Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Penculikan


__ADS_3

Acara empat bulanan Meira sudah selesai para warga pun sudah meninggalkan kediaman Meira satu persatu hanya tinggal beberapa teman dekat Meira saja, Meira pun berkumpul dengan teman-temannya sedangkan Dokter Gewa dan Dokter Alex hanya menyimak obrolan para isteri mereka itu.


"Kelamaan ngebayangin ketampanan wajah Gewa junior jadi poho alias lupa ini teh Neneng mau ceritain gosip terpanas sepanas air ditermos" ucap Neneng.


"Hah ada gosip apaan emang Neng?" tanya Melodi.


"Itu tuh tetangga depan warung Bu hajah Ira anak gadisnya Pak Tono padahal mah teh yah ih budaknya teh meni polos ehh engga tau nya hamil engga ketahuan bapaknya siapa" jawab Neneng.


"Ah masa si Neng si Megi kan?" tanya Meira.


"Ih beneran Ci Mei enya tah si Megi budak pendiem gitu ih engga nyangka pisan hamil ga tau anak siapa nya udah mirip siga si sundel aja" jawab Neneng.


"Si sundel? emangnya si Kimmy hamil Neng?" tanya Melodi.


"Nah ini tea gosip terpanas bulan ini Kehamilan si sundel tapi teh yah kata tetangga disamping rumah si sundel pas malem sebelum Ibunya si Kimmy meninggal itu mereka teh lagi pada berantem gara-gara Pak Sam divonis mandul ari prak teh si Kimmy nya hamil kan aneh nya" jawab Neneng.


"Hah Pak Sam mandul?" tanya Susan.


"Nya San alias engga bisa punya keturunan" jawab Neneng.


"Lah terus apa jangan-jangan itu anaknya Gio?" tanya Adeline.


"Iya bisa jadi itu" ucap Meira.


"Nya teuing atuh anak saha si Kimmy mah pan cewek yang doyan terong siapa Bae, terong genderuwo yang segede pelepah pisang juga dia mah doyan" jawab Neneng.


"Ih Teh Neneng mah jorok banget sampe terong genderuwo segala disebutin" ucap Susan.


"Tapi bener loh kata Neneng si Kimmy emang doyan segala jenis terong mau itu terong genderuwo atau terong kolor ijo atau juga terong kakek-kakek dilahap sama dia mah" celetuk Melodi.


"Iya bener berarti fix itu anak nya genderuwo ya" ucap Adeline sambil tertawa.

__ADS_1


Berita pun menyebar dengan begitu cepat hingga masyarakat dikota kecil ini semakin memandang rendah Kimmy jika bertemu Kimmy para ibu-ibu akan langsung memberikan sindiran pedasnya karena hamil bukan anak Sam.


Tak jarang warga disini terutama ibu-ibu yang sudah sangat geram melihat Kimmy seringkali meludahi Kimmy ketika berpapasan melihatnya.


Seberapa banyak pun Kimmy menerima perlakuan kasar serta cemoohan dari warga dia tetap selow bahkan masih bisa tersenyum aneh seperti orang yang tidak tahu malu.


Beberapa bulan kemudian.


Dokter Gewa bersama Meira dan Dokter Alex bersama Melodi sedang berbelanja disebuah mini market untuk membeli kebutuhan rumah mereka layaknya pasangan suami istri harmonis yang sangat bahagia apalagi kandungan Melodi sudah memasuki usia delapan bulan semakin tidak sabar lagi menantikan kebahagiaan itu.


Saat tengah memilih beberapa kebutuhan rumah masuklah Kimmy seorang diri karena jika hari kerja Sam berada dikota besar untuk bekerja, Kimmy berniat untuk membeli beberapa kebutuhan rumah dilihatnya Meira dan Dokter Gewa sedang bercanda bahagia sembari memasukan belanjaan kekeranjang begitu juga Melodi dan Dokter Alex yang tengah memilih beberapa barang sembari tak henti-hentinya tangan Dokter Alex mengelus-elus perut Melodi.


Kimmy yang melihat kedua pasangan itu begitu bahagia hatinya terasa sangat terbakar dirasuki oleh kecemburuan yang begitu membara dia pun tidak jadi berbelanja dimini market itu dan kembali keluar.


