Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Barbeque dengan Wanita itu


__ADS_3

Dengan penuh rasa bersalahnya Sam harus merelakan hubungannya dengan wanita itu berakhir, karena Sam tidak mau karier nya sebagai guru hancur juga Sam tidak bisa hidup tanpa aset-aset Meira.


Sam pulang meninggalkan selingkuhan nya sendirian di cafe menangis meratapi nasibnya, Sesampainya dirumah Meira sedang menonton televisi sendirian.


"Mei" Sam menyapa Meira dengan wajah penuh kesedihan.


"Sam, kamu habis darimana?" tanya Meira sedikit panik melihat penampilan Sam kucel seperti itu.


"Aku sudah memutuskan hubungan ku dengan Wanita itu" ucap Sam dengan nada pelan.


"Meira yang tengah duduk didepan televisi pun seketika bangkit dari kursi dan menghampiri Sam yang sedari tadi berdiri dihadapannya.


"Sam apa kamu serius?" tanya Meira.


"Iya Mei, aku sadar semuanya salah, dan hubungan aku dengan dia tidak akan berakhir baik" jawab Sam.


"Aku seneng banget Sam mendengar nya" ucap Meira sambil memeluk Sam.


"Apa kamu masih mau menerima aku Mei?" tanya Sam.


"Ya tentu Sam, setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan aku akan menerima kamu kembali asalkan kamu bersungguh-sungguh untuk jangan pernah selingkuhi aku lagi, kamu janji Sam!" jawab Meira.


"Iya Mei, aku janji tidak akan mengulanginya lagi, terimakasih Mei kamu sudah Sudi menerima aku kembali, kedepannya aku akan menjadi suami yang baik untuk kamu" ucap Sam.


"Iya Sam, mulai saat ini kita lupakan apa yang sudah terjadi belakangan ini aku akan berusaha untuk tidak mengingat hal buruk itu lagi" ucap Meira.


"Iya Mei, mari kita mulai kembali lembaran baru ini" jawab Sam.


"Sam gimana kalau kita rayakan membaiknya hubungan kita dengan mengadakan barbeque dipinggir pantai" ucap Meira.


"Ide bagus" jawab Sam sambil mengajak Meira duduk dikursi.


"Baiklah aku akan mengundang teman dekat kita dan pelanggan kedai bakmi kita saja Sam, ya sederhana saja gitu" ucap Meira.


"Yasudah kamu atur saja ya Mei" jawab Sam.


Esok harinya dikedai, Meira sangat bersemangat hari ini akhirnya pernikahanya bisa dia selamatkan.


"Ci Mei ceria banget hari ini" sapa Susan.

__ADS_1


"San aku lagi seneng banget hari ini" jawab Meira sambil tersenyum.


"Memang ada apa Ci Mei?" tanya Susan.


"Nanti malam kamu datang ya ke pinggir pantai! saya mengadakan barbeque dipinggir pantai soalnya" jawab Meira.


"Wah dalam rangka apa nih Ci Mei?" tanya Susan.


"Hm aku dan Sam sudah memutuskan untuk kembali akur San, dan Sam sudah memutuskan hubungan nya dengan selingkuhannya itu" jawab Meira.


"Jadi Ci Mei, ga akan mencari selingkuhan Pak Sam lagi? tanya Susan.


"Iya San, biarin lah yang penting aku bisa selamatkan rumah tangga aku" jawab Meira.


"Yasudah kalau itu keinginan Ci Mei, Susan dukung aja dan nanti malem Susan pasti datang" ucap Susan.


Pada jam makan siang Neneng, Adeline, Kimmy, Gio dan beberapa murid lainnya datang ke kedai bakmi Meira untuk makan siang.


"Siang Ci Mei" sapa Adeline.


"Ceria banget nih kayaknya" ledek Gio.


"Ish kalian nih malah ledekin saya mulu" jawab Meira.


"Iya engga Neng, maaf ya saya udah sempet nuduh kamu begitu" jawab Meira.


"Nuduh, Ci Mei nuduh Bu Neneng apa?" tanya Kimmy.


"Ah engga Kim hanya salah paham aja, iya kan Neng" jawab Meira.


