Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Ulang tahun Dokter Gewa


__ADS_3

Diklinik tempat Dokter Gewa bekerja dia berharap akan mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dari Meira, namun hingga siang hari Meira tak juga mengucapkan selamat ulang tahun padanya padahal ini ulang tahun pertama Dokter Gewa setelah memiliki isteri tau nya sama aja kaya waktu jomblo anyepp banget tuh hape.


Meira bahkan sangat sulit dihubungi untuk sekedar membalas pesan dari Dokter Gewa saja sangat lama kirim pesan sekarang bales ya dua jam kemudian itupun sangat singkat.


"Apa Meira lupa ya hari ini adalah ulang tahun aku? tapi kan aku suaminya masa iya dia lupa giliran ukuran semp*k aku aja dia inget terus dasar wanita" ucap Dokter Gewa berbicara sendiri.


Setiap ada pasien yang masuk pasti Dokter Gewa berharap itu Meira yang datang untuk memberinya kejutan, tapi lagi dan lagi itu hanya pasien.


"Huhh Mei kamu jahat banget si masa aku ulang tahun kamu engga Dateng kesini jadi ga ada bedanya nih handphone lagi jomblo cuma dapet ucapan ulang tahun dari faceb**k udah nikah dapet ucapan dari face**k juga lama-lama aku nikahin juga nih faceb**k" ucap Dokter Gewa ngedumel sendiri.


Tak lama seseorang datang dan mengetuk pintu ruangan Dokter Gewa, padahal jadwal Pasien berikutnya masih setengah jam lagi, Dokter Gewa benar-benar senang bukan main dia yakin nih kalau yang datang adalah Meira.


Segera Dokter Gewa meniupkan nafasnya dikedua telapak tangannya lalu merapihkan belahan rambutnya, batinnya ketika Meira masuk dan bilang surprise aku harus pura-pura kaget nih.


Tokkk...tokkk.. tokkkk..


"Ehm.. masuk" jawab Dokter Gewa.


"Permisi Dok, pasien yang jadwal nanti sore berhalangan hadir jadi minta atur jadwal ulang" ucap Suster dari klinik.


"Yah kamu, saya kira" celetuk Dokter Gewa.


"Iya saya Dok, dikiranya siapa Dok? Nia Ramadhani ya Dok kan mirip saya" jawab Suster malah becandain Dokter Gewa.

__ADS_1


"Husss husss sana sana saya lagi ga mood becanda nih" ucap Dokter Gewa.


"Yasudah saya permisi kalau begitu" jawab Suster itu.


Suster pun keluar dari ruangan Dokter Gewa, setelah beberapa lama kemudian kembali ada yang mengetuk pintu ruangan Dokter Gewa, membuat harapan untuk kedatangan Meira bangkit kembali batin Dokter Gewa kali ini nih pasti Meira yang datang.


Tokkk... tokkkk.


"Ya masuk" ucap Dokter Gewa.


Beberapa orang suster masuk membawakan kue ulang tahun beserta kado dari semua orang yang bekerja diklinik, mereka pun menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Dokter Gewa.


🎶🎶Happy birthday to you,,, Dokter Gewa


Happy birthday happy birthday happy


Selamat ulang tahun Dokter gigi terbaik dikota ini ucap para Suster, namun expresi Dokter Gewa benar-benar datar senyum pun dipaksakan, Dokter Gewa senang rekan-rekan kerjanya memberikan ucapan tapi Dokter Gewa juga kecewa kenapa Meira wanita yang spesial untuknya bisa sampai lupa begini.


Sore hari karena sudah tidak ada jadwal kedatangan pasien lagi Dokter Gewa pun memutuskan untuk pulang kerumah dengan loyo, karena tidak ada ucapan selamat ulang tahun dari Meira.


Sampailah mobil Dokter Gewa dihalaman rumah segera Dokter Gewa pun hendak masuk kedalam rumah, just info sendal-sendal tamu undangan sudah diamankan hingga tak berserakan didepan rumah ya readers.


Tak lama semua teman-teman Meira dan teman-teman Dokter Gewa dari klinik meniupkan terompet sambil menyanyikan lagu dan bertepuk tangan.

__ADS_1


Surprise Dokter Hebat....


Meira pun berdiri paling depan didekat meja dengan tumpeng besar lengkap dengan bekakak ayam juga lauk lainya.


"Mei sayang aku kira kamu lupa" ucap Dokter Gewa yang mendadak ceria kembali diberi kejutan oleh isteri tercinta nya.


"Mana mungkin aku lupa, selamat ulang tahun ya sayang" jawab Meira sambil menghampiri Dokter Gewa dan memeluk nya.


Melodi dan teman-teman Meira yang lain sampai ikut berkaca-kaca melihat kebahagiaan Meira dan Dokter Gewa hari ini, secara Meira sudah sangat menderita dua tahun kebelakang ini akibat ulah Sam dan Kimmy tapi akhirnya sekarang Meira bisa bahagia dengan laki-laki baik yang tulus mencintainya dan mampu menerima Meira apa adanya.


Dokter Gewa pun mulai berdoa memanjatkan permohonan dihari baik ini, lalu mencium lilin ditumpeng nya, memotong nasi tumpeng itu lalu menyuapi Meira dengan lembut.


Situasi dirumah Meira sangat ramai karena banyaknya orang-orang yang ikut hadir diulang tahun Dokter Gewa ini, untung saja catering nya juga banyak jadi para tamu bisa kebagian semua untuk makan bersama .


Sebagai tambahan Meira menyediakan barbeque dihalaman rumah Meira lengkap dengan daging sapi, ikan mujair dan juga udang, angin pantai pasir putih hari ini pun lumayan kencang seakan mereka ikut merasakan kebahagiaan hari ini.


Mereka pun makan bersama dengan penuh canda tawa, setelah kekenyangan parabtamu pun mengobrol bersama untuk, Meira yang dengan sedikit malu-malu memberikan bingkisan kado besar sekali pada Dokter Gewa sepertinya isi didalam kado Meira adalah Bed cover yang tebal karena kotaknya benar-benar besar.


Dokter Gewa diminta oleh teman-temannya untuk membuka kado dari Meira itu, akhirnya Dokter Gewa mulai membuka kotak besar itu.


Ketika dibuka ternyata isinya kosong, Dokter Gewa pun membuka lembaran kedua kotak itu setelah dibuka isinya juga sama kosong wah ngerjain ini si Meira, tak patah semangat Dokter Gewa kembali membuka lembaran berikutnya tapi masih kosong juga.


"Mei kamu sebenarnya kasih hadiah engga si buat aku?" protes Dokter Gewa.

__ADS_1


"Semangat dong buka lagi itu sayang kan belum selesai" jawab Meira.


Kembali Dokter Gewa membuka lembaran kotak lainnya nihil lagi dibuka lagi kosong lagi dan dibuka terus ehhh ampe kotak terakhir kecil banget palingan juga cuma cukup buat naro tusuk sate berapa biji doang itu.


__ADS_2