Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Pernikahan Meira dan Dokter Gewa


__ADS_3

Meski sedikit resah Meira, Melodi, Neneng, Susan dan Adeline berharap Kimmy benar-benar sudah taubat dan serius menjalani pernikahannya dengan Sam.


Satu Bulan Kemudian...


Pernikahan Dokter Gewa dan Meira yang dilaksanakan secara outdoor dipinggir pantai pasir putih dengan nuansa serba putih berkonsep Garden Party menyatukan taman bunga mawar putih dengan hembusan angin disepanjang pesisir pantai serta deburan ombak menjadi satu dalam keindahan.


Meira mengenakan gaun berwarna putih memakai riasan wajah soft pink dengan rambut yang disanggul dan memakai mahkota yang terbuat dari bunga mawar putih sehingga membuat aura kecantikan Meira terpancar sempurna.


Sedangkan Dokter Gewa memakai stelan kemeja serba putih dipadukan dengan dasi berwarna abu muda sangat cocok dengan kesan rapi yang selama ini melekat pada style sehari-hari Dokter Gewa.


Para tamu undangan pun kompak memakai pakaian serba putih, hampir semua warga datang untuk menyaksikan pernikahan mewah Meira dan Dokter Gewa ini, mereka sangat menanti pernikahan Meira kali ini karena mereka ingin melihat Meira bahagia terlepas dari masalah yang kemarin menimpa Meira.


Terkecuali Sam dan Kimmy mereka tidak mendapat undangan dari Meira, namun dengan percaya dirinya Kimmy sudah berpakaian rapi dan juga berdandan cantik untuk mengajak Sam pergi ke acara pernikahan Meira dan Dokter Gewa.


"Sam kok kamu belum siap-siap si?" tanya Kimmy.


"Maksud kamu siap-siap buat apa Kim?" tanya Sam.


"Aku yakin kamu tau hari ini pernikahan Meira dan Dokter Gewa" jawab Kimmy.


"Ya terus? nyatanya kita engga diundang kan?" tanya Sam.


"Omong kosong, kamu ga mau datang karena memang tidak diundang atau kamu cemburu menyaksikan Meira menikah dengan pria lain?" ucap Kimmy.


"Jaga ucapan kamu Kim, pokoknya aku gak mau kita hadir disana" jawab Sam.


"Ayolah Sam" ajak Kimmy.


"Cukup Kim jangan lagi kita buat masalah, sekarang semuanya sudah mulai membaik aku harap kamu tidak mengusik Meira lagi" ucap Sam.

__ADS_1


"Oke baiklah, kita tidak perlu hadir disana" jawab Kimmy.


"Lagi pula apa enaknya bertemu dikeramaian seperti itu, lebih bagus jika bertemu hanya kita berdua saja bukan begitu Dokter Gewa?" ucap Kimmy dalam hatinya.


Acara pernikahan pun segera dimulai, kedua mempelai sudah duduk didepan penghulu bersiap untuk meresmikan ikatan cinta diantara keduanya, akhirnya semua tamu undangan bersorak "SAH".


Dokter Gewa dan Meira tak henti-hentinya menebar senyuman manis diantara keduanya terpancar jelas kebahagiaan yang mereka rasakan, para tamu pun tak henti-hentinya memberikan kata selamat untuk keduanya.


Malam hari pesta pernikahan Meira dan Dokter Gewa baru usai, Meira pun pulang kerumahnya bersama Dokter Gewa.


"Mei kamu betah ya tinggal disini?" tanya Dokter Gewa.


"Iya Dok, sangat betah" jawab Meira.


"Kok masih manggil Dok? aku kan suami kamu sekarang Mei panggil saja nama atau sayang atau baby apapun itulah terserah kamu" ucap Dokter Gewa yang meledek Meira.


Hahahaha...


"Aku panggil nama saja lah" jawab Meira.


"Iya yasudah, oh ya Mei kamu ga mau kita pindah kerumah aku?" tanya Dokter Gewa.


