Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Membuntuti Melodi


__ADS_3

Hari sudah mulai gelap Sam tak berani untuk berlama-lama berada dengan Wanita itu, Sam memutuskan untuk segera pulang kerumah.


Dirumah Meira tengah memasak untuk makan malamnya bersama Sam, tak lama Sam pun sampai dirumah. Sam yang mencium harum masakan Meira langsung pergi menuju dapur, memang kalau urusan masak memasak Meira unggulan banget tak heran kedai bakmi miliknya pun selalu ramai setiap hari.


Namun harus diakui Sam kalau urusan ranjang Meira memang sangat kurang memuaskan Sam, mungkin itu sebabnya Sam sampai selingkuh mencobanya dengan Wanita lain.


Sam menghampiri Meira, dan memluknya dari belakang.


"Memang ya Mei masakan kamu itu dari jarak jauh saja harum nya sudah menggugah selera makan" ucap Sam.


"Menurut kamu, lebih baik mana Sam Wanita yang jago memanjakan lidah atau Wanita yang jago memanjakan kamu diranjang?" tanya Meira.


Mendengar pertanyaan Meira, seketika Sam melepaskan pelukan nya dari Meira dan hanya diam mematung.


"Sam, kok bengong si?" tanya Meira.


"Mei kamu kenapa tiba-tiba bertanya begitu sama aku?" Sam bertanya balik.


"Hanya menyadari saja aku memang kurang pandai Sam dalam urusan ranjang" ucap Meira.


"Kamu pandai kok Mei" jawab Sam gugup.


Meira hanya tersenyum, dia tau Sam tengah berbohong.


"Yasudah ayo makan Sam!" ajak Meira.


"Iya aku sudah laper banget nih" ucap Sam.


Sam dan Meira menyantap makan malam mereka dengan lahap, apalagi Sam sampai menyendok nasi kembali sepertinya tenaga Sam telah terkuras habis oleh Wanita itu.


"Ngomong-ngomong Mei, besok aku mau bertemu teman aku si Andrew, dia kan lagi mau buka cafe anak muda gitu dikota, ya siapa tau kita mau berinvestasi dibisnisnya kata Andrew dateng aja besok kerumahnya" ucap Sam.


"Harus disesuaikan juga Sam dengan lokasi cafe nya kita harus tau" jawab Meira.


"Ya makanya itu kamu mau ikut besok?" tanya Sam.


"Kayanya ga bisa Sam, kedai bulan ini udah sering tutup, gapapa ya kamu pergi sendiri" ucap Meira.

__ADS_1


"Nanti kamu curiga lagi sama aku kalau aku pergi sendiri dihari Minggu pula" ucap Sam.


"Engga kok Sam, sekarang aku engga terlalu curiga lagi sama kamu" jawab Meira.


"Yasudah besok aku temuin Andrew" ucap Sam.


Hari Minggu Meira dan Susan tengah bersiap merapihkan kedai, sedangkan Sam pergi menemui Andrew.


Belum jam makan siang jadi kedai belum terlalu ramai, Susan dan Meira tengah mengobrol bersama dikedai, tiba-tiba Melodi datang dengan pakaian yang feminim, dan riasan wajah yang lumayan mencolok.


"Hai semuanya" sapa Melodi.


"Widih, Mba Mel udah kaya artis sinetron azab sexy bener" jawab Susan.


"Idih si Susan enak aja sinetron azab, udah cantik begini juga" ucap Melodi.


"Kamu mau kemana Mel?" tanya Meira.


"Tanpa diduga-duga My sweet heart ngajak aku ngedate nih Mei, San hari ini jadi aku cuti aja. Katanya sebagai permintaan maaf karena kemaren gajadi akibat ulah mantannya" jawab Melodi sambil senyum-senyum.


Dalam hati Meira, apa Melodi dan Sam akan ketemuan karena Sam juga pergi apa ini cuma akal-akalan Sam aja bilang mau bertemu Andrew taunya kencan sama Melodi.


"Ladys, hari ini apa kalian tidak merasakan sesuatu? contohnya perasaan bahagia, deg degan gitu mendapat kunjungan dari Gadis yang kecantikan nya membahana kaya Neneng gini" ucap Neneng.


