
Keesokan harinya Meira sedang berada dikedai untuk memberikan arahan pada tiga karyawan baru lainya, seperti biasanya kedai bakmi Meira selalu ramai oleh pelanggan baik itu wisatawan yang berkunjung ke pantai pasir putih ataupun anak-anak SMA dan pegawai-pegawai disekitar situ.
Setelah beres urusan dikedai Meira pun memutuskan untuk istirahat dirumah, didalam kamar masih tersisa satu SIM card baru yang Meira siapkan untuk menelpon Kimmy, Meira pun mengganti SIM card dihandphone nya lalu menelpon Kimmy untuk bicara dengannya.
Kringggg......kring.
Handphone Kimmy berbunyi, Kimmy yang baru saja tiba di terminal untuk menaiki bis jurusan kekota besar mengangkat panggilan telepon dari nomor baru tersebut.
"Ya hallo" jawab Kimmy.
"Kimmy, senang rasanya masih bisa mendengar suara kamu" ucap Meira.
"Wanita sialan" ucap Kimmy mengetahui bahwa itu suara Meira.
"Bagaimana rasanya mencari-cari bukti tentang kelakuan nakal suami kamu, sulitkan? bahkan kemarin itu kamu bukan cuma terlihat seperti orang gila tapi benar-benar terlihat seperti orang bodoh, dan bagaimana rasanya diikat oleh Ibu kamu sendiri diseret dijalanan layaknya seekor sapi" ucap Meira sambil tertawa ringan.
"Wanita licik kamu Meira, liat saja nanti apa yang akan aku lakukan" jawab Kimmy dengan nada tinggi dan nafas menggebu-gebu.
"Sabar donk, ade jangan marah-marah nantinya cepet tua" ucap Meira sambil bernyanyi lagu yang lagi viral diaplikasi itok-tok itu.
"Mau apa lagi kamu menelpon aku hah?" tanya Kimmy.
"Dengar Kimmy, jangan kamu pikir semua isteri yang ada didunia ini wanita lemah, tertindas dan bodoh seperti yang ada dalam pikiran kamu, aku ga akan tinggal diam lagi kalau sampai kamu berani menggoda Gewa atau Alex aku pastikan kamu akan lebih menderita lagi lebih dari saat ini" jawab Meira.
Tuttttt.... tuttttttttt.
Meira pun mematikan teleponnya lalu mengganti kembali dengan SIM card miliknya dan membuang SIM card baru itu kedalam kloset.
Sementara Kimmy merasa tak terima atas hinaan Meira Kimmy mengepalkan tangannya.
"Tunggu saja kamu Meira aku pasti akan mengambil Gewa atau Alex dari tangan kamu dan Melodi, meskipun saat ini aku tidak melanjutkan usahaku untuk menggoda suami kamu dan suami sahabat kamu karena ancaman Mamah, tapi aku pastikan nanti setelah situasi sudah terkendali kembali aku akan hancurkan rumah tangga kamu" ucap Kimmy dalam hatinya.
__ADS_1
Meira akhirnya bisa bernafas lega setidaknya dia sudah cukup memberikan peringatan untuk Kimmy agar tak mengganggu kehidupan nya lagi, Meira pun membuat satu gelas susu dan mengambil beberapa cemilan dari lemari es lalu bersantai sambil menonton televisi.
Melodi dan Neneng pun datang menemui Meira dirumahnya untuk mengajaknya mengobrol.
Tokkk tokkk..tokk.
Meira pun membuka pintu rumah nya, senangnya hari ini Melodi dan Neneng mampir untuk dan menemaninya dirumah.
"Morning bumil" ucap Melodi dan Neneng.
"Hai kalian masuk,, masuk tumben akur berdua-dua?" jawab Meira.
"Iya nih Neneng ngikutin mulu mentang-mentang hari Sabtu jadi dia ga sibuk sama sekolahan nya" ucap Melodi.
"Ihh Mba Mel teh sok atuh ngaku saja teh sama Neneng kalau Mba Mel tuh kangen sama Neneng sampai-sampai nelponin mulu nanyain Neng jam berapa kesini nya, Neng kok lama, Neng kok belum sampe juga si buruan kita mau maen kerumah Meira, meni risihhhh inces teh" ucap Neneng.
