Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Sangsi dari Sekolah


__ADS_3

Kimmy menghampiri Sam yang tengah melamun didepan pintu rumahnya sendiri.


"Sam kamu menyedihkan sekali" ucap Kimmy sambil tertawa.


"Cukup Kim, sebaiknya kamu pergi aku sedang ingin sendiri" jawab Sam.


"Sam tinggal lah dirumah aku, apa kamu mau seharian menunggu didepan pintu seperti ini?" ucap Kimmy.


"Ya aku akan minta maaf sama Meira, beribu-ribu kali pun aku akan lakukan asal Meira mau kembali kepada ku" jawab Sam.


"Sam kamu bilang kamu mencintai aku, dan kamu sudah muak menjalani pernikahan kamu yang membosankan dengan Meira, harusnya kamu senang sebentar lagi kalian akan bercerai kita akan bersama Sam" ucap Kimmy.


"Tidak Kim aku keliru, aku benar-benar tidak bisa kehilangan Meira, melihat dia pergi berkencan dengan laki-laki lain hati aku hancur rasanya" jawab Sam.


"Apa Meira pergi berkencan? dengan siapa?" tanya Kimmy.


"Dengan seorang Dokter gigi baru diklinik tempat Melodi bekerja, Dokter muda yang membuat Meira memasukkan gugatan perceraian kami hari ini" jawab Sam.


"Ko aku engga tau ya kalau disini ada Dokter baru, bahkan aku belum sempat berkenalan atau menyapanya" ucap Kimmy sambil tersenyum aneh.


"Aku akan tinggal dirumah Andrew untuk sementara waktu" ucap Sam.


"Baiklah sampai jumpa besok disekolah Sam" jawab Kimmy yang langsung pergi meninggalkan Sam.


Keesokan harinya Sam berangkat kesekolah, setelah tadi malam dia menginap dirumah Andrew, sedangkan Kimmy tetap tinggal dirumahnya bersama Ibunya.


Sesampainya disekolah semua siswa dan siswi melirik sinis Kimmy dan saling berbisik menggosipkan nya.


"Kecil-kecil udah jadi jab*ay" celetuk salah satu siswi.


"Murahan bikin malu nama sekolah aja" ujar salah seorang siswa.


"Masih punya muka tuh cewek jala*g buat pergi kesekolah" ucap seorang siswi lainya.


"Pantes aja tuh buah kembarnya gede banget, katanya alami taunya hasil dipegang-pegang suami orang" ujar salah seorang siswi lainya.

__ADS_1


Mendengar para siswa-siswi membicarakan nya Kimmy menghentikan langkah kaki nya.


"Kalian yang selalu mengemis-ngemis pada ku untuk aku memberikan contekan pada kalian kan, dasar kalian siswa-siswi bodoh benar-benar otak-otak udang" celetuk Kimmy.


Mendengar Kimmy berbicara begitu membuat siswi-siswi tadi marah dan menjambak rambut Kimmy, tak ingin kalah Kimmy pun menjambak balik rambut siswi itu, kericuhan didepan kelas pun tak terhindarkan lagi, Kimmy dan siswi itu saling jambak saling cakar sampai akhirnya Neneng datang untuk melerai, akhirnya mereka pun berhenti berkelahi.


"Kimmy kamu menghadap Kepala Sekolah sekarang" ucap Neneng.


Kimmy pun pergi keruangan Kepala Sekolah, disana sudah ada Sam yang duduk dikursi berhadapan dengan Kepala Sekolah, Kimmy pun duduk disamping Sam.


"Begini Pak Sam dan Kimmy, saya yakin kalian sudah tau maksud saya memanggil kalian berdua kesini" ucap Kepala Sekolah.


"Iya Pak saya meminta maaf" jawab Sam.


Sedangkan Kimmy hanya terdiam dengan ekspresi kesalnya.


"Langsung saja ya saya ke intinya, atas kesepakatan bersama dengan semua guru dan para wali murid kamu memutuskan untuk memberhentikan Pak Sam sebagai guru disekolah kami secara tidak hormat dan tanpa menerima pesangon sepeserpun" ucap Kepala Sekolah.


"Tapi Pak ini tidak adil, saya selama ini adalah guru terbaik sekolah ini bahkan saya pun direkomendasikan untuk menjadi wakil Kepala Sekolah mana bisa Bapak mengambil keputusan seperti ini Pak" jawab Sam dengan suara bergetar.


"Maaf Pak Sam keputusan sudah final, mau Pak Sam bicara apapun itu tidak akan merubah keputusan ini, Pak Sam tau sekolah kita sangat merugi akibat ulah Pak Sam banyak para wali murid yang meragukan sekolah kita saat ini dan gosip pun sudah menyebar dimana-mana" ucap Kepala Sekolah.


"Dan untuk kamu Kimmy, kamu tidak lagi menjadi siswi penerima beasiswa sekolah ini lagi dan kamu kami DO dari sekolahan ini sejak hari ini" ucap Kepala Sekolah.


