MENIKAHI JANDA MUDA

MENIKAHI JANDA MUDA
Eps.19. LECET


__ADS_3

Setelah Selesai Makan...


Semua terlihat bahagia. Ada yang tertawa, ada yang hanya diam tanpa ekspresi, semua bercampur aduk.


Ruangan itu dipenuhi dengan canda tawa.


Setelah beberapa saat, kini sudah tidak ada yang bersuara. Semuanya dia. Hingga beberapa detik kemudian ayah Kris pun membuka suara kembali.


"Hard, gw mau nanya sama lo, setelah gw pergi, bagaimana apa ada orang yang pernah datang kesini dan cari gw?"ucap ayah Kris


"Selama kamu pergi dan dinyatakan meninggal, tidak ada orang yang pernah datang kesini dan cari kamu tapi ada, pernah seorang cowok datang kesini dia ga cari kamu tapi dia datang buat bela sungkawa untuk kematian palsu kamu itu"ucap papa Hardi disana sedang yang lainnya hanya diam mendengar mereka berbicara


"Owh gitu ya!"ucap ayah Kris mengangguk


"Emang ada apa?"tanya papa Hardi penasaran


"Ga, gapapa kok cuman nanya aja"ucap ayah Kris dengan senyum kecilnya disana.


***


"Kalo begitu kami pamit dulu Hard, kapan-kapan kita datang lagi kesini,"ucap ayah Kris pamit pada papa Hardi dan yang lainnya


"Baiklah kalian hati-hati yah,"ucap papa Hardi bersalaman dan memeluk ayah Kris


"Ma, kita pulang dulu yah,"ucap Grace pamit pada mama Alya


"Iya, nak. Hati-hati yah,"ucap mama Alya memeluk Grace disana dan Grace menyalami mama Alya diikuti Aldo, Alfaro dan Clark


"Kami pamit yah, sayang! Kaka pasti balik lagi kapan-kapan"ucap ayah Kris memeluk mama Alya untuk berpamitan


"Iyah, ka. Kalian hati-hati yah,"ucap mama Alya dan diangguki ayah Kris dan yang lainnya


"Mas, kita pamit yah"ucap Grace berpamitan pada Frans diikuti Aldo dan yang lainnya dan hanya dehem an yang dilontarkannya pada mereka


"Khmmm" dehem Frans


"Kami pamit yah,"ucap Grace dengan senyum manisnya pada Bagas dan Ana


"Iyah, ka. Kalian hati-hati yah, ka Aldo jangan buat ka Grace lecet yah, siapa yang nemenin ka Frans nanti"ucap Ana keceplosan dari jauh membuat yang lainnya tersenyum termasuk Clark yang sedari tadi hanya melirik perempuan cantik itu


Frans yang mendengar perkataan adiknya itu menatap dingin kearah Ana hingga Ana hingga Ana merasa ketakutan dan kemudian tersenyum kecil pada Frans.


"Ok sip dek, Grace nya ga bakal lecet kok, bye! kita pulang dulu yah,"ucap Aldo dari kejauhan dan melambaikan tangannya kearah Ana dan yang lainnya


"Bye ka"ucap Ana tersenyum melambaikan tangannya


Setelah semua pergi papa Hardi serta yang lainnya pun masuk kedalam rumah.


"Ma maksud mama soal om Setya yang meninggal dan hilang itu apa yah?"ucap Bagas setelah papa Hardi dan semuanya duduk di sofa ruang tamu

__ADS_1


"Kalian ga akan mengerti itu, apalagi kamu!"ucap mama Alya


"Aku nanya serius loh ma"gerutu Bagas


"Iyah aku juga penasaran ma"ucap Ana yang juga penasaran itu


"Yaudah papa ajah yang ceritain"ucap papa Hardi


"Sebenarnya....!"ucap papa Hardi menceritakan semua kejadian itu pada kedua anaknya yang penasaran


Keduanya ternganga dengan ekspresi yang sulit ditebak. Keduanya juga merasa sedih mendengar masa lalu Grace yang sangat menderita itu.


"Kasihan banget ya pa, ka Grace!"ucap Ana seperti merasakan perasaan Grace kala itu


"Nanti aku ga mau cari cowok kek gitu, aku mau cari cowok kek ka Frans aja walau dingin nya minta ampun tapi ka Frans itu orangnya peduli dan sayang banget sama keluarga 🤭"ucap Ana dengan senyum nakalnya


"Emang kamu Tuhan? bisa merubah semua keinginan mu dan akan mendapat jodoh seperti yang kamu inginkan. Ngimpi lo!"ucap Bagas


"Kok jadi lo yang sewot sih, gw ga ngomongin lo, gw lagi ngomongin kaka gw"ucap Ana mendekat pada Frans, mengandeng tangannya dan bersandar di pundak Frans


"Apa sih, tangannya lepasin, Kaka ga suka."ucap Frans dingin dan merasa tidak nyaman dengan tingkah Ana yang menggandeng tangannya itu