"Iya biasalah urusan orang dewasa Kim" jawab Neneng.


"Oh iya mumpung kalian ada disini nih saya mau undang kalian nanti malam untuk barbeque dipinggir pantai" ucap Meira.


"Wah dalam rangka apa nih Ci Mei" tanya Neneng.


"Ih asik banget tuh mana besok kan tanggal merah, bisa barbeque sampe pagi dong ini si" ucap Adeline.


"Gio sama Kimmy pasti Dateng Ci Mei" ucap Gio.

__ADS_1


"Makasih ya kalau kalian mau datang, ini sebenarnya untuk merayakan kecil-kecilan saja saya dan Sam kembali bersama, dan melupakan konflik kemarin" ucap Meira.


"Nah kitu atuh jadi Neneng teh tidak perlu deg degan takut dituduh lagi jadi selingkuhan nya Pak Sam" celetuk Neneng.


"Hah OMG, Bu Neneng jadi selingkuhan Pak Sam? ih ga pantes kalau selingkuh tuh ya sama yang lebih cantik lagi dari Ci Mei contohnya Adeline ini" ucap Adeline.


"Hus Adel sembarangan deh jangan ngomong gitu" ucap Kimmy.


"Tau tuh si Adel udah bubar-bubar ngerumpi nya" ucap Neneng.


Malam harinya Sam dan Meira tengah sibuk menata minuman, cemilan dan juga piring-piring dipinggir pantai, tak lupa Sam sudah menyalakan bara api untuk memanggang daging, udang dan ikan.


Tamu-tamu yang diundang pun satu persatu mulai datang, ada Neneng dengan gebetannya, Kimmy dengan Gio, Adeline dengan anggota geng nya, Melodi dan Susan serta beberapa pelajar cowok yang biasa makan di kedai bakmi Ci Mei pun turut meramaikan.


Melodi dan Susan sibuk menyalakan kembang api agar gelapnya langit malam berubah menjadi langit yang penuh dengan warna, sementara yang lainnya sibuk selfie dipinggir pantai.


Kembang api pun sudah nyala, seketika langit malam yang sepi berubah menjadi ramai oleh ledakan-ledakan kembang api.


Darrrrrr,,,,darrrrrrrrrr...


Huuuuuuu semua orang yang ada disitu bersorak gembira.


Meira sangat senang akhirnya dia bisa melewati cobaan yang begitu sulit itu, dan juga kini Sam kembali kesisinya.


"Sam makasih ya" ucap Meira.


"Makasih? Mei aku yang harusnya berterimakasih karna kamu sudah mau memaafkan aku Mei" jawab Sam.


"Ya asal kamu janji Sam jangan pernah ulangi lagi hal semacam itu, kita sudah sangat bahagia Sam sekarang aku berharap kita bisa menua bersama Sam" ucap Meira.


"Ya tentu aku janji Mei" jawab Sam singkat.


Diluar sepengetahuan Meira rupanya Sam tidak benar-benar memutuskan hubungannya dengan Wanita itu, Sam hanya ingin mencari celah Meira agar karier dan aset dia bisa aman ketika dia berpisah dari Meira.


Sam yang tengah membakar daging itu sesekali bermain mata dengan Wanita itu, beradu pandang dengan Wanita itu disaat orang-orang tengah sibuk sendiri-sendiri.


Ya Wanita itu turut hadir dipesta malam ini, Sam secara diam-diam menatap mesra Wanita itu, dan sesekali tersenyum padanya. Wanita itu pun dengan hati-hati membalas senyuman Sam dengan senangnya.


Wanita itu sangat gembira malam ini karena Sam tidak benar-benar akan meninggalkan nya, hingga dia mau menghadiri pesta perayaan ini.

__ADS_1


Bahkan disela-sela mereka menyantap hidangan dan saling mengobrol, Sam sempat-sempatnya menyentuh jari jemari Wanita itu, tentunya ketika semua orang lengah.


Meira sama sekali tidak curiga dia sangat menikmati pesta malam ini, dipikirnya Sam sudah benar-benar meninggalkan Wanita itu, padahal ditempat ramai begini pun Sam dan Wanita itu masih saling melempar senyuman nakal.


__ADS_2