MENIKAHI JANDA MUDA

MENIKAHI JANDA MUDA
Eps.02. BANDARA


__ADS_3

Hari ini tepat pukul 10 pagi Grace dan Alfaro berangkat untuk menjemput Tante Abel di bandara.


Mereka berangkat dengan mobil milik ka Aldo dan sekarang mereka sudah memasuki parkiran mobil di bandara.


Tak butuh waktu lama mereka sudah sampai di bandara tempat mereka menunggu Tante Abel dan anaknya.


1/4 jam lagi pesawat mereka mungkin sudah sampai. Dan tak butuh waktu lama lagi mereka mendengar suara dari pihak bandara bahwa pesawat Eropa-Indonesia sudah sampai dan sudah mulai memasuki bandara.


"Tante Abel,"teriak Grace melambaikan tangannya saat Tante Abel dan anaknya sudah datang dari arah depan tempat para penumpang memasuki bandara


"Hi, Grace. Waduh kamu udah gede yah, sekarang."ucap Tante Abel pada Grace sambil berpelukan erat dengan senyum yang mengembang


Alfaro juga menyalami sepupunya Clark dan memeluknya serta saling bergurau.


"Hi, bro. Makin cakep ajah, lo"ucap Alfaro pada Clark yang dingin dan datar itu


"Hmmm, biasa ajah ga usah lebay,"ucap Clark dengan logat bahasanya yang masih sedikit kurang baik karena suaranya yang seperti orang bule dan tidak sering berbicara bahasa Indonesia yang membuatnya sedikit susah untuk berbicara dengan logat Indonesia dengan benar.


"Lucu banget luh kalo ngomong,"ucap Alfaro pada Clark yang memasang wajah dinginnya dan menatap Alfaro datar


"Udah dari dulu kali,"ketus Clark yang membuat Alfaro langsung terdiam mendengar perkataan Clark dan menggelengkan kepalanya.


Sedang Grace dan Tante Abel sudah melepaskan pelukannya satu sama lain Tante Abel pun membuka suara kembali.


"Gimana kabar kamu disini, baik-baik ajah kan?"tanya Tante Abel pada Grace


"Baik kok tan, kalo Tante gimana baik-baik ajah kan?"ucap Grace pada Tante Abel


"Tante juga baik kok sayang cuman yah kamu tahu lah soal Tante yang banyak masalah sekarang."ucap Tante Abel


"Mom, kita pigi sekarang atau masih mau disini?"tanya anak Tante Abel, Clark yang sudah mulai bosan berdiri dan berbicara dengan Alfaro disana

__ADS_1


"Iyah, kamu gak sabaran banget sih,"ucap tente Abel pada anaknya Clark


"Ya udah kita pulang sekarang?"tanya Alfaro dan diangguki Tante Abel dan Grace bersamaan


"Ayok!"ucap Tante Abel


Setelah menempuh panjangnya perjalanan kini mereka sudah sampai dirumah. Ayah dan bunda sedang duduk diruang tamu menunggu kepulangan Tante Abel dan lainnya.


"Kaka, aku kangen banget sama kalian,"ucap Tante Abel sedikit berlari kearah bunda dan ayah yang langsung saja memeluk mereka dengan deraian air mata


"Iyah, Kaka juga kangen kamu bel kamu baik-baik ajah kan?" tanya bunda khawatir pada Tante Abel yang menangis disana


"Abel baik kok ka, kak maafin Abel yah ka andai aja aku percaya sama kata-kata Kaka, mungkin ini semua ga akan terjadi ka maafin Abel hiks,hiks,hiks..." ucap Tante Abel


"Iyah Kaka maafin kamu kok" ucap bunda pada Tante Abel


"Makasih yah ka, kaka udah baik banget sama Abel, Abel beruntung masih punya Kaka disini."ucap Tante Abel, menghapus air matanya dan kembali memeluk ayah Kris dengan erat begitu juga dengan bunda Sania yang ada disana


