MENIKAHI JANDA MUDA

MENIKAHI JANDA MUDA
Eps. 33. CIUMAN PAGI


__ADS_3

💐SEMOGA SUKA DAN TERTARIK 🤗💐


*


*


*


"Hu amm"uap Grace menggeliat di kasurnya


Setelah sadar dari tidurnya di liriknya laki-laki di sampingnya itu. Sedang tertidur lelap dengan wajah mulus dan putih polos di sana.


Dipandanginya wajah itu dengan kagum, hingga beberapa menit dia menatap wajah suaminya itu.


Setelah puas memandangi wajah Frans dia pun tersenyum kecil, lalu menarik tangan Frans yang melingkar di atas perutnya itu.


Namun, pada saat menarik tangan Frans, Frans kembali menarik tangan Grace hingga membuat Grace terjatuh pada dada bidangnya dan wajah mereka sangat dekat di sana.


"Mau kemana?"tanya Frans dengan mata terpejam Grace yang ditarik tersentak kaget


"A..aku harus ke bawah mas, bantu mama di dapur"ucap Grace gugup


Dengan pelan Frans membuka matanya, mengerjap-erjapkannya hingga bisa melihat Grace dengan sempurna di pagi ini.


"Kamu tidak boleh pergi"ucap Frans dingin


"Tapi aku kan..."ucap Grace berhenti saat jari tangan berurat milik Frans melekat pada bibir kecilnya itu


"Aku bilang tidak yah tidak. Kau mau membantah? Ini perintah ku pada mu jadi jangan coba-coba untuk membantahnya, mengerti?"ucap Frans masih dengan wajah dinginnya itu


"Baiklah, aku akan menuruti perintah mu"ucap Grace lesu dan kembali tidur di samping Frans


Saat Grace sudah kembali merebahkan tubuhnya di samping Frans, Frans tiba-tiba memeluknya dengan erat di sana. Sedang Grace yang di peluk merasa sangat kaget belum pernah Frans seperti ini padanya.


"Mas, kita bangun yuk."ajak Grace dalam pelukan itu Frans yang mendengarnya sedikit melonggarkan pelukannya dari Grace dan membuka suara kembali


"Aku bilang tidak yah, tidak"ucap Frans kekeh


"Tapi aku ingin bangun, kalo mas Frans masih mau tidur, tidur saja mas nanti aku bangunin"ucap Grace ingin menghindar dari Frans


"Tidak boleh."ucap singkat Frans yang membuat Grace seketika murung di sana


"Baiklah,"ucap Grace pasrah


"Huft, baiklah kau boleh pergi tapi dengan satu syarat"ucap Frans saat Grace yang sudah menunjukkan wajah lesu dan murungnya itu


"Apa mas?"tanya Grace girang


"Cium aku dulu, lalu kau bisa pergi"ucap Frans terkekeh, Grace yang mendengarnya membulatkan matanya sempurna dia ragu apa yang akan dia lakukan apakah dia harus mencium suaminya ini untuk bisa keluar dari sana atau dia akan tetap ada di sana sampai Frans mengijinkan nya untuk bangun


"Ga ada syarat lain mas?"ucap Grace


"Ga ada, hanya itu syaratnya. Baiklah jika kau tidak ingin melakukannya berarti kau harus tidur disini bersama ku, selama aku tidak mau bangun dari tempat tidur ini"ucap Frans dingin lalu memejamkan kembali kelopak matanya

__ADS_1


"Ba...baiklah aku akan melakukannya"ucap Grace ragu namun pasrah untuk melakukan perkataan suaminya itu, toh dia itu suaminya buat apa dia harus malu dan ragu untuk melakukannya, pikirnya di sana


Frans tersenyum bahagia. Dilihatnya wajah Grace yang semakin memerah itu.


"Kau pasti bisa Grace, hanya satu kali ciuman saja, itu tidak akan membuat mu mati kan? Toh dia itu suami mu"batin Grace mendekati wajah Frans


Semakin mendekat dan mendekat, dan


CUP


Satu ciuman kecil yang dapat membuat seorang Frans Adizero Karlos itu tersenyum lembut dan bahagia di sana.


"Sudah, aku harus bangun,"ucap Grace dengan wajah memerahnya setelah melakukan perintah suaminya itu


"Tunggu"ucap Frans menahan tangan Grace saat ingin bangkit dari kasur itu


"Ada apa lagi mas!"ucap Grace sedikit malas


CUP


Seketika kecupan manis mendarat di pipi Grace. Wajah Grace semakin memerah dibuatnya. Bahkan dia menunduk tidak berani menatap Frans yang juga menatapnya itu.


