Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Sam sakit serius


__ADS_3

Sampai dirumah Kimmy buru-buru masuk kerumah dan mengunci pintu, didalam rumah rupanya Sam pulang dari kota besar karena ada masalah.


"Kim kamu darimana?" tanya Sam.


"Kamu kok udah ada dirumah si Sam?" tanya Kimmy.


"Aku tadi pagi pingsan dikantor" jawab Sam.


"Stop stop nanti aja ceritanya karena aku mau mandi, badan aku sekarang bau banget gara-gara orang gila itu" ucap Kimmy.


Melihatnya respon Kimmy yang tampak cuek tanpa tau apa yang sudah menimpa Sam sehingga dia pulang dari kota besar, tapi Kimmy sama sekali tidak peduli akan hal itu, Sam pun keluar dari rumah kakinya terus melangkah hingga sampailah dia didepan kedai bakmi Meira.


Sam pun masuk kedalam kedai dan melihat Meira tengah mengobrol dengan Susan, Neneng, dan Aldeline sementara pelanggan dikedai sudah mulai sepi karena sudah sore.


"Mei" sapa Sam dengan wajah pucat.


"Sam, ada apa?" tanya Meira.


"Ih Edwards Cullen apa ini teh Pak Sam pucat kaya vampire" ucap Neneng.


Sam pun mendekat menghampiri Meira, kemudian meneteskan air matanya.


"Mei aku minta maaf sama kamu, aku memang laki-laki sangat bodoh sudah menyia-nyiakan kamu" ucap Sam sambil terus menangis.


"Tunggu Sam ini ada apa kenapa tiba-tiba kamu meminta maaf kan kamu sudah minta maaf sama aku" jawab Meira.


"Aku sangat menyesal menikah dengan Kimmy, aku menyesal rumah tangga kita hancur seperti ini" ucap Sam.


"Sok tenang dulu atuh Pak Sam bicara yang tenang jangan nangis dulu keder Neneng dengerin nya" ucap Neneng.


"Mei tadi pagi aku pingsan dikantor, lalu aku dibawa kerumah sakit oleh teman kerja aku dan setelah diperiksa ada tumor jinak diselaput pembungkus otak aku" jawab Sam.


"Astaga kok bisa Sam, terus apa itu bahaya banget?" tanya Meira yang tampak syok.

__ADS_1


"Harus operasi Mei" jawab Sam.


"Sam kamu yang tabah ya, aku yakin kamu bisa melewati ini semua" ucap Meira.


Sam pun berlutut dihadapan Meira dan menangis sejadi-jadinya.


"Mei hidup aku benar-benar hancur saat ini, tidak ada lagi kebahagiaan seperti dulu ketika bersama kamu Mei, aku sadar bukan karena rumah tangga kita yang sama sekali tak pernah ada konflik yang membuat aku bosan tapi memang aku nya yang kurang bersyukur memiliki kamu, aku yang lemah iman aku yang hanya mementingkan kesenangan sesaat hingga sekarang cobaan datang bertubi-tubi tiada henti Mei karena apa Mei? karena Tuhan marah dan murka aku sudah menyakiti hati seorang isteri sebaik kamu" ucap Sam sambil masih terisak tangis.


Meira pun meraih kedua bahu Sam dan membangunkan nya laku menyuruh Sam duduk.


"San tolong kamu ambilkan minum ya untuk Pak Sam" ucap Meira.


Neneng dan Adeline yang melihat penyesalan teramat dalam dihati Sam, ikut berkaca-kaca merasa iba dengan Sam yang sekarang.


"Sam apa yang sudah terjadi itu semua sudah berlalu kamu harus berhenti menyesali apa yang sudah menjadi pilihan kamu Sam, dan kamu tidak perlu minta maaf lagi sama aku Sam aku sudah memaafkan kamu sejak waktu itu" jawab Meira.


Mendengar perkataan Meira yang benar-benar menyejukkan hati layaknya embun dipagi hari membuat Sam sedikit lebih tenang sekarang.


