MENIKAHI JANDA MUDA

MENIKAHI JANDA MUDA
Eps. 51. PENYEBAB KECELAKAAN


__ADS_3

💐Maaf yah, author ga buat ini dulu baru masalah lain, soalnya author kelupaan, maklum lah karena saking sibuknya jadi kepala sedikit stress dan pusing. Sekali lagi Maaf kan author 🙏🙏💐


*


*


*


Lama Grace dan Frans duduk di kursi tunggu RS itu, tapi tak lama kemudian Mark datang dengan terburu-buru melihat Frans sedang duduk di dekat pintu dia berlari kencang, suaranya terdengar lelah di sana.


"Tuan, aku menemukan siapa orang dalang dari semua ini," terang Mark masih tersengal-sengal


"Siapa?" tanya kaget Frans dan langsung berdiri dari duduknya di ikuti oleh Grace di sana


"Sebenarnya —


#Flash Back On#


Saat Mark berdiri di depan sebuah gedung bertingkat dengan lapangan yang sempit dan kurang terurus.


Pria itu berdiri dengan elegannya menghadap ke depan gedung. Dia kesana membawa dua anak buah kepercayaan nya yang paling pintar dan jago.


"Telusuri gedung ini dengan cepat dan relevan aku tidak ingin tahu kalian harus bisa melakukan rencana awal dengan baik, mengerti!" jelas Mark kepada anak buahnya dingin


"Baik tuan," jawab mereka serentak.

__ADS_1


Persiapan di mulai salah satu mempersiapkan komputer pelacak yang sudah mereka buat di beberapa tempat di gedung itu dan satu lagi mempersiapkan benda yang dibutuhkan untuk melakukan operasi pelacakan ini.


"Go!" ucap salah satu dari mereka untuk memulai aksi dengan baik.


Kedua orang itu berlari kecil ke dalam gedung mencari-cari dan menyelidiki apa yang terjadi di dalam gedung dan apa yang sedang terjadi di sana.


Satu dari mereka bernama Josua, pekerjaannya untuk menyelidiki tempat itu dengan komputer, apa dan siapa saja yang berada di dalam gedung, mencari tahu berapa banyak mereka dan kegiatan apa yang sedang mereka lakukan di sana. Sedang satu lagi bernama Dio anak buah kepercayaan Mark yang di tugaskan untuk mencari tahu apakah laki-laki yang di selidiki oleh bosnya Mark selama ini adalah dalang dari kecelakaan tersebut dengan terjun langsung ke dalam gedung.


Dari sedikit kejauhan Josua duduk diatas kaleng bekas di ruangan kecil yang tidak bisa terlihat oleh siapapun, dia itu pandai bersembunyi dan selalu suka melakukan hal-hal yang rumit seperti ini, dia juga sedang melakukan pelacakan semua pergerakan yang ada di ruangan itu.


Sedangkan Dio sedang berlari mengendap-endap dan bersiap siaga melihat kegiatan yang sedang terjadi di ruangan demi ruangan di gedung itu.


Jika, kedua anak buahnya sudah melakukan penyelidikan maka Mark sedang duduk menerima pemberitahuan dari kedua anak buahnya di sebuah tempat yang amat sepi dan gelap yang tidak jauh dari gedung itu, tempat itu hanya terlihat beberapa cahaya di sudut ruangannya seperti sangat mencekam hingga jika orang memasukinya akan sangat ketakutan bahkan bulu kuduknya akan merinding melihatnya.


Ternyata setelah beberapa menit menelusuri bangunan itu Mark terperanjat melihat sebuah video kiriman dari Josua bahwa gedung itu memiliki sekitar 500 orang di dalamnya.


"Apa yang sedang terjadi di dalam, apa mereka melakukan hal seperti pembuatan atau menciptakan narkoba atau yang lainnya?" tanya Mark semakin penasaran tentang hal yang sedang terjadi di dalam gedung tersebut.