"Lakukan ini setiap hari, ini tugas pertama yang harus kamu lakukan setiap pagi. Aku ingin kita memulai hal yang baru dan membuka lembaran baru, aku harap kamu bisa menerima keputusan ku"ucap Frans dengan senyum mempesonanya, beranjak dari kasur kemudian memasuki kamar mandi


"Hah! ini sulit di percaya"batin Grace belum sadar dari keterkejutannya


Lama dia melamunkan ucapan Frans tadi di sana. Hingga hpnya berbunyi tanda sebuah pesan di sana dan membuat nya sadar dari lamunannya.


Diambilnya benda pipih itu di laci nakas dan membukanya dengan pelan dan hati-hati.


"Ini siapa?"ucap Grace bingung tidak tahu siapa yang mengirim pesan padanya di pagi-pagi buta seperti ini


"Selamat pagi Grace" baca Grace dalam hati isi dari pesan itu


"Ini siapa yah, dapat nomor aku dari mana?"ucapnya sambil mengetik pelan di hpnya dan mengirimnya dengan cepat pada nomor itu


Beberapa detik kemudian terdengar lagi bunyi dari hpnya, sepertinya orang yang mengirimnya pesan tadi mengirim pesan lagi padanya.


"Seseorang yang pernah bersama dengan mu" baca Grace dalam hati


"Maksud kamu?"tanya Grace mengirim pesan itu lagi dan terlihat centang dua di sana namun tak butuh waktu lama si pengirim pesan tadi melihat pesan Grace padanya tapi tak kunjung di balas oleh dia


"Kok ga di balas sih, yasudah lah lebih baik aku bangun dan beberes. Aku akan ke toko hari ini."ucap Grace beranjak berdiri dari kasur, merapikannya lalu pergi keluar dari kamar


*


*


*


"Kita berangkat sekarang,"ucap Gilang dingin menaiki mobil di depannya yang merupakan mobil kesayangannya itu


"Baik tuan"ucap sang supir menginjak gas mobil tersebut dan melajukannya dengan kecepatan sedang

__ADS_1


*"Jhon, dimana kamu? Segera datang ke bandara aku tunggu,"*ucapnya menelepon Jhon asistennya dengan cepat lalu mematikannya setelah mengatakan hal yang ingin di katakan nya itu


*"Baik tuan, saya sedang di jalan sekarang"*ucap Jhon yang langsung ditutup itu


Jhon yang sedang menyetir itu hanya menggeleng pasrah di sana, dia sudah terbiasa seperti itu. Apalah dayanya melarang atau bahkan mengomentari hal itu pada tuannya Gilang.


*


*


*


"Pagi mama Alya"ucap Grace sedikit mengejutkan mama Alya yang sedang memasak itu


"Pagi sayang,"ucap mama Alya tersenyum manis


"Mama masak apa ma,"ucap Grace melirik masakan yang sedang di bolak balikkan mama Alya di dalam kuali itu


"Ini namanya gulai ikan, makanan kesukaan nya Frans,"ucap mama Alya girang masih dengan senyum manisnya di sana


"Kalo boleh tahu, makanan kesukaan mas Frans apa sih mah?"tanya Grace ingin mengetahui sedikit demi sedikit hal kecil maupun besar tentang suaminya itu


"Sebenarnya dia suka sama semua masakan mama, apapun yang mama masak dia akan selalu memuji masakan mama dan menyukainya tapi satu hal yang paling dia sukai itu adalah makanan yang berbaur coklat, dia sangat suka itu"ucap mama Alya semakin girang


"Oo ok ma, mama mau aku bantu?"ucap Grace ingin ikut membantu mama Alya memasak di sana


"Tidak perlu nak, ini sudah siap kok tinggal nunggu ikannya matang sempurna dan airnya tinggal sedikit"ucap mama Alya sambil menyicip rasa ikan itu dengan sendok si tangannya


"Ow baiklah ma, kalo butuh bantuan mama panggil aku yah?"ucap Grace menyodorkan diri membantu mama Alya, mama Alya yang mendengarnya tersenyum mengangguk di sana


"Kalo gitu aku pergi dulu yah ma, aku mau mandi dulu"ucap Grace


"Baiklah. Nanti sekitar 20 menitan, turun yah, sama Frans. Makan malam sudah siap."ucap mama Alya dan diangguki oleh Grace di sana


"Ok ma,"ucap Grace beranjak pergi menuju kamarnya


*


*


*


"Mas Frans, udah siap mandi?"ucap Grace membuka handel pintu kamarnya dan melihat Frans yang sudah selesai mandi itu


"Khmm"dehem Frans jutek lalu pergi menuju ruang ganti


"Sudah mulai kambuh juteknya, hadeh!"batin Grace mulai terbiasa dengan sikap Frans yang kadang jutek dan kadang humoris itu.


Bersambung


like


komen 🤗

__ADS_1


__ADS_2