"Kamu harus mencintai pasangan kamu saat ini Sam" jawab Meira.


"Siapa Mei, Kimmy? semakin hari aku sudah semakin tidak sanggup lagi menjalani pernikahan aku bersama dia Mei" jawab Sam.


"Kenapa lagi Sam?" tanya Meira.


"Kamu bayangkan bahkan ketika warga mencemooh dia dan aku Kimmy masih bisa tersenyum lebar, dan sekarang dia mengetahui aku sedang ada masalah dia sama sekali tak ingin tau Mei" jawab Sam.


"Ya iya lah Pak Sam perempuan itu udah engga peduli lagi sama Pak Sam, dia udah nemuin terong baru kali" celetuk Adeline.


"Tah bener tea jitu Pak Sam ih gosipnya teh sudah menyebar" ucap Neneng.


"Iya saya tau Neng, saya hanya menunggu waktu yang pas untuk menceraikan Kimmy" jawab Sam.


"Sam apa kamu mau gagal untuk kedua kalinya, jangan lakukan itu justru kamu harus bisa merubah Kimmy menjadi lebih baik lagi" ucap Meira.

__ADS_1


"Kimmy sudah tidak tertolong Mei, semakin hari dia semakin menampakkan ketidak beresan dalam dirinya" jawab Sam.


"Kamu jangan mikirin itu dulu, sebaiknya kamu fokus untuk kesembuhan kamu dulu Sam" jawab Meira.


"Mei aku akan meminjam uang ke kantor untuk biaya operasi aku, doa kan operasi nya lancar ya Mei" ucap Sam.


"Kamu bisa pakai uang tabungan aku dulu Sam, yang penting kamu bisa sembuh" jawab Meira yang sangat iba melihat nasib mantan suaminya kini jadi seperti ini.


"Tidak Meiaku sudah ajukan pinjaman kekantor, cukup kamu izinkan aku untuk melihat kamu itu sudah menjadi kekuatan untuk aku menghadapi penyakit ini" jawab Sam sambil tersenyum.


"Baiklah Sam, kapan pun kamu butuh bantuan kamu bisa minta tolong sama aku" ucap Meira.


"Kalau begitu aku akan pulang dulu kerumah, untuk istirahat, besok aku akan bersiap berangkat kekota besar untuk melakukan operasi Mei" ucap Sam.


"Iya kamu yang kuat ya" jawab Meira.


Sam pun pulang kerumahnya, sementara Meira sedikit memikirkan nasib mantan suaminya itu, Meira sangat iba dan tak menyangka Sam akan semenderita ini.


"Ci Mei udah atuh jangan melamun Neneng teh jadi ikutan sedih melihat Pak Sam seperti itu" ucap Neneng.


"Iya Neng saya juga ga tega Sam seperti ini, walau bagaimanapun dia tetap punya cerita didalam hati saya" jawab Meira.


"Ini semua gara-gara si sundel itu coba kalau dia engga bertingkah Pak Sam pasti masih sekeren dulu" ucap Adeline.


"Ci Mei bagaimana kalau kita adakan penggalangan dana untuk biaya rumah sakit Pak Sam, Susan yakin kok warga disini sudah tidak marah lagi dengan Pak Sam" ucap Susan.


"Benar juga ya San kalau uang dari warga Sam pasti mau menerima nya" jawab Meira.


"Yasudah atuh Neneng teh bakalan bantui untuk woro-woro kesetiap rumah nanti malam" ucap Neneng.


"Iya Adel juga mau bantuin Pak Sam, kan setelah operasi itu pasti butuh buat perawatan lainya, lumayan kan kalau dapet sumbangan dari warga Pak Sam jadi ga perlu mikirin biaya jadi bisa fokus buat kesembuhannya" jawab Adeline.


Akhirnya mereka pun sepakat untuk keliling kerumah-rumah warga guna mendapatkan sumbangan untuk membantu biaya ruamh sakit Sam.

__ADS_1


__ADS_2