptasi dengan kamu kembali ke sisiku aku sedang berusaha membangun kembali perasaan aku yang sudah musnah ini tolong kamu hargai keputusan aku" bentak Melodi yang langsung pergi menuju kamarnya menenangkan baby Alice yang terus menerus menangis.
Suasana semakin memanas Melodi yang bersikukuh tidak ingin disentuh dulu dan Dokter Alex yang tidak mampu menahan hasratnya membuat suasana dipagi hari terasa panas oleh amarah keduanya tiba-tiba.
Tokkkkkkk,,, tokkkkkk,,,, tokkkkkk.
Dokter Alex pun membukakan pintu rumahnya rupanya Meira dan Doker Gewa dan baby nya yang datang bertamu.
"Bro,,, masuk masuk" Dokter Alex mempersilahkan masuk.
"Lex Melodi mana?" tanya Meira.
"Ada Mei biasa lagi momong Alice tadi nangis mulu" Dokter Alex berusaha tidak terjadi apa-apa dihadapan Meira.
"Gini Lex kita mau ajak kamu sama Melodi dan baby Alice untuk pergi liburan ya staycation lah Sabtu Minggu ini rame-rame sama yang lain juga" ucap Dokter Gewa.
"Boleh boleh tuh udah lama kan kita engga pergi-pergian rame-rame Melodi pasti seneng banget nih bentar aku panggil dia dulu" Dokter Alex hendak pergi memanggil Melodi.
"Mei tumben banget nih ehhh sama si baby ganteng" Melodi datang menghampiri.
__ADS_1
"Iya nih Mel mau ngajakin kamu staycation nih dipuncak sewa villa rame-rame kan enak tuh sejuk biar fresh abis lahiran" ajak Meira.
"Setuju banget nih lagian empet banget sama suasana rumah akhir-akhir ini Mei apa aku perlu ganti warna cat kali ya mendadak rumah ini kaya panas banget bikin ga betah" sindir Melodi.
Dokter Alex hanya tertunduk lesu mendengar sindiran isterinya itu.
"Ah Mel kamu bisa aja" Meira berusaha pura-pura tidak ngerti.
Tak lama Neneng, Adeline, Susan dan Sam datang membawa kehebohan.
"Pagi everybody" Neneng menyapa.
"Wah pada Dateng juga nih perancang susunan staycation kita" ucap Meira.
"Loh Sam kamu datang kesini kapan?" Melodi senang melihat Sam berkunjung kekota ini lagi.
"Iya nih Mel lagi cuti kerja terus dikabarin sama Neneng katanya mau sewa villa di puncak ya udah ikutan lah ilangin stres" jawab Sam.
"Pak Sam kita baru ketemu lagi nih dari kejadian waktu itu saya belum ngucapin terimakasih sama Pak Sam sekaligus meminta maaf atas segala nya" Dokter Alex merasa tidak enak.
"Nah jadi gimana nih Neng Sabtu berangkat pake dua mobil aja atau kita nyewa mini bus biar rame nih dalem mobil?" tanya Dokter Gewa.
"Nya nyewa mini bus atuh ih Dokter Gewa si kumaha nya kalau misah mobil mah teu rame atuh biar ada yang nyupirin juga kan enak" jawab Neneng.
"Terus bus mini punya siapa teh Neneng yang kita sewa?" Susan ingin tahu.
"Siapa lagi Teh San Bu Neneng kan gebetannya sekarang yang punya travel mini bus" ledek Adeline.
"Huss ih Adel maneh mah meni ember pisan" celetuk Neneng.
"Neneng kamu udah ganti lagi aja si gebetannya wah jadi pengen deh" sindir Melodi.
"Ih Mba Mel ulah atuh pan udah ada Dokter Alex jangan ganti-ganti karunya atuh ih eta salaki" Neneng merasa tidak enak dengan Dokter Alex.
"Neng tapi usahain pakai supirnya yang terpercaya ya yang engga ugal-ugalan dan yang lebih penting jangan yang suka maenan handphone sambil nyetir ngeri ah" usul Dokter Gewa.
__ADS_1
"Nah bener tuh Teh Neng, kalau supirnya maenan handphone terus kebut-kebutan kan takutnya ngebahayain kita" sahut Susan.
"Iya ih serem Adel baca berita yang lagi rame itu tuh artis Vanesa Angel kecelakaan di tol sampai meninggal jadi takut kan" jawab Adeline.
"Nah iya Neng nanti kamu bilang sama pacar kamu itu suruh pilih supirnya yang engga suka ngebut" Meira jadi ikutan parno.
"Iya siap-siap pokona mah urusan bus sama supir yang engga ngebut mah rebess sama Neneng diurus" jawab Neneng.
"Untuk urusan Villa juga udah aku booking soalnya punya bis dikantor" sambung Sam.
"Nah okelah mantep banget ini mah sayang Gio engga ikut sama-sama kita" Adeline sedikit sedih.
"Iya si sedih juga biasanya kalau ada acara apa-apa Gio ikutan mulu sama kita" Meira ikut kehilangan juga.
"Oh ya sebenarnya aku kesini bukan cuma karena mau ikut staycation aja sama kalian tapi aku mau minta doanya sama kalian semua dan keikhlasan kalian untuk memaafkan Kimmy yang sekarang sudah jadi pasien ODGJ dirumah sakit jiwa" Sam sampai tertunduk mengatakannya.
"Henteu kaget pisan Neneng mah emang ge nya dari dulu kan kelihatan pisan kalau si Kimmy itu rada-rada" celetuk Neneng.
"Maaf ya Sam untuk urusan itu aku belum bisa memaafkan Kimmy" Melodi enggan memaafkan.
"Tapi terus bayinya gimana Sam?" tanya Meira.
"Nanti begitu lahir aku yang akan mengurusnya Mei" jawab Sam.
"Ya ampun Pak Sam mulia banget si udah dikhianati si sundel masih mau urus anaknya" Adeline merasa kagum dengan Sam.
"Tuh anak kamu urus" sindir Melodi pada Dokter Alex.
"Engga Mel kita ga bisa percaya begitu saja omongan Kimmy engga ada yang tahu itu anak siapa bisa aja dia asal nuduh Dokter Alex" Sam masih merasa ragu bayi itu anak Dokter Alex.
"Lagian Mel aku benar-benar yakin kalau itu bukan anak aku kok Mel kamu percaya dong sama aku dan aku ga akan pernah anggap bayi itu anak aku si Kimmy itu pasti bohong" Dokter Alex membela diri.
"Iya Dokter Alex engga usah khawatir karena saya akan benar-benar menjauhkan anak itu dari kehidupan kalian biar saya yang urus dan besarkan dia dengan baik dia tidak perlu mencari-cari siapa ayah biologisnya saya akan anggap dia seperti anak saya sendiri" niat hati Sam yang mulia.
"Saya salut sekali terhadap Pak Sam, tetapi kelak anak itu harus tetap mengetahui siapa ayah biologisnya dia berhak tau" saran Dokter Gewa.
__ADS_1