"Udahlah! aku masuk kamar dulu ma, pa, ka, selamat malam"ucap Bagas beranjak berdiri dan berjalan menuju kamarnya dilantai atas


"Selamat malam sayang"ucap mama Alya sedang papa Hardi hanya tersenyum mengangguk


"Pergi aja sana!"kesal Ana pada Bagas


"Yaudah deh, aku lepasin"ucap Ana melepaskan tangannya dari Frans


"Lebih baik kamu masuk kamar Na, besok kamu sekolah kan?"ucap mama Alya


"Iyah ma, besok Ana sekolah. Yaudah Ana ke kamar duluan yah ka, ma, pa bye semua! selamat malam"ucap Ana


"Malam sayang"ucap mama dan papa bersamaan sedang Frans hanya ber dehem padanya


"Yaudah aku juga mau ke kamar dulu ma,pa selamat malam"ucap Frans beranjak dari duduknya


"Iyah sayang, selamat malam"ucap mama Alya sedang papa Hardi hanya mengangguk.


***


5 April.


1 Bulan Kemudian...


"Frans temani mama yuk ke mall, sekalian kita ajak Grace ikut, ya?"ucap mama Alya


"Emang mama mau ngapain lagi sih ke mall, ini kan hari Minggu ma"ucap Frans yang hari ini tidak masuk kantor itu

__ADS_1


"Mama mau beli sesuatu. Jadi kamu ga mau nih antar mama ke mall nya?"ucap mama Alya cemberut


"Yaudah deh! iyah,iyah Frans mau antar mama ke mall, tapi ingat mama ga boleh berulah lagi kayak kemaren"ucap Frans berdiri dari duduknya


"Iyah! mama janji ga akan bikin ulah lagi nanti"ucap mama Alya


"Khmmm, yaudah Frans ganti baju dulu, mama tunggu disini dulu"ucap mama Frans beranjak pergi dari sana


"Ok. Jangan lama-lama yah nak!"ucap mama Alya dengan senyum nakalnya


Tak butuh waktu lama Frans dan mama Alya segera pergi menuju mobil dan menjemput Grace terlebih dahulu.


"Ow iyah Frans, kita jemput Grace di toko kuenya yah! soalnya mama telfon dia tadi dan katanya dia lagi di toko rotinya sekarang"ucap mama Alya dan diangguki oleh Frans yang segera melajukan mobilnya menuju toko roti milik Grace itu.


Setelah beberapa lama kini mama Alya dan Frans sudah sampai di toko roti milik Grace.


"Selamat datang ibu,"ucap salah satu karyawan disana


"Silahkan masuk"ucapnya lagi mempersilakan mama Alya dan Frans masuk kedalam toko itu


"Mba! apa Grace nya ada?"ucap mama Alya mencari Grace


"Ow, iyah, bu sebentar saya panggil dulu"ucap karyawan yang bernama Vanesa itu


Di dapur, Grace beserta dengan beberapa karyawannya serta sahabatnya Rania sedang asik memasak kue.


"Ka Grace ada yang nyariin tuh, ibu-ibu sama anaknya"ucap Vanesa dengan senyum nakalnya


"Mana anaknya ganteng banget lagi, ah jadi melenyut hati aku!"ucap Vanesa


"Berdenyut Nes"ucap Rania dan teman-teman karyawan lainnya secara bersamaan


"Iyah, itu maksudnya"ucap Vanesa tersenyum gembira sedang Grace hanya tersenyum mendengar Vanesa


"Aku pergi keluar dulu kalian lanjut aja masaknya. Nes lo bantu buat adonannya yah"ucap Grace


"Ok siap bos"ucap Vanesa sedikit keras


"Kalo kaka ga mau sama anaknya kasih tahu aku yah, ka. Siapa tahu dia suka sama Vanesa..!"ucap Vanesa sedikit berteriak pada Grace yang sudah sedikit jauh itu


"Bisa aja kamu Nes, mana mau cowok begituan suka sama cewek otak oleng kayak loh"ledek Rania dan hanya wajah cemberut yang di tunjukkan oleh Vanesa sedang teman-teman lainnya tersenyum ngakak mendengar ledekan Rania itu.


***


"Ma, mama udah dateng?"ucap Grace menyalami mama Alya


"Iyah, sayang mama baru dateng kok!"ucap mama Alya


"Mas...!"ucap Grace tersenyum menunduk melihat Frans disana dan juga dibalas senyuman oleh Frans

__ADS_1


"Yaudah kita berangkat sekarang?"ucap mama Alya antusias


"Ayok ma,aku udah siap kok"ucap Grace dengan senyum manisnya. Mengambil tasnya dan kemudian beranjak pergi dari toko bersama mama Alya dan Frans namun tidak lupa juga dia menitipkan toko rotinya itu pada karyawannya di sana.


__ADS_2