Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Lirikan dan senyuman Wanita itu dikedai


__ADS_3

Setelah puas menangis bersamaan dengan derasnya air hujan Meira kini bangkit dan berjanji akan menjadi lebih kuat lagi, berjanji untuk menjadi wanita yang tangguh dan tidak akan pernah kalah oleh selingkuhan suaminya.


Meira mengganti pakaian basahnya dan kembali kekedai seolah-olah dia baik-baik saja.


Waktu jam makan siang semua pelanggan bakmi Ci Mei mulai berdatangan, ternyata Sam pun datang dan memutuskan untuk makan siang dikedai milik isterinya itu.


Meira yang melihat kedatangan Sam, terlihat mengepalkan tangannya menahan kesal apalagi Melodi juga ada disini, namun Meira sekuat hati menenangkan emosinya.


"Mei, aku akan makan siang disini" ucap Sam.


"Kamu tunggu ya aku siapkan" jawab Meira.


"Mei ada yang mau bayar tuh, sini biar aku yang bawain bakmi punya Sam" ucap Melodi.


Meira sangat kesal mendengar Melodi ingin menyiapkan makan siang untuk suaminya.


"Baiklah Mel" singkat Meira dengan wajah menahan kesal.


Tak lama kehebohan dikedai terjadi, apabila bala-bala Adeline and geng nya sampai dikedai, Kimmy dan Gio yang datang dengan bergandengan tangan udah kaya kedai milik berdua aja, termasuk Neneng si jendes manjalita juga akan makan siang dikedai Meira.


"OMG, ada Pak Guru Sam honey bunny ku" goda Adeline dengan ganjennya.


"Heh Adeline, atuh ya kamu tuh seenak nya aja manggil honey bunny ari kamu teh mabok garem apa?" ucap Neneng.


"Idih kenapa si Bu Neneng itu suka banget ngikutin Adel kesini, ganggu aja deh" jawab Adeline.


"Heh Adeline kamu tuh ga insyaf-insyaf atuh ih, mau kamu goda Pak Sam berapa juta kali teh ga akan pernah dilirik kamu teh" ucap Neneng.


"Ye, Ci Mei emangnya Adel ini bukan tipenya Pak Sam honey bunny apa?" tanya Adeline.


"Hmm,, iya Adel kamu masih anak kecil kayanya suami aku ga doyan deh sama anak-anak" jawab Meira tersenyum.


"Tuh dengekeun (dengarkan) Adel" jawab Neneng.


"Ih apanya yang kecil Ci Mei? engga liat ini udah gede gini" jawab Adel sambil membanggakan buah kembarnya.

__ADS_1


Sam yang mendengar percakapan cewek-cewek yang kini dihadapan nya sama sekali tak peduli dan asyik saja makan.


"Lihat atuh yeuh sama kamu bandingin sama punya Neneng kalah jauh, punya kamu mah udah kaya anak TK yang baru numbuh" ucap Neneng.


"Ih buat apa segede itu kalau isinya teh sudah tidak layak konsumsi alias expired udah ga original, atuh bisa-bisa cowok keracunan atau engga nge-play, iya engga guys" ledek Adeline sambil tertawa-tawa.


Yoi,,,,Hahahahhahha...


Teman-teman Adeline menertawakan Neneng, membuat suasana kedai sangat ramai, tiba-tiba Kimmy datang menghampiri Adel.


"Adel udah duduk ayo, kamu bikin rusuh aja" tegor Kimmy.


"Etttt tunggu Kim" ucap Adel sambil melirik kebuah kembar Kimmy yang ternyata jauh lebih besar dari punya Neneng.


"Kim, ternyata punya kamu guedee banget ya kalah Bu Neneng" ucap Adel.


"Mana,,, mana? wah Kim kamu masih kecil aja udah sebesar itu apalagi nanti kalau sudah lulus bisa-bisa nembus baju tuh" Ucap Neneng.


"Ish Neneng kamu tuh guru bukanya ngajarin bener malah bahas-bahas yang begituan" ucap Melodi.


Hahahahhahha....


Sontak anak-anak lain tertawa mendengar pembicaraan yang beginian.