"Aku juga maunya gitu, tapi kedai bakmi kan disini kalau kita tinggal dirumah kamu itu artinya aku harus jauh dari kedai ini" jawab Meira.


"Yasudah biar aku yang pindah kesini, nanti rumah aku sewa orang saja untuk sesekali membersihkan nya" ucap Dokter Gewa.


"Gimana kalau setiap Minggu aku tutup kedai bakmi dan kita tinggal dirumah kamu?" tanya Meira.


"Oke kalau itu mau kamu, apa pun mau kamu aku pasti kabulkan" jawab Dokter Gewa tersenyum manis.

__ADS_1


"Akupun begitu apapun mau kamu aku pasti kabulkan, kamu mau apa Ge?" tanya Meira.


"Aku mau memiliki kamu seutuhnya malam ini dan seterusnya" jawab Dokter Gewa dengan tatapan penuh gairah.


Meira pun tersenyum tak menunggu lama Dokter Gewa memangku tubuh Meira kedalam kamarnya dan menidurkan nya, Dokter Gewa yang sudah berada diatas tubuh Meira segera mencium bibir mungil Meira lalu ********** penuh gairah, satu persatu Dokter Gewa melucuti pakaian Meira.


Meira yang sudah merasakan sentuhan-sentuhan nakal Dokter Gewa tak bisa menyembunyikan suara-suara lenguhannya.


"Ge..... ahh"


Mendengar lenguhan-lenguhan Meira Dokter Gewa sudah semakin tak sabar ingin menumpahkan rasa cintanya malam ini pada Meira, perlahan Dokter Gewa mengecup-ngecup dagu Meira kemudian turun kearea lehernya disana Dokter Gewa bermain cukup lama hingga menimbulkan tanda kemerahan dileher Meira, semakin turun kecupan-kecup*n Dokter Gewa hingga sampailah digunung Meira.


Dengan lembur Dokter Gewa mengecup secara bergantian gunung Meira membuat tubuh Meira semakin tak kuasa menahan gejolak untuk merasakan lebih dari permainan ini, setelah puas dengan gunung Meira, Dokter Gewa mulai mengeluarkan senjata nya.


Dan akhirnya senjata itu tertanam disana, Meira mencengkram kuat-kuat sprei dikasurnya itu, sebagai tanda bahwa Meira benar-benar merasakan kedahsyatan senjata Dokter Gewa, dengan lembut Dokter Gewa sangat halus memainkan permainan ini.


Semakin lama hasrat bir*hi Dokter Gewa semakin memuncak hingga dia bermain sangat cepat membuat Meira menggigit bibir bagian bawahnya agar tak menimbulkan suara-suara sendunya namun apalah daya permainan Dokter Gewa yang semakin kencang membuat Meira tak kuasa menahan nya.


"Ahhhh Ge..."


Suara Meira semakin terdengar nyari membuat Dokter Gewa makin mempercepat lagi permainannya dan akhirnya sampai.


Meira dan Dokter Gewa melewati malam pertama mereka dengan puas, Dokter Gewa mengecup kening Meira yang menandakan dia sangat berterima kasih atas malam ini.


Mereka pun tidur dalam dekapan satu sama lainnya, perlakuan manis Dokter Gewa membuat Meira benar-benar jatuh cinta kepadanya.


Dokter Gewa cuti dari kliniknya dan pergi honeymoon dengan Meira kekota besar, mereka pergi ke pusat wahana-wahana terkenal disana, berbelanja, jalan-jalan keberbagai tempat wisata dikota besar.


Meira sangat bahagia kini dia berada dengan laki-laki yang benar-benar memberikan kebahagiaan padanya bukan hanya dari segi materi yang jauh lebih berkecukupan dibandingkan Sam, melainkan juga dari perhatian dan kasih sayang yang begitu lembut dari Dokter Gewa.

__ADS_1


__ADS_2