MENIKAHI JANDA MUDA

MENIKAHI JANDA MUDA
Eps.09. SADAR


__ADS_3

🌷KALAU ADA KATA YANG KURANG ENAK ATAU BAGUS DILIHATNYA MOHON DIMAKLUMI SOALNYA AUTHOR MASIH RADA BUTEK SOAL PENULISAN DAN MASIH KEK CEKER AYAM 🤣. AUTHOR JUGA MAU MEMINTA MAAF KALO AUTHOR ITU JARANG UP SOALNYA AUTHOR SGT SIBUK DALAM DUNIA NYATA DAN MASIH HARUS MELAKUKAN SEBUAH TUGAS. SEKALI LAGI SAYA MINTA MAAF YAH READERS SEMUA🙏🙏🙏🌷


*****


Sudah satu jam Grace di ruangan itu berbicara sendiri dengan deru nafas yang semakin rapuh melihat orang yang dia sayangi masih berbaring dengan selang infus serta bantuan oksigen disana.


Ia menatap lesu ayah Kris yang masih belum sadar itu. Dia menangis pilu bercerita dan bercengkrama disana siapa tahu ayah Kris akan sadar dengan semua ceritanya karena dokter mengatakan jika ayah Kris diajak berbicara secara terus menerus kemungkinan dia mendengar perkataan atau ucapan itu dan mungkin bisa sadar dari komanya.


"Ayah, Ayah udah sadar! Dok, dokter ayah saya dok." teriak Grace berlari keluar dengan wajah sumringah dan bersemangat melihat ayah Kris yang sudah membuka matanya pelan


"Saya periksa dulu,"ucap dokter memeriksa keadaan ayah Kris


"Maaf mbak, mbak bisa keluar dulu selagi kami memeriksa keadaan pasien,"ucap suster yang juga menangani ayah Kris disana Grace keluar dengan wajah yang bahagia melihat ayah Kris yang sudah siuman itu.


Diluar Grace langsung menghubungi keluarganya untuk datang ke RS dan mengabari mereka kalau ayah Kris sudah sadar dari komanya.


"Aku harus kasih tahu bunda, bunda pasti senang mendengar kabar ini," lirih Grace mengambil hpnya dari tas dan menghubungi keluarganya


*"Halo ka Faro, ayah udah siuman ka dan sekarang masih ditangani sama dokter Kaka ke RS sekarang yah, kasih tahu sama bunda kalo ayah udah sadar dari komanya"*ucap Grace dalam sambungan telepon itu dengan senyum lebar yang terlihat bahagia disana.


Belum selesai dia berbicara dalam telepon itu tiba-tiba dokter keluar dari ruangan ayah Kris sambil tersenyum kearah Grace.


"Bagaimana ayah saya dok, ayah udah siuman kan dok?"ucap Grace dengan senyum yang masih terlihat bahagia itu


"Kondisinya sudah stabil. Namun sedari tadi pasien selalu menyebut nama Grace. Iyah, Grace. Dia selalu menyebut nama itu kala kami masih memeriksa keadaannya, apa anda orang bernama Grace?"ucap dokter yang menangani ayah Kris tersenyum


"Iya dok nama saya Grace, apa saya bisa menemui ayah saya dok?"ucap Grace dengan senyumnya dia sangat bahagia mendengar bahwa orang pertama yang ayahnya sebut adalah dia saat ayah Kris baru sadar dari komanya


"Silahkan.Anda bisa menemui pasien tapi tolong jangan mengatakan hal-hal yang bisa membuatnya stress dan pusing karena kepala pasien yang masih belum sembuh total saat ini"ucap dokter itu


"Baik dok, saya akan menuruti perkataan dokter"ucap Grace dengan senyumnya

__ADS_1


"Baiklah.Kalau begitu saya permisi"ucap dokter itu


"Iyah dok terimakasih"ucap Grace sebelum dokter itu melangkahkan kakinya dan beranjak pergi dari sana dan meninggalkan Grace didepan ruangan itu.


Setelah dokter itu pergi Grace melihat hpnya lagi dia pikir telepon nya dengan Alfaro masih tersambung namun Grace berpikir mungkin Alfaro mematikannya karena ingin cepat-cepat ke RS melihat ayah. Karena sambungan telepon itu sudah tidak tersambung lagi atau mati Grace kemudian masuk keruangan ayah Kris dilihatnya ayah Kris yang masih memejamkan matanya disana. Dia kemudian membuka suaranya setelah duduk di samping ayahnya itu.


