MENIKAHI JANDA MUDA

MENIKAHI JANDA MUDA
Eps. 24. CALON ISTRI


__ADS_3

16: 05 WIB


Di rumah, mama Alya yang sedari tadi sangat bahagia itu berlari tergopoh-gopoh menuju suaminya yang sedang duduk di sofa ruang tamu.


"Papah!"teriak mama Alya memeluk papa Hardi di sofa


"Ada apa sih, ma. Kayaknya mama lagi girang banget hari ini,"ucap papa Hardi


"Iyah, pa. Mama lagi bahagia banget..., hari ini!"ucap mama Alya masih memeluk suaminya itu


"Bahagia kenapa sih ma, cerita dong. Bahagianya jangan cuman buat mama doang, bagi-bagi sama ayah!"ucap papa Hardi ikut tersenyum melepas pelukannya dari sang istri


"Iyah, pa. Papa tahu kan kalo mama rencananya mau menjodohkan Frans sama Grace?"ucap mama Alya


"Khmmm, terus?"angguk papa Hardi


"Jadi hari ini di restoran di mall tadi Grace udah bilang pah, kalo dia itu setuju dan mau menikah sama Frans, mama bahagia banget pa hahaha"ucap mama Alya memeluk papa Hardi lagi


"Jadi Grace udah setuju ma?"ucap papa Hardi dan diangguki oleh mama Alya di sana


"Alhamdulillah... ma, sesuai keinginan mama, mama bakal dapat menantu yang baik, jujur, penyayang seperti Grace. Papa bahagia mendengarnya"ucap papa Hardi semakin erat memeluk istrinya itu


"Iyah, pa. Apalagi mama, mama bahagia banget"ucap mama Alya dan diangguki oleh papa Hardi di sana


"Eh, Frans mana ma, papa mau ngucapin selamat sama dia"ucap papa Hardi


"Oh, Frans dia lagi ngantar calon istrinya pulang"ucap mama Alya


"Owh, nanti ajah deh papa ngucapinnya"ucap papa Hardi dan diangguki mama Alya


***


Sedang sekarang Grace dan Frans sedang dalam perjalanan pulang. Tidak ada suara di sana. Hingga saat Frans ingin membuka suaranya tiba-tiba Grace juga ingin berbicara. Hingga mereka tertawa bersama.


"Kamu duluan deh, yang ngomong"ucap Frans fokus menyetir


"Mas Frans duluan deh, aku ga jadi ngomong nya"ucap Grace menunduk


"Kenapa ga jadi?"tanya Frans


"Gapapa!"ucapnya masih menunduk


"Baiklah, jadi kamu benar-benar setuju nih buat kita menikah nanti?"ucap Frans


"Iyah, mas. Setelah aku pikir-pikir sih, mungkin ini adalah jalan terbaik untuk semuanya mas. Aku ga mau lagi hidup dengan trauma ini mas"ucap Grace menunduk tidak berani menatap Frans

__ADS_1


"Baiklah jika itu memang keinginan mu, aku juga tidak bisa berbuat apa-apa"ucap Frans kembali fokus menyetir


"Kalau mas bagaimana?"tanya Grace berani menatap Frans


"Mungkin ini juga adalah jalan terbaik untukku dan semuanya, aku sudah pasrah"ucap Frans yang masih fokus menyetir tanpa menatap Grace dan hanya diangguki oleh Grace di sana


"Mas,"ucap Grace


"Khmmm"dehem Frans


"Aku mau tanya"ucap Grace


"Mau nanya apa?"ucap Frans dingin


"Sebenarnya mas Frans masih sayang kan sama Cleo?"ucap Grace menunduk tidak berani jika kata-katanya itu membuat Frans marah nanti


"Aku sudah melupakannya Ci, dia hanya adik bagiku."ucap Frans menjelaskan Grace hanya mengangguk walau dalam hati dia masih ragu akan pernyataan Frans itu


"Aku tahu mas, mas Frans pasti belum bisa melupakan Cleo. Terlihat dari matamu mas!"batin Cleo menatap Frans sedang Frans fokus pada setirnya


"Sejujurnya aku belom bisa melupakannya Ci tapi aku akan mencoba untuk melupakan semua tentang Cleo dan mau membuka hati untuk mu nanti"batin Frans fokus menyetir


"Mas!"panggil Grace


"Ada apa?"tanya Frans menatap kearah Grace


"Aku mau? Janda kan lebih menawan, dan lebih berpengalaman"ucap Frans dingin dan fokus menyetir


