Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Membuntuti Sam


__ADS_3

Setelah mandi Meira dan Sam makan malam bersama, Sam memasak banyak hidangan makan malam untuk Meira, sebenarnya Sam laki-laki baik dan pengertian bahkan dulu sangat menyayangi Meira, entah kenapa Sam menjadi seperti ini.


"Mei besok aku diminta oleh Kepala Sekolah untuk menghadiri seminar kekota besar lagi" ucap Sam dengan tenangnya membodohi Meira.


"Ya tentu apa aku perlu menemani kamu kekota Sam?" jawab Meira.


"Ah tidak usah Mei aku ga apa-apa lagian kasian Susan kalau weekend kan kedai ramai" ucap Sam.


"Baiklah nanti aku akan kemasi barang-barang kamu Sam, supaya kamu bisa menikmati seminar kamu" jawab Meira sekuat tenaga menahan amarahnya.


Setelah selesai makan malam Meira dan Sam memutuskan untuk kekamar.


"Lebih baik nanti-nanti saja aku geledah mobil Sam sepertinya setelah kejadian kemarin Sam akan lebih menjaga kunci mobilnya" dalam hati Meira.


"Mei aku tidur duluan ya besok takut kesiangan soalnya" ucap Sam.


"Yasudah" jawab Meira singkat.


Meira mengirim pesan pada Susan bahwa besok Sabtu dan Minggu kedai akan ditutup, Meira ga mau Susan bekerja keras sendirian dikedai miliknya karena Meira akan membuntuti Sam besok pagi.


Meira pun memesan jasa sewa mobil dan pagi-pagi sekali Meira akan bertransaksi didepan rumahnya dengan pemilik rental, Sam tak akan curiga bahwa Meira menyewa mobil sebab dilingkungan sini sering orang memarkirkan mobilnya dipinggir jalan.


Matahari pagi belum muncul tapi jasa rental sudah mengirim pesan dia telah sampai didepan rumah Meira, dengan langkah kaki yang sangat hati-hati Meira keluar rumah untuk membayar sewa mobilnya lalu masuk kembali kedalam rumah dan seperti biasa menyiapkan sarapan untuk Sam.


Sarapan sudah siap Sam baru terbangun dari tidurnya, Meira menunggu Sam untuk sarapan dan tak lama Sam pun duduk dimeja makan.


"Pagi Mei" sapa Sam dengan wajah cerianya.


Ya iyalah ceria mau mantap-mantap ye kan sama selingkuhan nya.


Lanjut..


"Pagi Sam, wah kamu ceria banget Sam hari ini" ucap Meira.

__ADS_1


"Aku memang selalu ceria Mei apalagi kalau setiap hari aku bersama kamu" jawab Sam dengan senyum misteriusnya.


"Oh ya, kamu habiskan sarapannya ya biar kamu semakin kuat" sindir Meira.


Seketika Sam yang tengah minum pun batuk-batuk mendengar ucapan Meira.


Uhukk,,, Uhukkk uhukkkk


"Astaga Sam kenapa kok batuk, kamu tersinggung karena aku bilang kamu harus makan banyak agar kuat? iya aku tau kamu kan sudah kuat Sam, aku hanya bercanda kok" ucap Meira tersenyum.


"Mei kamu pagi-pagi sudah bahas kuat kaya aku mau ngapain aja" jawab Sam.


Dalam hati Meira berkata.


"Dasar lelaki badji*gan, bukankah ucapan ku itu benar kamu memang harus kuat agar bisa memuaskan selingkuhan mu itu".


Sam dan Meira selesai sarapan Sam pun berpamitan untuk segera pergi, Meira mengantar Sam menuju mobilnya bukan tanpa maksud Meira sudah memegang kunci mobil sewaannya agar ketika Sam tancap gas Meira bisa bergegas menuju mobil sewaannya.


Sam sudah melajukan mobilnya berlalu dari pandangan Meira, segera Meira menuju mobil sewaannya dan menjalankan mobilnya untuk membuntuti mobil Sam, Meira memberikan jarak yang lumayan jauh.


Meira yang fokus dengan mobil Sam tak melihat ada tukang sayur yang melintas didepan mobilnya, lalu.


