Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Dokter Alex ayah kandung Alexa


__ADS_3

Keesokan harinya pagi-pagi sekali Dokter Alex sudah pergi menuju rumah sakit untuk memeriksakan kesehatannya saat ini. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan Dokter pun menjelaskan perihal keadaan Dokter Alex saat ini.


"Dokter Alex, ini hasil pemeriksaannya sudah keluar," kata Dokter.


"Dokter tidak usah panggil saya Dokter Alex panggil saja saya nama saya, karena saya bukan Dokter lagi kan saat ini," kata Dokter Alex dengan perasaan sedih.


"Oh baiklah Pak Alex saya jelaskan terlebih dahulu ya tentang kadar gula darah Pak Alex yang sangat tinggi serta kolestrol Pak Alex yang juga tinggi adalah pemicu belakangan ini Anda mengalami sakit kepala yang hebat dan kabar buruk lainya," ungkap Dokter.


"Kabar buruk lainnya? Apa jangan-jangan? Engga, engga mungkin ini gejala Retinopatik Diabetik kan Dok?" tanya Dokter Alex.


"Anda benar Pak Alex semua keluhan yang Anda rasakan karena Pa Alex telah terkena komplikasi diabetes pada mata yaitu: diabetic retinopathy. Jika gula darah Pak Alex terus tinggi seperti ini lama kelamaan bisa membuat pembuluh darah pada retina mata pecah dan ini sangat fatal Anda tau sendiri kan Pak?" kata Dokter.


"Iya saya tau saya bisa buta permanen, tapi Anda bisa meresepkan obat-obatan untuk menurunkan kadar gula darah saya. Tolong tuliskan semua obat-obatannya. Saya tidak mau buta! Saya tidak mungkin buta permanen," kata Dokter Alex dengan wajah ketar-ketir.


"Tenang Pak Alex Anda tidak boleh terlalu stres saat ini Anda harus benar-benar fokus menjaga kesehatan Anda dengan mengontrol pola makan Anda dan rajin berolahraga. Saya akan berikan obat untuk menurunkan kadar gula Anda tolong diminum jangan sampai Anda abai!" kata Dokter.


Setelah menerima catatan resep obat yang begitu banyak Dokter Alex sangat stres mengingat kondisinya saat ini. Dokter Alex membayangkan bagaimana jika sewaktu-waktu pendarahan terjadi di retina matanya bisa-bisa Dokter Alex tidak akan lagi bisa melihat hanya kegelapan yang akan ia rasakan.


Tak lama Meira, Melodi, Alice, Alexa, Sam, dan Neneng sampai di rumah sakit untuk mengambil hasil tes DNA itu mereka semua melihat Dokter Alex sedang duduk bersandar ketembok dengan wajah pucat dan tatapan mata yang kosong dirinya tak lagi memikirkan hasil tes DNA itu tapi memikirkan nasib penglihatannya yang bisa sewaktu-waktu menjadi buta.


Sedikit informasi bahwa penyakit Diabetes ini kebanyakan faktor keturunan karena memang orang tua Dokter Alex memang penderita Diabetes dan merambat ke penyakit jantung bahkan bisa jadi stroke dan kehilangan penglihatan. Atau disebutnya komplikasi Diabetes.


"Dokter Alex apa hasil tes DNA sudah Anda ambil?" tanya Sam.


Dokter Alex hanya menggelengkan kepalanya saja.


"Papah kenapa?" tanya Alice yang sedikit merasa khawatir.

__ADS_1


"Alice sini duduk, nak!" kata Dokter Alex.


Sementara itu Sam dan Alexa pergi menemui Dokter yang menangani bagian tes DNA kemarin untuk mengambil hasil tesnya.


"Ada apa Pah?" tanya Alice.


"Alice, sebaiknya kamu menjauh dari Papah kamu jangan terlalu deket Mamah ngeri kamu ketularan sifat jeleknya dia," ketus Melodi.


"Mah udah dong biarin Papah bicara dulu," kata Alice.


"Mel kamu kenapa tega sekali sama aku si? Alice kamu dengarkan Papah ya nak. Sekarang ini Papah tinggal di kontrakan kecil sangat pengap sekali Papah benar-benar menderita nak! Tolong berikan uang untuk Papah membeli rumah yang bagus ya nak!" kata Dokter Alex.


"Kamu gila banget ya Lex. Ngapain kamu minta uang sama Alice? Denger ya itu tabungan untuk masa depan Alice!" bentak Melodi.