"Maksud mas, berpengalaman bagaimana?"tanya Grace polos


"Berpengalaman melakukan, khmmm.. itu"ucap Frans lagi tapi dengan polosnya Grace masih tidak mencerna, hingga beberapa saat setelah dia sadar apa yang sedang di katakan Frans dia pun tersipu malu dan wajahnya sudah sangat merah seperti kepiting rebus di sana


"Ih, mas Frans mesum banget sih,"ucap Grace memukul lengan Frans


"eh ini lagi nyetir loh,"ucap Frans saat Grace yang memukul lengannya itu sedikit keras


"Aduh, maaf mas, aku lupa kita masih di mobil sekarang. Maaf yah mas"ucap Grace merasa bersalah Frans hanya tersenyum dan mengelus lembut kepala Grace dengan tangan kirinya


***


Setelah sampai di rumah Frans turun dari mobilnya dan membuka pintu untuk Grace. Mereka memasuki rumah dengan wajah bahagia.


Didalam rumah terlihat ayah Kris dan yang lain sedang menunggu Grace pulang. Melihat Grace yang sudah pulang itu Rania yang juga berada di sana tiba-tiba memeluknya dengan erat dan mengucapkan selamat padanya. Mungkin semuanya sudah tahu akan kesetujuan Grace untuk menikah dengan Frans itu.


"Selamat yah, Grace aku turut bahagia buat kamu, bahagia banget. Akhirnya kamu bisa melupakan trauma dalam dirimu"ucap Rania masih memeluknya

__ADS_1


"Iyah, Ran. Makasih banget, kalo ga ada kamu mungkin aku ga akan bisa dan berani mengambil keputusan ini"ucap Grace karena memang Rania lah yang memberinya dukungan agar dia lebih mementingkan dirinya dan keluarganya dari pada trauma itu


"Iyah, sama-sama Grace"ucap Rania melepaskan pelukannya


"Om,"ucap Frans menyalami ayah Kris


"Selamat yah, ayah bahagia mendengar kabar ini hari ini, bahagia sekali"ucap ayah Kris memberi selamat pada Frans, Frans hanya tersenyum kecil di sana


"Tante,"ucap Frans lagi menyalami bunda Sania


"Iyah, selamat yah, sayang Tante ikut bahagia. Semoga kalian bisa sampai, sampe tahap pernikahan amin "ucap bunda Sania


"Amin, Tan. Doain yah tan"hanya itu yang bisa Frans ucapkan


"Pasti Frans"ucap bunda Sania dengan senyum bahagia nya


"Tante Abel"dalam Frans


"Iyah, selamat juga yah dari tante, Tante juga sangat bahagia mendengar kabar ini, ingat jangan buat nangis keponakan Tante loh!"ucap Tante Abel


"Hahaha iyah, Tan pasti"ucap Frans


"Selamat bro, bakal jadi adik ipar nih, bukan sepupu lagi"ucap Aldo di sana sedang Alfaro sedang sibuk dengan pekerjaan modelingnya dan tidak bisa ikut bahagia di sana


"Iyah, bro. Terimakasih"ucap Frans


"Selamat yah, aku juga turut bahagia buat kalian"ucap Clark bersalaman dengan Frans


"Iyah, Clark. Terimakasih."ucap Frans dan diangguki oleh Clark di sana


"Silahkan duduk nak Frans,"ucap ayah Kris dan diangguki oleh Frans lalu duduk di sebelah Grace yang sudah duduk bersama Rania itu


"Saya sangat bahagia mendengar kalian yang sudah saling setuju untuk melakukan pernikahan nanti. Om hanya punya satu putri, Frans. Tolong jaga putri om dan sayangi dia untuk om"ucap ayah Kris menatap kedua insan itu


"Om ga usah khawatir Frans bakal jagain Ceci kok, buktinya tadi pagi Grace hampir ajah ditabrak motor"ucap Frans


"Benar Grace? Kamu gapapa kan?"ucap bunda Sania dan semua orang terlihat khawatir padanya


"Gapapa kok, ma. Untung mas Frans nolongin aku, kalo ga, nggak tahu deh, aku bakal seperti apa"ucap Grace menatap mereka bergantian terutama pada Frans dan ayah Kris


"Syukurlah. Terimakasih yah nak, Frans sudah menolong Grace tadi, dia emang suka banget ga fokus kalo lagi di jalan"ucap Tante Abel


"Apaan sih, Tan. Grace fokus kok tapi entah kenapa motor itu bisa ada di sana dan hampir nabrak aku tadi"ucap Grace cemberut pada Tante Abel


"Sudah lah yang penting kamu baik-baik saja sekarang, ga ada yang luka,"ucap ayah Kris

__ADS_1


"Iyah, yah."ucap Grace dan bunda Sania mengangguk.


__ADS_2