"Ayah"ucap Grace dengan suara pelan memegang tangan ayah Kris dan menciumnya ayah Kris yang sudah sadar mendengar ucapan Grace dan kemudian membuka matanya dengan pelan sambil mengerjap kan mata ketika membuka kelopak matanya yang terasa silau karena terangnya suasana ruangan itu


"G..race"ucap ayah Kris dengan senyumnya ditemani air mata yang sekian perdetik menetes di pipinya Grace yang melihat air mata itu menghapusnya dengan pelan dan membuka suara kembali


"Ayah udah baikan? Ayah baik-baik saja kan? Ga ada yang sakit lagi?"ucap Grace mengkhawatirkan ayahnya itu


"Ayah baik-baik saja nak"ucap ayah Kris dengan suara yang amat pelan dan masih lesu disana


"Ayah..Grace kangen sama ayah,Grace takut ayah akan pergi ninggalin Grace,Grace takut ayah ga akan duduk di samping Grace lagi"ucap Grace dengan air mata yang tidak bisa dibendungnya lagi dan kemudian memeluk ayah Kris yang masih terbaring itu


"Ayah juga kangen sama Grace"ucap ayah Kris yang membalas pelukan itu dengan elusan di kepala Grace saja karena tangannya yang masih kaku untuk digerakkan membuatnya tidak leluasa untuk bergerak dan memeluk Grace dengan kedua tangannya


*****


"Ayah.... syukurlah ayah sudah siuman ayah baik-baik saja kan ga ada yang sakit lagi?"ucap bunda Sania saat masuk keruangan itu dan melihat suaminya yang sudah siuman itu dan diikuti oleh Faro,Aldo, Clark, serta Tante Abel yang mengangguk mendengar perkataan bunda Sania itu


Mereka baru sampai ke RS mereka terlihat bahagia melihat ayah Kris yang sudah baik-baik aja disana.Mereka menemukan Grace yang menyuapi ayah Kris makan tadi dan hampir selesai hingga mereka tiba dan membuat Grace menghentikan tangannya menyuapi ayah Kris disana.


"Ayah sudah baikan kok Bun, bunda ga usah khawatir"ucap ayah Kris yang sudah dipeluk oleh bunda Sania disana dia memeluknya dengan erat mencurahkan semau kerinduannya pada suami tercintanya itu sedang ayah Kris tersenyum melihat keluarganya yang teramat khawatir padanya


Semua orang yang ada di ruangan itu termasuk Grace tersenyum melihat keharmonisan kedua insan yang saling mencurahkan kerinduan itu, mereka bahagia keluarga mereka kembali utuh dan bersatu.


"Syukurlah ka,Kaka baik-baik saja sekarang kita semua udah nungguin Kaka disini dan kangen sama Kaka, kaka sih siuman nya lama banget"ucap Tante Abel tersenyum sedikit disana namun matanya masih terlihat berkaca-kaca melihat kakanya yang sudah siuman dan tersenyum itu dan mengelus tangan ayah Kris dengan lembut


"Iyah bel Kaka bersyukur sekali Kaka masih diberi kesempatan untuk bisa melihat kalian lagi disini"ucap ayah Kris yang sudah melepaskan pelukannya dengan bunda Sania

__ADS_1


"Polisi gagah mana yang seperti ini, terbaring lesu dan tak berdaya mana ayah polisi ku yang dulu yang selalu bilang kalau dialah polisi terbaik di dunia gagah,berani dan kuat tapi kok polisinya jadi gini? Ga ada Semangat nya ayah udah ga seru ah"ucap Alfaro membuka suara melihat ayahnya yang terkulai lemas di ranjang RS itu


"Kamu yah udah liat ayah lagi gini masih aja suka ngejek ayah"ucap ka Aldo disana


"Suka-suka gw lah, ayah ayah gw"ucap Alfaro


"Ckkk, dapet dari mana sih nih anak Bun"ucap Aldo disana


"Udah udah kalian kok jadi pada ribut ayah udah baik dan gagah lagi kok kalian ga usah khawatir ayah masih kuat dan berani hahaha"ucap ayah Kris dengan tawanya yang membuat mereka tersenyum melihat ayah Kris yang sudah girang kembali.


*****


Sekarang suasana ruangan itu sudah tenang tidak ada lagi yang menangis atau apa, semua bahagia.Tiba-tiba ayah Kris memanggil Grace yang duduk di sofa ruangan itu.


"Grace, kemari ayah ingin mengatakan sesuatu"ucap ayah Kris melihat putrinya yang tersenyum ketika dipanggilnya.Grace segera beranjak dari duduknya dan kemudian mendekati tempat ayah Kris berbaring


"Iya ayah mau ngomong apa? Apa ayah butuh sesuatu?"tanya Grace yang digelembungkan oleh ayah Kris lalu menatap bunda Sania yang duduk di samping kirinya


"Bunda,bunda bawa hp ayah ga?"ucap ayah pada bunda Sania


"Bawa yah, ini"ucap bunda Sania mengambil benda pipih itu dari tasnya dan memberikannya pada ayah Kris disana.


Setelah ayah Kris menerimanya dia membuka hp itu lalu diutak-atik nya benda pipih itu dan kemudian menunjukkan sebuah foto pada mereka termasuk Grace disana


"Grace,ayah mau kamu cari orang ini dan bawa dia kesini secepatnya ayah ada perlu dengan orang ini"ucap ayah Kris setelah memberikan benda pipih itu pada Grace yang menunjukkan sebuah foto pasangan disana.


VOTE, LIKE, SHARE, AND KOMEN YAH READERS SEMUA


SAYA SGT BUTUH DUKUNGAN KALIAN UNTUK AUTHOR LEBIH SEMANGAT DAN SERING" UPDATE NYA 🤣🤭


MAKASIH 🙏

__ADS_1


__ADS_2