Kimmy berjalan dipinggir jalan sambil tersenyum nyeleneh sepertinya dia sangat kesal melihat orang lain bahagia perutnya pun kini sudah terlihat membesar tiba-tiba Gio menghentikan langkah kaki Kimmy.


"Kim kenapa kamu akhir-akhir ini sulit sekali dihubungi hah? dan ini perut kamu sudah semakin membesar anak kita akan segera lahir kan Kim?" tanya Gio.


"Aku sedang libur Kim, aku tidak bisa melupakan semua yang sudah kita lalui selama ini apalagi kamu sebentar lagi melahirkan Kim sebaiknya kamu ceraikan Pak Sam dan menikahlah denganku ini anak ku Kim aku tidak rela dia diasuh oleh laki-laki lain" jawab Gio.


"Berapa kali sudah aku bilang jangan ganggu aku lagi" ucap Kimmy sambil mendorong tubuh Gio agar menjauh darinya.


Gio pun berteriak pada Kimmy.


"Kamu harus bersama aku Kim, anak itu butuh ayah kandungnya" teriak Gio.


Kimmy acuh tanpa mempedulikan Gio, tapi Kimmy berfikir sejenak memang benar apa yang dikatakan oleh Gio anak ini membutuhkan sosok ayah kandung nya lebih baik besok aku akan menemui dia dan mengatakan semuanya.


Keesokan harinya siang hari Kimmy sedang bersiap-siap berdandan dan memakai baju bagus untuk menemui laki-laki itu setelah dirasa sudah cukup tampil maximal Kimmy pun keluar dari kamarnya namun saat hendak mengunci pintu rumah Sam datang secara tiba-tiba.


"Kim kamu mau kemana" tanya Sam yang baru saja tiba.

__ADS_1


"Kok kamu disini Sam ini kan masih hari jumat" heran Kimmy.


"Iya aku mengambil cuti hari ini makanya subuh tadi aku pulang dari kota besar, kamu belum jawab kamu mau kemana?" tanya Sam.


"Aku cuma mau kepasar aja" jawab Kimmy sedikit gelisah.


"Sudah nanti aja mending sekarang kita masuk kerumah ada berita bagus yang mau aku kasih tau sama kamu" ucap Sam.


Dalam hati Kimmy sial terpaksa harus aku tunda untuk menemuinya padahal sejak hari itu aku sudah tidak bisa menghubungi nya lagi karena dia langsung memblokir nomor telepon ku, aku yakin dia sudah mendengar berita tentang kehamilan ku tapi kenapa dia sama sekali tidak menghubungi aku lagi.


"Ada apa Sam?" tanya Kimmy.


"Kim rumah orangtua aku yang dikota besar sudah laku terjual kemarin uang nya juga sudah masuk ke rekening aku, sekarang hutang ku kekantor sudah aku lunasi aku ingin mengajak kamu untuk membeli perlengkapan bayi hari ini makanya aku cuti" jawab Sam.


"Syukurlah kalau begitu Sam" ucap Kimmy dengan datarnya.


Dalam hati Sam meski aku sangat jijik berada didekat Kimmy tapi anak itu tidak bersalah aku akan menyayangi nya seperti menyayangi anaku sendiri terlebih aku harus membuat Kimmy tetap bersamaku agar dia tidak lagi meminta pertanggungjawaban dari laki-laki itu.


Malam harinya Kimmy gelisah tidak bisa tidur sedangkan Sam sudah tertidur pulas, Kimmy berpikiran apa malam ini saja aku menemuinya dan mengatakannya mumpung Sam sudah tidur.


Kimmy mengendap-endap keluar dari kamar tiba-tiba listrik dirumah Kimmy padam seketika Kimmy gelagapan karena gelap sekali dan tak lama seseorang membekap Kimmy yang membuat Kimmy meronta-ronta.


"Emmm tolong-tolong" suara Kimmy kecil meminta pertolongan karena dibekap oleh seseorang.


Sam pun terbangun mendengar suara gaduh dan mendapati listrik sudah padam ketika Sam mencari Kimmy tiba-tiba.


Bughtttttttt...


Seseorang memukul punggung Sam hingga membuatnya tak sadarkan diri begitu juga dengan Kimmy yang sudah lebih dulu dibuat pingsan, si penculik itu kemudian membawa Kimmy kesuatu tempat.


__ADS_1


__ADS_2