"Apa Pak saya di DO? tapi apa salah saya? apa semua yang terjadi ada hubungannya dengan sekolah ini? saya ga bisa terima Pak saya gak mau keluar dari sekolah ini" Kimmy teriak histeris.


Kepala Sekolah pun memanggil security sekolah untuk membawa Kimmy dan Sam keluar, dengan dipaksa Kimmy dan Sam diseret keluar sekolah dan ditonton oleh para siswa-siswi.


"Engga,,, engga saya masih perlu bicara dengan Kepala Sekolah lepasin saya" teriak Kimmy sambil berusaha lepas dari deretan security sekolah.


"Udah Kim hentikan, itu tidak akan mengubah keputusan yang sudah dibuat oleh sekolah ini" ucap Sam yang saat tertunduk didepan gerbang sekolah meratapi nasib naas nya.


Kimmy yang tersulut amarah akibat dikeluarkan dari sekolah, langsung pergi meninggalkan Sam sendirian tidak lain tujuannya kali ini ialah melabrak Meira karena tak terima diadukan kepada pihak sekolah oleh Meira, Kimmy pun pergi menuju kedai bakmi Meira lalu masuk kedalam kedai bakmi.


Saat itu sudah ada beberapa pelanggan yang tengah makan bakmi, Meira tengah selesai mengantarkan dua mangkuk bakmi kemeja pelanggan tiba-tiba dari arah belakang Kimmy menjambak rambut Meira sontak semua pelanggan kaget bukan kepalang.

__ADS_1


"Aaaaaaa" teriak Meira yang berusaha melawan.


Susan yang melihat Meira diperlakukan seperti itu langsung membantu menyerang Kimmy.


"Jurus goyangan gadis tapi tidak perawan" ucap Susan yang segera memasang kuda-kuda untuk menyergap Kimmy ditanganya pun memegang sesuatu.


"Hiaa........hiaaaaaaa" Susan menjambak rambut Kimmy lalu tangan satunya membuka mulut Kimmy dan memasukan segepok garam kedalam mulut Kimmy.


"Puihhh,,,, puihhh" ucap Kimmy.


Seketika Kimmy melepaskan jambakan nya dari rambut Meira dan berusaha memuntahkan sejumlah garam yan memenuhi mulutnya, Susan buru-buru menyelamatkan Meira menjauh dari Kimmy.


Para pelanggan pun tak tinggal diam lalu memegangi Kimmy dan menyeretnya keluar kedai.


"Meira keluar kamu, kamu benar-benar wanita bedeba*, kamu membuat aku harus putus sekolah aku benci kamu Meira" teriak Kimmy.


Meira yang kesal pun keluar dari kedai untuk menghadapi Kimmy.


"Bagaimana rasanya Kim, bila sesuatu yang selama ini kamu jaga dan kamu usahakan tiba-tiba hilang dari genggaman kamu, apa sakit rasanya?" tanya Meira.


"Ini tidak ada sangkut pautnya dengan sekolah aku Meira" jawab Kimmy.


"Mau ada atau tidak, yang jelas aku suka melihat kamu menderita dan marah seperti sekarang Kimmy, kamu itu masih kecil tapi masa depan mu sudah hancur seperti ini" ucap Meira.


"Aku akan balas ini semua, aku bersumpah" jawab Kimmy.


"Kamu pikir aku membiarkan kamu untuk tetap tinggal dikota ini karena aku kasihan sama kamu Kim? kamu salah besar, aku mengizinkan kamu tetap tinggal disini agar aku bisa lihat kehancuran hidup kamu ini" ucap Meira.


"Kenapa? apa karena kamu terlalu mencintai Sam? sayangnya Sam hanya mencintai aku Meira dan kami sekarang akan segera menikah" ucap Kimmy.


"Oh ya? apa Sam tidak memberitahu mu berapa puluh kali dia memohon-mohon untuk bisa kembali padaku? dengar Kimmy aku membuang Sam dan kamu memungut nya" jawab Meira.


"Oh ya Meira? kamu membuangnya karena Dokter muda itu? aku belum sempat menyapanya Meira, kapan kamu mengenalkan nya pada ku?" ucap Kimmy sambil tertawa terbahak-bahak.


"Dokter muda itu sangat tidak suka mencium bau sampah, apalagi untuk memegang atau mendekati nya dia akan sangat jijik Kimmy" jawab Meira.

__ADS_1


Kimmy yang sudah kesal dengan perkataan Meira yang menganggap nya seperti sampah, pergi meninggalkan Meira dengan mengepalkan tangannya.


"Meira suatu hari nanti kamu akan membayar semua ini, penderitaan yang saat ini aku alami aku pasti akan membuat kamu membayar nya berkali-kali lipat" ucap Kimmy dalam hatinya.


__ADS_2