Belum selesai Dokter Alex menjawab perkataan Melodi. Sam dan Alexa datang dengan membawa satu buah amplop ditangan Sam.


"Sam itu hasil tes DNAnya?" tanya Meira.


Alexa sudah merasa ketakutan dengan hasilnya bagaimana kalau sampai tes DNA menunjukkan bahwa laki-laki yang sudah membeli keperawanan nya itu adalah ayah kandungnya sendiri.


Sam pun perlahan membuka hasil tes DNA itu dan membacakan hasilnya bahwa 99% cocok bahwa Dokter Alex adalah ayah biologis Alexa.


Mendengar itu tubuh Alexa langsung roboh syok berat dirasakan Alexa hingga membuatnya menangis histeris begitu juga Dokter Alex yang sudah sangat terbebani oleh penyakit seriusnya kita harus mendapatkan kenyataan bahwa gadis yang ia beli keperawanannya adalah anak kandungnya sendiri.


Sesal kini dirasakan oleh Dokter Alex tidak tau lagi harus bagaimana bahkan untuk menatap wajah Alexa saja Dokter Alex merasa sangat hina namun melihat Alexa menangis histeris dihadapannya Dokter Alex berusaha merangkak dan meminta maaf pada anak keduanya itu dengan disertai tangisan Dokter Alex berusaha mengeluarkan kata maaf pada Alexa.


"A-aku minta maaf," kata Dokter Alex.

__ADS_1


Namun Alexa sama sekali tak mau didekati oleh Dokter Alex dan malah mendorongnya agar menjauhinya.


Hikzzzzz...hikzzzzzzzzzzzzzzzz.


Sam tak kuasa lagi melihat keadaan Alexa saat ini, Alice berusaha memeluk Alexa hingga membuat Alexa menangis dalam dekapan Alice.


Melodi mendorong Dokter Alex untuk pergi menjauh dari sini. Meira dan Neneng tak kuasa menahan air matanya melihat betapa depresinya Alexa saat ini.


Dokter Alex terus berusaha meraih Alexa untuk meminta maaf atas kesalahannya yang sangat fatal ini namun Alexa dengan gemetar dan terus menangis histeris berteriak-riak.


"Pergi!!!!!!!! Aku tidak ingin melihatnya lagi. Papa, kak Alice aku benci manusia itu aku benci!" teriak Alexa yang terus menangis.


"Pergi!" usir Sam.


"Pak Sam tolong, tolong izinkan saya untuk meminta maaf pada Alexa," kata Dokter Alex dengan suara seraknya akibat menangis hingga berteriak menerima kenyataan pahit ini.


"Kamu bilang minta maaf?" kata Sam yang langsung menarik kerah baju Dokter Alex.


"Ini bukan salah saya, sungguh saya tidak tahu kalau gadis itu adalah anak saya!" hikzzzzz,,,, hikkzzzz kata Dokter Alex.


"Kurang ajar! Kamu bilang ini bukan salah kamu? Kamu sudah menelantarkannya bahkan sejak dia masih dalam kandungan, Dokter Alex bahkan Anda tidak pernah sekalipun mencari Alexa. Sejak kecil dia sudah sangat menderita dan bisa-bisanya kamu mengambil mahkota anak kamu sendiri," bentak Sam.


"Pak Sam gadis itu sendiri yang berniat menjual keperawanannya. Saya berani sumpah saya tidak tahu kalau Alexa adalah anak saya," kata Dokter Alex.


"Tidak usah banyak bicara lagi, memohon lah ampunan pada Tuhan karena kamu adalah laki-laki be*jad dosa-dosa kamu tidak akan pernah termaafkan Dokter Alex," kata Sam.


Sementara Alexa masih tak bisa bangkit dari lantai karena lemas akibat menangis dan dadanya yang terasa sesak saat ini.

__ADS_1


"Pah, Alice mohon Papah pergi dulu dari sini dan nanti ketika Alexa sudah tenang Papah harus segera kembali meminta maaf dan menyesali semua perbuatan Papah!" kata Alice.


"Iya nak kamu jangan khawatir Papah pasti akan kembali dan meminta maaf sama Alexa. Tapi Alice bagaimana dengan permintaan Papah tadi apa kamu bisa berikan uang untuk Papah sekarang?" tanya Dokter Alex sambil menyeka air matanya dan sudah berhenti menangis.


__ADS_2