"Jangan sampai lengah dan kalian tertangkap jika, kalian tertangkap kalian tahu apa yang akan terjadi pada tubuh dan nafas kalian, mengerti?" tegas Frans lagi dengan dengan nada setengah suara


"Baik tuan," jawab keduanya dengan suara kecil dalam sambungan earphone itu.


"Tuan, ternyata ada seorang laki-laki sedang di sekap di sebuah ruangan gelap gulita dia berperawakan tinggi, tapi wajahnya seperti nya babak belur tuan," lirih Dio menyelundup di sebuah ruangan berbalut sebuah tirai yang menutupi tubuhnya di sana


"Laki-laki? Semua kamera penyelundup suara di ruangan itu sudah kau buat? Aku ingin mendengarkan mereka berbicara," suruh Mark pada anak buahnya itu

__ADS_1


"Sudah tuan sudah saya laksanakan, semua kamera di penjuru ruangan sudah saya buat dengan baik," jawab Dio pada bosnya Mark.


Dio sudah melaksanakan tugas yang diberikan oleh tuannya padanya, mencari tempat bagus dan baik tempat kamera akan di selundupkan.


Dio menyelundupkan kamera ke beberapa tempat yang sudah dianggapnya bagus dan tidak akan ketahuan, seperti sudut ruangan itu yang tutupi oleh banyak plastik kresek yang bergantungan di sana sehingga memudahkan Dio bersembunyi dan melakukan tugasnya dengan baik.


Walaupun ruangan itu begitu gelap tapi karena kecerdikan dari seorang Dio dia bisa melakukan tugas itu dengan sangat baik tanpa ada cahaya sama sekali yang di gunakannya.


Setelah selesai dengan hal menegangkan itu Dio segera di perintahkan oleh Mark agar segera kembali keluar dan tugasnya sudah cukup sampai di sini.


Sedang saat ini Josua sedang duduk berkutat dengan laptop diatas pahanya. Kini Josua sedang melacak ruangan paling atas gedung itu, dan ternyata tempat itu dikhususkan untuk seorang pemimpin grup mereka yang bernama Mardinan Arogio.


Nama itu jelas terlihat di dinding yang di tempel oleh mereka sebagai bentuk tempat itu adalah tempat khusus bagi pemimpin mereka.


"Tuan sepertinya ini adalah tempat persembunyian, aku merasa ini adalah salah satu hal yang berdampak buruk,"


"Bagus, segera kirim semua file yang kamu kerjakan hari ini padaku, dan ingat jangan sampai ketahuan oleh mereka," lirih Mark dengan suara amat seram dan dingin pada Josua.


Setelah mengirim semua file itu kepada tuannya Mark, Josua segera berjalan keluar atas suruhan Mark untuk menyelesaikan sedikit tugasnya yang lain yaitu mencari keberadaan bos atau ketua kelompok itu dari jauh.


"Tuan dia sedang duduk di atas kursi goyang di sebuah ruangan gelap gulita, dan di depannya ada seorang lelaki tubuhnya diikat dengan tali, dan wajahnya sudah tak terlihat karena darah di mana-mana sepertinya pria itu adalah pria yang di lihat oleh Dio tadi tuan," Terang Josua menceritakan semua yang dilihatnya di gedung itu sambil mengutak-atik lapto di depannya dengan komputer ditangannya itu.


"Lalu apa yang kau lihat, bagaimana perawakan ketuanya?" tanya Mark melihat laptop di depannya sambil membuka kamera yang telah di siapkan oleh Dio tadi padanya


"Dia tidak terlihat begitu jelas tuan, karena ruangan itu cukup gelap." gumam Josua dengan tangan yang mencoba kembali menelusuri wajah ketua kelompok itu

__ADS_1


"Baiklah, setelah semua sudah selesai segera kembali tugas mu sudah selesai di gedung itu." lirih Mark mengatakan dalam earphone nya itu


"Baik tuan, segera laksanakan." jawab Josua dengan lantang dengan setengah suara.


__ADS_2