"Heh Susan sembarangan kamu teh, emangnya saya teh sapi yang diperas-peras terus ga dinikahin?" jawab Neneng.


"Ih emang iya, bedanya sama si Adel tuh kalo si Adel gedenya akibat ganjelan" ucap Susan.


Hahahaha....


Semua orang tertawa membicarakan hal itu, suasana kedai Ci Mei memang selalu menjadi sarana untuk saling bercanda dan mengobrol sama-sama.


"Udah udah kasihan tuh Adel sama Neneng pada diketawain terus" ucap Meira.


Akhirnya Adel dan Neneng duduk dikursi makan mereka untuk memakan bakmi yang sudah disajikan oleh Susan dan Melodi, sedangkan Meira tengah menemani Sam makan didekat meja kasirnya.

__ADS_1


"Sam kamu mau tambah?" tanya Meira.


"Ah engga Mei aku sudah kenyang, lagian nanti ada kelas takutnya ngantuk" jawab Sam.


"Yasudah aku bantu Susan dulu untuk hidangkan bakmi kemeja pelanggan ya" ucap Meira.


"Iya Mei" jawab Sam singkat.


Terkadang Meira tak mengerti dengan apa yang terjadi pada Sam, sulit dipercaya Sam yang hanya mau berbicara dan mengobrol dengan Meira tanpa mau menjawab genitan dari Wanita lain dan terkesan sangat cuek dengan Wanita lain yang menggoda nya setiap hari, kenapa bisa mempunyai selingkuhan? aneh sekali bukan? bahkan ketika Wanita lain menggodanya dengan membicarakan buah kembar mereka didepan Sam, Sam sama sekali tidak peduli, menengok pun tidak.


Sementara Meira tengah sibuk menghidangkan bakmi ke meja-meja pelanggan, Sam yang tau sejak tadi bahwa selingkuhan nya juga ikut makan disini mulai menatap Wanita itu.


Wanita itupun sesekali membalas tatapan mata Sam, Sam pun tersenyum manis begitu juga dengan Wanita itu tersenyum bahagia saat Sam sesekali memberikan kode.


Momen sibuk Meira dikedai benar-benar dimanfaatkan Sam untuk bermain mata dengan pujaan hatinya, Sam yang sesekali mengedip-ngedipkan matanya membuat Wanita itu tersipu malu lalu tersenyum.


Meira sama sekali tak menyadari itu semua, dia kini tengah sibuk dan tak sempat mengawasi Sam, padahal bila Meira sesekali menengok kearah Sam dia pasti saat ini akan tahu siapa sebenarnya sosok Wanita selingkuhan Sam yang selama ini dicarinya.


Sementara dimeja pojok Gio dan Kimmy tengah asyik memakan bakmi dan mengobrol sesekali, ya mereka memang pasangan yang sama sekali tidak rusuh seperti Adeline.


"Kim nanti pulang sekolah aku mau tanding futsal, kamu mau ikut?" tanya Gio.


"Sepertinya aku tidak bisa Gi, nilai aku anjlok akhir-akhir ini dan aku harus lebih giat lagi belajar, kalau tidak beasiswa ku bisa dicabut nanti" jawab Kimmy.


"Kamu benar-benar gadis cantik yang paket lengkap ya Kim, udah pinter, rajin, paling cantik se kota ini pula" gombal Gio.


"Berarti kalau dikota lain aku tidak paling cantik ya Gi?" tanya Kimmy dengan tersenyum.


"Eh salah, paling cantik didunia dialam lain juga deh Kim" gombal Gio.


Kimmy pun tersipu malu dan melemparkan senyuman manisnya.


Sementara itu Meira tengah diam-diam membuat rencana untuk besok membuntuti Melodi, Meira yakin laki-laki yang dimaksud Melodi adalah Sam.


Kali ini Meira tidak boleh gagal lagi, Meira akan pastikan kali ini dia akan temukan Wanita jala*g itu, tak peduli jika selingkuhan itu benar Melodi maka Meira akan tetap menyeretnya dijalanan, benak Meira tengah dipenuhi amarah yang menggebu-gebu rasanya tangan Meira sudah tak sabar untuk menjambak rambut Wanita jala"g itu.

__ADS_1


__ADS_2