"Dih Neneng ngapain kamu, dandan sampe begitu?" tanya Melodi.


"Ya jelas atuh Neneng teh dandan yah secara mau diajak jalan sama my luv luv Neneng" jawab Neneng.


"Waduh double ini tuh Mba Mel sama teh Neneng?" tanya Susan.


"Ih amit-amit deh" ucap Melodi.


"Ih yasudah atuh ya saya juga ogah double date sama Mba Mel" ucap Neneng.


Meira bingung kenapa Neneng juga akan pergi ketemuan dengan cowok, jadi yang ketemuan sama Sam itu Susan atau Melodi? apa benar Sam akan bertemu dengan Melodi atau Neneng? atau apakah memang Sam benar-benar bertemu temanya?


Meira memikirkan harus membuntuti siapa hari ini, Melodi dan Neneng pun pamit untuk pergi berkencan dan segera meninggalkan kedai.

__ADS_1


Karena feeling Meira lebih ke Melodi, akhirnya Meira pergi dari kedai menyuruh Susan menutup aja kedai ny, tak buang waktu Meira pun segera mengendarai motornya untuk membuntuti Melodi.


Melodi yang mengendarai motornya menuju kesebuah taman didekat pantai, Melodi pun memarkirkan motornya dan turun dari motornya, berjalan menuju taman.


Disana sudah ada seorang cowok memakai sweater dan topi tengah duduk dikursi taman dibalik rindangnya pepohonan, membuat Meira yang sedang menguntit Melodi tak Isa melihat sosok Laki-laki itu.


Melodi pun duduk dikursi taman, dan mulai berbincang-bincang dengan pacarnya itu, Meira semakin mendekat agar bisa melihat wajah laki-laki itu namun usaha Meira nihil, pohon besar itu menutupi sosok laki-laki yang sedang bersama Melodi.


Meira mencoba menghubungi Sam, namun tidak ada jawaban sama sekali, tak lama laki-laki itu sedikit terlihat dari balik pohon dari potongan rambutnya itu jelas mirip sekali dengan Sam.


Karena sudah tersulut amarah Meira langsung mendatangi Melodi dan laki-laki itu untuk melabrak keduanya.


"Sam" teriak Meira.


Melodi dan laki-laki itupun menengok kearah Meira.


Betapa kagetnya Meira setelah melihat sosok laki-laki yang kini sedang bersama Melodi, ternyata bukan Sam suaminya.


"Mei apa-apaan kamu kesini? dan kenapa kamu panggil pacar aku Sam?" tanya Melodi kesal.


"Mel aku benar-benar minta maaf" ucap Meira.


"Jangan bilang kamu nuduh aku selingkuhan Sam?" tanya Melodi dengan emosi.


"Tapi semua obrolan kita dikedai, kamu bilang batal bertemu kemarin karena cowok kamu sedang mengurus mantan nya, itu seolah aku Mel" ucap Meira.


"Kamu bener-bener ga waras Mei, aku ini sahabat kamu Mei, memangnya aku sehina itu mau jadi selingkuhan? hah?" Melodi mulai murka.


"Iya tapi Mel" ucap Meira.


"Denger ya Mei, pacar aku kemaren batal karena ngurus mantan pacarnya yang nangis-nangis depan rumah dia jadi dia ga bisa ninggalin mantannya, dia nenangin mantan pacar nya Mei" jawab Melodi.


"Aku ga tau Mel, tapi aku jadi curiga kesemua orang" ucap Meira.


"Tapi logika kamu dipakai dong Mei, meskipun Sam itu bukan suami kamu aku ga akan pernah mau jadi selingkuhan suami orang" teriak Melodi.


"Tapi Mel kamu sering banget bilang mau punya suami kaya Sam" ucap Meira.

__ADS_1


"Iya tapi itu dulu sebelum aku tau kalau suami ku itu tukang selingkuh dan anehnya isteri nya malah nyurigain sahabatnya sendiri" jawab Melodi kesal.


__ADS_2