
"Mau makan apa?" Tanya Arez pada Alea yang asik bermain ponsel sampai ia tidak tau bahwa mereka dari tadi hanya mutar-mutar di kota itu.
"Apa aja. Yang penting makan."
"Gua sih udah makan sebenernya tadi. Cuma gua kasian sama lu. Yaudah sekarang lu mau makan apa?" Tanya Arez yang masih fokus menyetir.
Alea melihat sekeliling, kemudian tatapan Alea tertuju pada tempat yang di penuhi lampu-lampu serta ramai orang berbondong-bondong ke sana.
"Ke sana aja," tunjuk Alea.
Arez memicingkan mata, "Pasar malam?" Tanyanya kemudian. Alea mengangguk tanpa ragu.
"Makannya gimana?"
"Udah. Nanti beli aja di sana. Di sana pasti banyak kok jajanan."
Arez hanya bisa menuruti. Ia menepi dan memarkirkan mobilnya. Alea segera turun dari mobil.
Di sana ramai orang-orang, motor dan mobil juga banyak terparkir. Tak hanya orang tua, remaja dan anak-anak juga tak mau kalah.
Arez tampak setengah hati berjalan di belakang Alea yang sangat antusias.
"Abang! Buruan jalannya. Ntar aku tinggal, loh!" Ucap Alea membalikkan badannya.
"Emang mau ngapain sih, di sini? Cari tempet lain, lah!"
"Gak mau!"
"Ck!" Alea hanya bisa berdecak kesal. Ia menarik tangan Arez dan menggandengnya. Tanpa sadar, mereka bak sepasang kekasih yang sangat romantis di tempat itu.
"Apa lagi ini bocah?" Gumam Arez di dalam hati.
Mereka berjalan beriringan. Arez hanya mengikuti kemana Alea akan membawanya.
Ramai orang-orang, jajanan, dan berbagai mainan, hiburan untuk para pengunjung. Hiruk pikuk, suara orang-orang yang menjajakan dagangan, suara musik, suara gelak tawa anak-anak dan suara orang yang berteriak karena menaiki beberapa wahana berbaur menjadi satu.
Langkah Arez dan Alea terhenti di permainan lempar bola. Alea memperhatikan seorang cowok yang antusias melempar beberapa bola ke kaleng, dan kemudian ia mendapatkan hadiah sebuah boneka karena keberhasilannya.
Sangat girang, ketika boneka itu ia berikan pada cewek yang berada tepat di sebelahnya.
__ADS_1
"Makasih, Ayang!" Ucap cewek itu memeluk boneka beruang kecil berwarna cokelat. Tak lupa sang cowok mengelus kepala pasangannya itu dengan lembut di sertai senyum paling manis. Mereka kemudian berlalu dari sana.
"Abang! Aku juga mau boneka kek gitu."
"Apa? Yaudah kita beli aja."
"Gak mau! Pokoknya abang harus main. Sampai dapat bonekanya!"
"Anjir! Gua mana bisa!"
"Coba dulu! Kalo belom di coba mana bakal tau."
"Sumpah!" Arez menepuk jidatnya.
*
Beberapa kali Arez mencoba melempar bola tapi tetap saja melesat. Bahkan sudah beberapa kali juga ia harus membayar untuk kegagalannya itu.
"Ayo Abang! Semangat!" Teriak Alea kegirangan.
"Lu jangan berisik! Gua gak bisa fokus!"
"Ini bola terakhir. Gua yakin bakal kena." Arez menyakinkan diri.
Akhirnya bola itu ia lempar. Seperti slow motion, bola itu melayang seperti harapan. Dan....
Prank!!!
Tiba-tiba suasana jadi gelap.
Bola lampu yang di pakai untuk menerangi arena permainan pecah berhamburan.
Alea dan Arez terbelalak. Begitu juga yang punya permainan.
"Ma--maaf, Mas." Ucap Arez dengan wajah merahnya.
Alea hanya diam menggigit jarinya.
*****
__ADS_1
Alea memeluk boneka beruang besar berwarna krim. Bahkan boneka itu jauh lebih besar dari boneka sepasang kekasih yang ia lihat tadi. Mereka duduk di bangku, melihat anak-anak menaiki wahana pasar malam dengan menikmati siomay yang di taruh di dalam plastik.
"Makasih bonekanya. Walaupun ini hasil beli, tapi gak apa-apalah." Ucap Alea melirik Arez.
"Iya sama-sama. Untung aja Mas yang tadi gak marah."
Alea cekikikan ketika mengingat kejadian tadi. Padahal tadi Arez begitu antusias dan bersemangat. Tapi keberuntungan tak berpihak pada mereka.
"Lu mau naik wahana, gak? Mumpung kita belum pulang."
"Tapi gimana dengan Lala?"
"Lala? Siapa?"
"Ini bonekanya di kasih nama Lala."
"Bawa aja, dia juga ajakin naik wahana."
"Iya?"
"Iya."
"Yaudah, ayo!"
Alea memberikan bonekanya pada Arez. "Tugas Abang, gendongin dia." Ucap Alea sembari tersenyum.
"Hadeh! Gua lagi yang kena."
Mereka berjalan beriringan. Mereka menaiki wahana di sana satu persatu hingga malam kian larut.
Malam ini,
Aku melihat dan merasakan sesuatu yang berbeda.
Ada sedikit getaran di hati.
Entah apa itu,
Aku juga mencari jawaban.
__ADS_1
...