MENIKAHI JANDA MUDA

MENIKAHI JANDA MUDA
Eps. 43. KEDATANGAN MASALAH BARU


__ADS_3

Kini Grace sudah sampai di RS. Dia berlari cepat menuju resepsionis RS untuk menanyakan keberadaan adik-adiknya di rawat sekarang.


"Sus, ruangan pasien bernama Ana dan Clark di mana yah?"ucap Grace tergesa-gesa


"Oh, pasien yang mengalami kecelakaan dua hari yang lalu?"tanya suster itu


"Iyah sus, di mana yah?"ucap Grace lagi


"Kedua pasien di rawat di ruangan UGD di sebelah sana buk,"ucap suster itu menunjuk ruangan UGD


"Terimakasih sus."ucap Grace dan segera berlari menelusuri RS mencari ruangan UGD yang di katakan oleh suster itu barusan.


*


*


*


Setelah menempuh panjangnya perjalanan menuju bandara kini Frans sudah sampai dan akan segera berangkat dengan pesawat yang telah di siapkan anak buahnya sesuai perintahnya tadi.


"Apa istriku sudah sampai?"tanya Frans dingin dia terlihat sangat khawatir pada istrinya saat ini


"Nona sudah sampai dengan selamat tuan, kami selalu meninjaunya dari jauh bahkan supir taksi yang nona tumpangi menuju RS adalah salah satu anak buah kepercayaan kami yang sengaja menyamar untuk menjaga nona hingga tiba di RS dengan selamat dan untuk kami bisa melihat kondisi nona saat itu tuan,"ucap salah satu anak buah kepercayaan Frans yang berdiri di belakangnya


"Kerja bagus"ucap Frans berjalan memasuki pesawat dengan wajah dingin dan khawatir, dia juga terlihat cemas di sana. Bagaimana tidak, adik kembarnya sedang dalam keadaan koma sekarang dan dia harus segera pulang dan lagi istrinya pasti kecewa padanya.


Namun jauh dari hal itu, dia selalu berpikir tentang apa yang membuat kedua adiknya itu bisa mengalami kecelakaan sampai koma seperti sekarang ini.


"Apa sebenarnya yang terjadi, kenapa bisa mereka bertiga bisa kecelakaan seperti itu? Apakah mereka bertiga yang tidak hati-hati atau bahkan ... " batin Frans


*"Mark, apa kau masih di RS?"*ucap Frans menghubungi Mark tiba-tiba


*"Iyah, tuan saya masih di RS. Saya sedang berada di ruangan mas Bagas, tuan"*


*"Apa kau sudah coba menyelidiki tentang penyebab kecelakaan mereka bertiga?"*

__ADS_1


*"Sudah tuan, dari kemaren kami dan yang lainnya sudah mulai melakukan penyelidikan di area kecelakaan tuan. Polisi bilang mereka tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan di sana. Tapi ada hal yang sangat saya ragukan tuan,"*


*"Apa itu?"*


*"Begini tuan, kemaren saat saya sedang dalam misi penyelidikan bersama polisi dan anak buah yang lain saya melihat sosok laki-laki tua berada di dalam sebuah mobil hitam dan seorang anak buahnya. Dia memiliki tato di lehernya sebelah kanan dan satu telinganya sudah tidak memiliki daun telinga lagi atau sepertinya cacat telinga tuan.


Mereka terlihat sangat mencurigakan, tapi anehnya saat saya ingin mendekati mereka mobil itu seketika pergi begitu saja seakan mereka sudah tahu kalau saya aka datang ke arah mereka saat itu."*


*"Cari tahu siapa orang itu mungkin saja dia ada hubungannya dengan kecelakaan adik-adik ku. Sampaikan juga pada keluarga ku kalau aku sudah berada di dalam pesawat sekarang"*


*"Baik tuan, akan saya sampaikan."*


*"Hmm, temukan pria itu secepatnya"*


*"Baik tuan,"*


*"Hmm"*


Tut


*"Comeback ke Indonesia sekarang, ku tunggu"* ucapnya dingin pada orang itu lalu segera mematikannya dengan cepat.


