Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Kimmy menuju rumah Meira


__ADS_3

"Mah, aku harus pulang dulu kerumah kita,l ada beberapa barang yang harus aku ambil" ucap Kimmy.


"Kimmy apa barang-barang lebih penting dari nyawa suami kamu ini? lihat dia Kim dia bisa sewaktu-waktu mati apa kamu tidak peduli?" tanya Ibunya.


"Mah sudahlah lagipula percuma aku disini tidak ada pengaruh nya sama sekali untuk Sam" jawab Kimmy.


"Kamu benar-benar membuat Mamah muak Kim, kalau sampai kamu berbuat masalah lagu Mamah akan seret kamu ke psikiater, Mamah tidak main-main Kim" ucap Ibunya.


"Mah yang harusnya dibawa ke psikiater itu Meira bukan aku" jawab Kimmy sembari langsung meninggalkan ruangan pasien.


Kimmy pun menempuh perjalanan untuk menemui Dokter Gewa dan membalas semua perbuatan Meira padanya, Ibunya yang melihat gelagat anaknya tidak beres segera menyusul Kimmy dan membiarkan Sam sendiri dengan masa kritisnya.


Sore hari Kimmy sampai dirumahnya, dia menyempatkan diri untuk mandi lalu mengganti pakaian dengan pakaian sexy yang menampilkan lekuk tubuhnya, kemudian dia juga berdandan maximal lalu menata rambut panjang pirangnnya.


Kimmy pun berkaca dan tersenyum pada cermin


"Nah begini kan cantik, untuk menemui calon imam impian memang harus tampil semaximal mungkin kan" ucap Kimmy.


Segera dia keluar dari rumah untuk berjalan kaki kerumah Meira, dijalan orang-orang yang melihat Kimmy berdandan fresh bahkan masih bisa tersenyum disaa Sam sedang dirumah sakit merasa keheranan dan mulai bergosip.


"Eh Bu ibu liat nih si sundel kok suaminya sekarat bisa-bisanya dia dandan sexy begitu, mana senyum-senyum gibas-gibasin rambutnya segala lagi" celetuk salah satu ibu-ibu dipinggir jalan.


"Iya ih udah harus diperiksakan tuh kejiwaannya, masa suami sendiri lagi begitu dia kaya senang banget dan ngapain coba masih berkeliaran disini bukanya nungguin suaminya dirumah sakit" jawab salah seorang ibu-ibu.

__ADS_1


Merasa dirinya terus menerus dibicarakan Kimmy pun menghampiri Ibu-ibu itu lalu mendekat dan berbicara pelan.


"Daripada kalian mengurusi aku, lebih baik urus diri kalian sendiri dasar ibu-ibu dekil kumel, pantes jika kalian diselingkuhin suami kalian" celetuk Kimmy.


Tak terima dengan perkataan Kimmy ibu-ibu pun menyerang Kimmy, ada yang menarik rambutnya, menarik kupingnya dan ada yang menyentil dahinya.


Aaaaaaa....teriak Kimmy.


"Pergi kaki sundel berani kamu bicara begitu, akan kami tarik tuh kuping kamu sampai putus" ucap ibu-ibu itu.


Kimmy pun segera pergi meninggalkan ibu-ibu tadi, dengan wajah kesal terus melangkahkan kakinya menuju rumah Meira.


Sementara didalam rumah, Meira tengah memasak untuk makan malam Dokter Gewa pun baru saja pulang langsung menghampiri Meira kedapur lalu memeluk Meira dari belakang.


"Ahh kamu meluk-meluk gini pasti ada maunya nih" ledek Meira.


"Iya tapi pelan-pelan ya sayang takut Gewa junior nantinya terguncang ih" jawab Meira.


"Justru Gewa junior senang sayang Papahnya rajin nengokkin dia didalam sini" jawab Dokter Gewa sambil memegangi perut Meira.


"Itu si bisa-bisanya kamu aja, kok tumben sore begini kamu udah pulanalg sayang?" tanya Meira.


"Iya dong aku majukan semua jadwal pasien mulai sekarang, biar aku bisa dari sore menemani kamu dirumah" jawab Dokter Gewa sambil menciumi leher Meira.

__ADS_1


"Ih Ge geli tau, udah duduk sana" ucap Meira merasa kegelian dengan kecup* an- kecup* an yang mendarat dilehernya.


"Tapi aku udah engga sabar sayang boleh lah pemanasan nya dari sekarang" jawab Dokter Gewa yang masih terus memeluk erat Meira dari belakang sambil melayangkan kecup* an-kecup* an nakalnya yang semakin menjadi.


"Sabar sayang sekarang kamu duduk dulu biar aku bikinin teh untuk kamu, ok!" ucap Meira.


"Iya deh iya" jawab Dokter Gewa yang duduk dimeja makan menunggu teh hangat yang akan disajikan Meira.


Ibunya Kimmy yang menyusul Kimmy baru tiba dirumahnya, namun dia tak mendapati Kimmy.


"Kemana perginya anak ini, semoga saja dia ga melakukan hal aneh-aneh" ucap Ibunya Kimmy.


Ibunya pun mencari keluar rumah dan bertanya pada tetangga didekat rumahnya.


"Bu permisi, apa ibu melihat Kimmy?" tanya Ibunya.


"Eh Bu nasehatin dong itu anaknya gila aja tadi dia pake baju ketat begitu ditambah pas ada suami saya diluar dia pura-pura menggaruk-garuk roknya sampe roknya ngangkat tau ga, saya udah bener jijik banget lihat anak situ" celetuk salah satu ibu-ibu tetangga rumah.


"Saya minta maaf banget Bu, saya berjanji setelah ini saya akan mengobati anak saya, mohon dimaklumi ya Bu" jawab Ibunya Kimmy.


"Saya kalau engga Mandang situ, udah saya siram Aer panas tadi tuh si Kimmy" jawab Ibu-ibu tetangga.


"Sekali lagi maafkan anak saya ya Bu" ucap Ibunya Kimmy sembari kedua bola matanya mulai terlihat menampung air mata yang ditahannya agar tidak menetes.

__ADS_1


"Yasudah, noh susulin si Kimmy tadi saya lihat kearah sana" ucap ibu-ibu tetangga rumah sambil menunjukkan jalan yang Kimmy lewati.


Kimmy menghentikan langkahnya ketika dia melihat kearah samping yaitu rumah Melodi, dia melirik-lirik berharap melihat Dokter Alex tapi sepertinya rumah Melodi sedang kosong, dia pun melanjutkan perjalanan nya menuju rumah Meira.


__ADS_2