
Tak lama napi paling berkuasa itu mengeluarkan botol bekas air minum yang berisi kurang dari setengah botol cairan didalamnya, itu adalah cairan bening as*m n*tr*t biasa digunakan ketika para napi mengikuti keterampilan cara pembuatan pupuk tapi jangan salah jika terkena kulit wajah efeknya wajah akan rusak seperti mengalami luka bakar.
"Emm,,,,, emmm" Kimmy semakin memberontak namun kedua napi lainnya yang sejak tadi memegangi Kimmy sangat kuat mencengkram nya sehingga Kimmy tidak dapat berbuat apa-apa.
Tak lama botol itu dibuka dan cairan itu ditumpahkannya pada pipi sebelah kanan Kimmy.
Currrrrrrrrrrrrrr.......
Membuat seketika Kimmy mengeluarkan air mata karena perih nya seperti terbakar.
"Denger baik-baik kalau sampai kamu ngadu semua ulah kita maka pipi kamu yang sebelah kiri akan gue buat sama rusaknya" ancam napi yang berkuasa itu.
__ADS_1
Ketiga napi itu kemudian meninggalkan Kimmy sendirian ditoilet yang sudah tidak terpakai itu, Kimmy menangis meraung-raung dan tak berani menyentuh pipinya.
Hikkzzzz.... hikzzzzs
Dengan tangisan yang deras mengalir di pipinya Kimmy pergi menuju klinik di kantor polisi itu saat itu Dokter yang berjaga kaget melihat pipi Kimmy yang sudah sangat memerah seperti kepiting rebus.
"Kamu kenapa? kok bisa wajah kamu seperti ini?" tanya Dokter diklinik itu sambil segera mengambil obat-obatan untuk mengobati luka di wajah Kimmy.
Kini pipi sebelah kanan Kimmy rusak total layaknya terkena luka bakar, wajah yang dulu mulus, putih, bahkan menjadi wajah tercantik dikota ini kini cacat dan menjijikkan bahkan Kimmy tak lagi mau berkaca dicermin.
Hahahhaha nyok kita nonton si buruk rupa nyok,,, ade ade si buruk rupa..
__ADS_1
Begitulah kira-kira nyanyian olok-olokan dari para napi setiap Kimmy lewat didepan mereka.
Hari demi hari dilewati Kimmy dipenjara dengan penuh penderitaan dan hinaan karena wajahnya yang sekarang seperti gadis buruk rupa semakin Kimmy berusaha melawan semakin tubuhnya habis dihantam oleh bogem-bogem dari para napi seniornya.
Terlebih lagi para napi itu kebanyakan adalah korban dari hancurnya rumah tangga akibat ulah Pelakor seperti Kimmy hingga membuat mereka harus menjadi kriminal akibat ditinggalkan suami mereka demi pelakor tak heran jika Kimmy menjadi bulan-bulanan di penjara ini.
Terkadang didalam toilet Kimmy menangis dan mengamuk menyimpan dendam yang begitu dalam pada Meira dan Melodi.
"Ini semua gara-gara kamu Meira dan kamu juga Melodi kalau kalian berdua musnah aku pasti tidak akan pernah berada di neraka ini, aku pasti sudah bahagia menjadi isteri seorang Dokter dan merawat anakku dengan penuh kebahagiaan ini semua gara-gara kalian perempuan sial aku benci kalian, aku akan segera kabur dari sini dan menuntut balas sama kalian tidak akan aku biarkan kalian bahagia" teriak Kimmy.
Kimmy akhirnya memiliki ide bagaimana caranya dia bisa secepatnya kabur dari penjara yang mirip neraka bagi dirinya ini, sebuah ide muncul di kepala Kimmy untuk membakar habis kantor polisi ini agar semua orang sibuk dan napi dievakuasi ketempat yang aman disaat kesempatan itulah yang nantinya dipakai Kimmy untuk kabur dari tahanan dia sudah tidak sanggup lagi berada dipenjara sini.
__ADS_1