Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Pernikahan


__ADS_3

Dengan sedikit cemberut dan wajah menahan kekecewaan Abian menurunkan gengsinya.


"Maksud Mama apa?" tanya Abian.


"Makanya kalau engga mau diundur pernikahannya jangan jingkrak-jingkrak begitu terus Bian, bisa-bisa lantai kamar kamu itu jebol tau engga," kata Meira.


Hahahahhahha... Meira dan Dokter Gewa menertawakan Abian.


"Siapa yang jingkrak-jingkrak? Pa kenapa ketawa terus si? Memangnya apa yang lucu?" kesal Abian karena merasa dibohongi.


"Engga nyangka Papa, anak Papa yang selalu bersikap sinis sama Alice justru memendam perasaan yang begitu mendalam, sampai-sampai senang ini kamu Bian," Kat Dokter Gewa.


"Biasa saja Pa, Bian ga terlalu senang kok. Ah sudah-sudah Abian mau tidur," kata Abian sambil menggaruk-garuk kepalanya.


"Anak itu masih saja gengsian," kata Meira.


"Sudah ayo Ma, kita tidur sudah malam," ajak Dokter Gewa sambil tetap tersenyum melihat kebahagiaan pada puteranya.


Tiba hari yang di tunggu-tunggu oleh Abian, Alice dan keluarga hari pernikahan mereka hari ini yang digelar dengan memakai aula resort tepi pantai pernikahan Abian dan Alice sudah siap seratus persen.


Alice yang sudah berpakaian gaun putih yang anggun dan cantik gerogi sampai-sampai kebelet buang air kecil.


"Lexa,,,, Lexa," teriak Alice yang sudah gelisah menahan ingin buang air kecil.


"Iya kak, kenapa?" tanya Alexa.


"Ayo anterin Kakak ke toilet Duhhh kebelet nih," kata Alice.


"Hah kebelet? Loh tapi kan gaunnya panjang lebar begini gimana caranya?" tanya Alexa dengan bingung.


"Makanya kamu ikut masuk kedalam terus pegangin gaun kakak sama cebokin kakak juga," kata Alice.


"Ih ogah!" kata Alexa.

__ADS_1


"Ayolah Lexa kakak udah engga sanggup tahan nih, bisa-bisa ini gaun putih berubah warna jadi kuning," kata Alice.


"Ya ampun pengantin cewek emang ribet ya, harusnya kakak pakai kain sarung aja gak usah gaun," kata Alexa namun tetap membantu Alice menuju toilet.


Alexa dengan setia memegangi gaun Alice agar tidak basah terkena air pipis, dan membantu Alice menyiramkan air dengan terus ngedumel namun tetap tak meninggalkan Alice di toilet.


"Ahh lega, makasih Lexa sayang kamu memang Ade Kaka yang paling baik," kata Alice.


"Ah sudah-sudah ini pertama dan terakhir kalinya. Nanti aku tidak mau lagi," kesal Alexa.


"Ya ya baiklah," kata Alice yang merasa senang memiliki Alexa disampingnya.


Keluarga Abian sudah datang di aula resort dan bersiap untuk menunggu kedatangan mempelai wanita duduk bersanding dengannya.


Abian terlihat gagah dengan setelan jas berwarna putih, jelas sekali terlihat dari raut wajah Abian dirinya sama sekali tidak terlihat gerogi sedikitpun mungkin karena sudah sangat tidak sabar menikahi Alice membuat Abian terlihat sangat tenang dan berwibawa.


Mempelai wanita yaitu Alice akhirnya hadir dengan didampingi Melodi, dan Alexa diantar menuju kursi untuk duduk bersanding dengan Abian. Sesekali Abian tampak melirik wajah cantik Alice lalu tersenyum tipis.


Sambutan demi sambutan dari MC sudah berjalan lancar kini tiba saatnya untuk ijab kabul dilaksanakan untuk mengesahkan ikatan suci diantara Abian dan Alice, penuh haru dan tangis bahagia dari kedua orang tua mereka Abian berhasil mengucapkan ijab kabul dengan satu kali tarikan nafasnya.


Sudah sah sekarang ini Abian dan Alice tersenyum bahagia, mereka akhirnya melakukan sesi foto dokumentasi dengan keluarga dan para tamu.


Dari kejauhan Alexa melihat Gio tak henti-hentinya memotret dirinya hingga membuat Alexa geram dan akhirnya menghampiri Gio dengan berani.


"Permisi Pak," kata Alexa.


"Hai Alexa, aku senang sekali kamu menghampiri aku. Kamu cantik sekali hari ini Alexa memakai gaun putih seperti mempelai wanitanya," kata Gio dengan tersenyum.


"Apa sejak tadi Pak Gio memotret aku?" tanya Alexa.


"Em itu tidak hanya sesekali saja," kata Gio dengan gugup.


Tak tunggu lama Alexa langsung merebut kamera milik Gio dan dilihatnya semua foto-foto didalam kamera itu adalah foto-foto Alexa bahkan Gio sama sekali tak memotret Alice atau Abian selaku pengantin.

__ADS_1


"Apa-apaan ini Pak Gio?" tanya Alexa dengan kesal.


"Kenapa Alexa? Bagaimana kamu suka kan hasil fotonya cantik sekali," kata Gio.


Alexa lalu mengambil memori card kamera Gio dan mematahkannya dihadapan Gio lalu membuangnya ke lantai dan langsung diinjak oleh Alexa dengan sangat keras, setelah itu dengan wajah masih kesal Alexa pergi berlalu dari hadapan Gio yang masih terdiam sejak tak berkedip melihat wajah Alexa.


Namun sikap Alexa yang mematahkan memori card kamera Gio membuat raut wajah Gio mendadak berubah drastis yang tadinya selalu tersenyum manis pada Alexa kini Gio mengepalkan tangannya dengan tatapan mata menyeramkan terus memperhatikan langkah kaki Alexa yang berlalu pergi dari hadapannya.


"Alexa kamu sangat menggairahkan saat kamu marah seperti tadi, tubuh kamu semakin terlihat sexy Alexa," kata Gio yang berbicara pelan sambil memejamkan matanya seraya membayangkan tubuh Alexa.


Alexa yang masih sangat kesal akhirnya duduk didekat Susan dan Adeline dengan wajah yang masih ditekuk.


"Lexa kamu kenapa kok kaya lagi kesal gitu?" tanya Susan.


"Engga apa-apa kok Kak Susan, cuma lagi kesal aja," kata Alexa yang tak ingin mengingat lagi masalahnya dengan Gio.


Bukannya kapok Gio malah tak takut dengan peringatan Alexa, dari kejauhan saja Gio masih mengajak senyum Alexa membuat Alexa semakin geram dibuatnya.


Visual Abian.



Visual Alice



Visual Alexa



IKLAN.......


Haiii semuanya apa kabar? semoga dalam keadaan sehat semuanya. Aku mau promosi novel terbaru aku judul : Isteri Kedua CEO Muda

__ADS_1


__ADS_2