*


*


*


RS XXX, 05:20


"Mama"panggil Grace dari arah yang sedikit jauh


"Grace—Grace hiks hiks"lirih mama Alya setelah Grace berjalan mendekatinya dan segera memeluknya dengan hangat di sana


"Ma, mama yang kuat yah, mereka pasti bisa sembuh ma"ucap Grace yang juga ikut menangis dalam pelukan itu

__ADS_1


"Iyah, sayang. Makasih yah,"ucap mama Alya melepas pelukannya dari Grace dengan lembut


"Pa,"ucap Grace mencium tangan papa Hardi dengan lembut


"Papa juga yang kuat yah,"ucap Grace mengelus lembut lengan atas papa Hardi dan hanya diangguki olehnya di sana


"Bagaimana keadaan mereka pa, apa sudah memiliki tanda baik?"tanya Grace tentang kondisi adik-adiknya itu


"Masih sama Grace. Tidak ada perubahan sama sekali. Ana juga sedang di operasi sekarang dan kami sangat khawatir dia sudah 2x melakukan operasi tapi belum juga ada perubahan padanya."ucap papa Hardi duduk di tempatnya tadi


"Ya Tuhan, semoga mereka cepat pulih dan operasi nya lancar yah pa, amin."ucap Grace turut ikut sedih mendengar penjelasan papa Hardi barusan


"Amin, tapi kenapa kamu sendirian Grace? dimana Frans?"ucap mama Alya saat sadar bahwa Frans tidak ikut bersama Grace ke RS


"Begini ma, mas Frans lagi ada kerjaan kemaren aku udah nelfon dia buat kasih tahu tapi ga diangkat juga. Jadi karena aku yang juga semakin cemas dan khawatir aku mengirim sebuah pesan padanya dan memberitahu kalau aku sudah pulang ke Indonesia."ucap Grace sedikit menjelaskan


"Tapi kenapa dia lama sekali datang nya, mama jadi khawatir"ucap mama Alya semakin cemas


"Mama ga usah khawatir, mas Frans mungkin lagi di perjalanan ma. Mama yang tenang yah,"ucap Grace mencoba menenangkan mama Alya yang semakin tertekan dan cemas di sana.


Bagaimana pun masalahnya, seberat apapun masalah yang di hadapi seorang ibu, jika mereka sudah cemas dan gelisah seperti itu mungkin pikirannya tidak sedang stabil. Mereka bisa saja terlihat tenang di luar tapi di dalamnya tidak mungkin mereka tidak terpikirkan akan bagaimana nasib dan takdir anak-anaknya.


Begitupun dengan mama Alya, walau terlihat tenang tapi di dalam hatinya siapa yang tahu! Tidak ada yang tahu dan mengerti apa yang sedang dipikirkan seorang ibu itu saat ini.


Di balik wajah tenangnya itu mama Alya terlihat sangat cemas dan gelisah akan keadaan anak-anaknya saat ini, dia pasti sangat rapuh sekarang.


Grace yang mencoba menenangkannya hanya diam, dia hanya bisa memeluknya dengan erat dan terus menerus memberikan kekuatan untuk mama Alya.


"Grace coba hubungi Frans mama jadi khawatir, semoga tidak terjadi apa-apa padanya"ucap mama Alya dengan cemas


"Ma, Grace tadi kan udah bilang sebentar lagi Frans akan datang mama tenang dulu,"ucap papa Hardi


"Jangan memikirkan hal yang belum tentu terjadi, lebih baik kamu tenangin diri dulu dan coba kamu fokuskan diri kamu pada kesehatan mu. Kita fokus dulu sama mereka yang sedang berada di ambang kematian ma, jangan khawatirkan Frans papa akan mengurusnya."ucap papa Hardi lagi dengan sedikit keras karena mama Alya yang tidak mau mendengar perkataan mereka dan selalu saja memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi pada anak-anak nya


"Iyah ma, lebih baik mama pikirkan kesehatan mama dulu baru mama pikirkan masalah ini. Aku tahu ini pasti sangat berat dan sangat sakit untuk mama tapi aku mohon jangan terlalu mencemaskan kami saat ini mama fokus saja untuk kesembuhan dan kepulihan si kembar, aku yakin mas Frans pasti baik-baik saja sekarang,"ucap Grace dengan deraian air mata memperingatkan mama Alya untuk tidak terlalu cemas pada Frans dan lebih memfokuskan diri kepada si kembar dulu.

__ADS_1


__ADS_2