"Udah-udah baru juga dipuji akur malah kaya Tom & Jerry lagi" ucap Meira.
"Kalau kata aku mending kita masak-masak sendiri aja Mel nantikan aku, Neneng, Susan, Adel sama tetangga sini juga bantuin masak pasti lebih enak deh" jawab Meira.
"Iya itu bener pisan kata Ci Mei, kita nanti gantian abis bantuin Mba Mel empat bulanan, terus bantuin Ci Mei empat bulanan abis itu tinggal bantuin masak-masak diempat bulanan Neneng aduhh meni endah ini dunia teh" ucap Neneng.
"Ye kamu Neng mau empat bulanan anak siapa entar keder bapaknya yang mana" ucap Melodi.
"Tau tuh Neng kamu kan gebetanya banyak, nanti bapak nya anak kamu yang mana?" tanya Meira.
"Eleuh eleuh kalian berdua teh biarin Neneng mah gebetanya banyak terus hamil keder bapaknya yang mana, tapi kan Neneng mah bisa dipastikan gebetan-gebetan Neneng itu berkualitas alias bukan suami orang kitu" jawab Neneng.
"Nah itu baru bener, ehh Mei aku jadi keinget katanya kemaren si Kimmy nyamperin kamu kerumah terus teriak-teriak kaya orang gila?" tanya Melodi.
"Itu, iya bener Mel" jawab Meira.
__ADS_1
"Kok bisa Mei?" tanya Melodi.
"Biasalah aku kasih sedikit pelajaran untuk dia, jadi dia gak terima terus marah-marah disini" jawab Meira.
"Meni sebel si sundel teh ga tau malu pisan, udah gereget Neneng mah pengen pisan nampol kepalanya pake pentungan mesjid" celetuk Neneng.
"Kamu ngasih pelajaran ke Kimmy memang dia cari gara-gara lagi Mei?" tanya Melodi.
"Gimana ya Mel, emm" jawab Meira dengan ragu.
"Cerita aja si Mei ada apa sebenarnya?" tanya Melodi.
"Sebenarnya si Kimmy berusaha menggoda Gewa dengan mengunjungi klinik dan pura-pura memeriksakan giginya, dan juga" jawab Meira tak sampai selesai bicara Meira menghentikan kata-katanya.
"Dan juga apa Mei?" tanya Melodi.
"Emm dan juga aku memberikan pelajaran sama Kimmy karena kesal dia bukan hanya menggoda Gewa tapi Alex juga" jawab Meira.
"Alex? Alex suami aku Mei?" tanya Melodi sedikit tidak percaya.
"Iya Mel, makanya aku kesel banget sama wanita itu gak puas dia udah merebut Sam dari aku dan sekarang mati-matian berusaha deketin Gewa dan Alex" jawab Meira.
"Engga ini gak mungkin Mei, Alex ga pernah bilang apa-apa sama aku, terus kamu tau darimana Mei?" tanya Melodi semakin penasaran.
"Wah parah ini si, bener-bener harus kita usir itu si sundel dari kota ini" celetuk Neneng.
"Aku nyuruh orang untuk membuntuti Kimmy saat dia keluar rumah Mel, makanya aku tau tapi saat ini orang suruhan aku udah ga bisa lagi aku suruh mata-matain si Kimmy soalnya dia ada kerjaan diluar kota" jawab Meira.
Mendengar kalau Kimmy menggoda suaminya Melodi terlihat sangat syok bahkan mendadak wajahnya sangat pucat terlihat sekali kepanikan dalam diri Melodi.
"Mel, kamu harus tenang aku udah ngasih pelajaran untuk Kimmy dia pasti akan berhenti mengganggu suami kita" ucap Meira.
__ADS_1
"Engga Mei orang kaya Kimmy aku yakin ga punya rasa kapok, dia pasti punya beribu cara untuk bisa mewujudkan tujuannya, Mei makasih ya kamu udah ngasih tau aku, mulai sekarang aku akan sering menemui Alex dirumah sakitnya" ucap Melodi.