"Om, Tante kalian apa kabar?"ucap Clark pada ayah dan bunda


"Iyah, nak kami baik-baik saja. Gimana sama kamu baik-baik ajah kan?"ucap bunda Sania dengan senyum yang mengembang


"Iyah om, tan. Aku juga baik kok."ucap Clark pada ayah dan bunda


"Syukurlah!" ucap ayah Kris dengan senyuman


"Gimana sekolah kamu lancar?"tanya bunda Sania menimpali


"Sekolah aku baik kok tan dan mungkin Clark akan melanjutkan kuliah Clark di Indonesia dan pastinya Clark ga mau buat mommy sedih karena Clark,"ucap Clark serius melihat Tante Abel yang tersenyum melihat anaknya yang sudah semakin dewasa itu


"Iyah, nak semoga kamu sukses nantinya dan bisa bahagiain mommy kamu dan bisa jaga mommy mu."ucap bunda Sania pada Clark

__ADS_1


"Amin makasih tan," Ucap Clark pada bunda dengan senyuman.


Pukul 19:00


Makan malam telah disiapkan, ayah dan bunda sudah duduk ditempat mereka biasa makan begitu juga dengan yang lainnya yang sudah duduk rapi lalu berdoa bersama. Mereka makan tanpa suara hanya suara peralatan makan yang terdengar disana.


Setelah selesai dengan makan malam Grace dan Tante Abel serta bunda Sania sedang merapikan meja makan yang berantakan sehabis makan, sedangkan para lelaki sudah pergi keruang tamu sambil menonton televisi disana.


Di dapur Grace, bunda Sania dan Tante Abel sedang bercanda gurau, hingga suara mereka terdengar sampai ruang tengah dan membuat para lelaki geleng-geleng kepala mendengar suara tawa mereka yang sangat nyaring itu.


"Berisik banget sih, mereka pada ngomongin apaan yah? suara mereka sampe sini," ucap Aldo yang duduk berdekatan dengan ayah Kris sedang Alfaro dan Clark sibuk dengan handphonenya masing-masing


"Ga usah dengerin suara mereka, mereka kan udah sering begituan yang namanya perempuan kalo udah nyatu ga bisa ga ngerumpi," ucap ayah Kris sambil melirik kebelakang dan melihat para wanita yang sedang tertawa lebar disana sedang Aldo tersenyum dan mengangguk mendengar perkataan ayah Kris


"Udahlah kita nonton lagi ajah, biarkan saja mereka disana." ucap ayah Kris lagi dan mereka kembali menonton TV disana


"Jadi dulu kamu itu sama kayak Tante? kenapa kamu ga pernah cerita sama Tante sih, kalo kamu juga disiksa sama mantan suami kamu itu, Kaka juga kenapa kalian ga kasih tahu Abel kalau Grace itu udah nikah?"ucap Abel sedikit marah karena dia yang tidak mengetahui semua itu


"Udahlah bel semua udah terjadi doain ajah Grace bisa dapat jodoh yang lebih baik lagi nanti"ucap bunda Sania


"Tapi kan ka kenapa kalian ga kasih tahu aku sih, kalo Grace itu udah nikah!"ucap Tante Abel


"Gimana mau kasih tahu kamu bel, kamu ajah masih punya banyak masalah, kamu juga belum tentu bisa menyelesaikan ini semua bel," ucap bunda pada Tante Abel yang mulai penasaran itu


"Maksud Kaka?" tanya Tante Abel penasaran


"Biar Grace yang cerita Bun," ucap Grace dan mulai duduk di tempat bunda Sania duduk yang juga sedang menangis mengingat kembali kehidupan yang dilalui oleh Grace


"Sebenarnya..." ucap Grace yang masih belum siap menceritakan masa lalu yang kelam dan paling buruk dalam hidupnya itu


"Ceritakan segalanya pada Tante kenapa kamu bisa menikah dengan laki- laki itu atau jangan-jangan kamu,k amu terpaksa menikah dengan laki-laki itu?"ucap Tante Abel yang sudah semakin penasaran akan pernikahan Grace dimasa lalu hingga Grace bisa menjadi seorang janda saat ini.

__ADS_1


__ADS_2