Braghtttt.. braghtttt..


Aduhh,,,aduhh.


Mobil Meira menabrak tukang sayur itu, Meira pun panik dan segera keluar dari mobilnya menolong tukang sayur itu.


"Aduh Pak maaf banget saya benar-benar tidak sengaja, saya akan bawa Bapak kerumah sakit dan ganti rugi sayur yang rusak" ucap Meira.


"Iya mba, aduhhh" tukang sayur meringis kesakitan.


Meira pun membawa tukang sayur itu keklinik terdekat untuk segera diperiksa dan diobati lukanya, beruntung tukang sayur itu tidak mengalami cidera yang cukup parah, Meira pun membayar biaya pengobatan tukang sayur itu serta mengganti rugi sayuran nya yang rusak.

__ADS_1


Meira mengantar tukang sayur kerumahnya dan segera berpamitan setelah meminta maaf kepada pihak keluarganya.


Meira sudah tidak mungkin lagi mengejar mobil Sam karena sudah tertinggal jauh, Meira kehilangan jejak Sam dan mulai kebingungan harus bagaimana.


Akhirnya Meira memutuskan untuk pergi kehotel kemarin yang dia datangi, Meira berharap Sam dan selingkuhan nya segera tertangkap basah hari ini.


Dengan kecepatan tinggi Meira melajukan mobilnya, setelah beberapa jam perjalanan sampailah Meira dihotel tersebut, resepsionis kemarin mengenali Meira.


"Mba Meira kesini lagi?" tanya resepsionis hotel.


"Iya mba, apa suami saya kesini lagi hari ini?" tanya Meira.


Jantung Meira berdebar tak karuan antara senang akan segera membongkar perselingkuhan Sam tapi juga Meira takut menghadapi perselingkuhan Sam ini.


"Atas nama Pak Sam ya mba? sebentar saya pastikan dulu tapi dari pagi saya belum melihat si laki-laki yang sama seperti dicctv kemarin" ucap resepsionis itu.


"Iya tapi hari ini suami saya dan selingkuhannya ke kota lagi mba, saya yakin dia menginap dihotel lagi" jawab Meira.


"Tidak ada mba Meira" ucap resepsionis itu.


"Coba dicek lagi mba" pinta Meira.


"Iya coba saya cek kembali ya" ucap resepsionis itu.


"Gimana mba ada?" Meira makin penasaran.


"Maaf mba Meira tapi benar tidak ada yang check-in atas nama Sam disini, mungkin suami mba sering pindah-pindah hotel mba!" ucap resepsionis itu.


"Begitu ya, yasudah terimakasih banyak ya mba" ucap Meira.


Dengan berat hati Meira kembali didalam mobil, Meira menangis sejadi-jadinya, perasaan marah, sedih, penyesalan semua menjadi satu saat ini. Andaikan tadi Meira tidak menabrak orang pasti saat ini Meira sudah mengetahui siapa Wanita yang jadi selingkuhan suaminya itu.


Meira harus terima kenyataan bahwa saat ini suaminya sedang memadu kasih dengan Wanita lain, Meira berusaha tetap tegar namun hati Wanita mana yang sanggup ketika berada diposisi Meira saat ini, sekuat-kuatnya Wanita pasti akan rapuh juga apabila suami yang sangat dibanggakan nya dan sangat dicintainya tega berselingkuh selama bertahun-tahun darinya dan Meira terlambat mengetahui ini semua.

__ADS_1


Meira memutuskan untuk kembali pulang kerumahnya, dan menguatkan hatinya kembali, Meira tak putus asa suatu hari nanti Meira pasti akan temukan Wanita itu dan akan menghancurkan hidup Wanita itu, sama halnya yang dilakukan Wanita itu terhadap Meira yang tega menghancurkan pernikahan Meira dan juga menghancurkan hati Meira.


Ditempat berbeda Sam dan Wanita itu tengah makan siang disalah satu cafe dikota besar, mereka tertawa berbahagia layaknya 2 sejoli yang sedang berpacaran, saling berpegangan tangan tanpa ada satu orangpun yang bisa mengganggu mereka.


__ADS_2