
Di Mall...
"Grace kesini nak"ucap mama Alya memanggil Grace dari tempat yang sedikit jauh memilih baju disana
"Iyah, ma ada apa ma?"ucap Grace menatap lekat mama Alya
"Kamu suka yang mana? Ini atau yang ini?"ucap mama Alya meminta bantuan Grace untuk memilah 2 buah pakaian ditangannya. Satu berwarna biru ke abu-abu an dengan kerah leher yang sedikit terbuka. Sedangkan yang satu berwarna hijau, berlengan panjang dengan motif bunga sakura yang menghiasinya.
"Bagaimana? Kamu suka yang mana Grace"ucap mama Alya
"Dua-duanya sama-sama cantik kok ma, tapi aku lebih suka yang ini deh, warnanya bagus motifnya juga bagus sesuai banget sama mama, pasti cocok banget deh,"ucap Grace disana
"Iya sih, mama lebih suka yang ini daripada yang ini, yang ini warnanya kurang bagus dan motifnya juga ga terlalu keren menurut mama"ucap mama Alya disana
"Yaudah, kamu coba dulu sana mama tunggu disini,"ucap mama Alya
"Kenapa jadi aku ma? Ini buat aku?"ucap Grace
"Iyah, buat kamu!"ucap mama Alya
"Tapi kan ma,"ucap Grace mencoba menolak
"Gapapa! kamu ganti sana, cepetan"ucap mama Alya
"Tapi,"ucap Grace
"Udah, kamu ganti dulu aja, cocok kok sama kamu, sana."ucap Frans pada Grace yang selalu menolak itu
"Iyah, nak. Kamu ganti dulu sana"ucap mama Alya sedikit memaksa
"Yaudah, Iyah, ma"ucap Grace mengangguk lalu beranjak pergi menuju ruang ganti
Frans kembali duduk bermain gadget di sebuah kursi panjang di sana.
Mama Alya yang melihatnya hanya diam dia tidak mau mengganggu Frans yang sedang bermain gadget nya itu.
***
"Maaf mba, mba ngapain disini yah?" ucap salah satu pelayan disana
__ADS_1
"Ah! Iyah, mba saya lagi nunggu seseorang diruang ganti say..."ucap seorang wanita terpotong dengan pakaian s*xi berwarna hijau dengan dada yang sedikit terpampang dan wajah cantik alaminya
"Sebentar, mba.Saya permisi dulu"ucap nya dan diangguki oleh pelayan itu lalu beranjak berdiri mendatangi Frans serta mama Alya di sana
"Tante,"ucapnya menyalami mama Alya dan mencium tangannya lembut
"Ah, Cleo. Ngapain kamu disini?"ucap mama Alya ketus melihat Cleo datang
"Ma jangan gitu lah,"ucap Frans melihat mama Alya yang sepertinya tidak suka Cleo berada di sana
Mendengar kata-kata Frans mama Alya terdiam duduk dengan wajah malas dan cemberut.
"Tante Alya pasti masih marah sama aku. Mungkin dia ga akan maafin aku atas semua yang kulakukan. Memang sudah sepantasnya aku tidak bisa di maafkan oleh Tante Alya," ucap Cleo dalam hati melihat mama Alya dengan wajah cemberutnya itu
"Maafkan mama yah, mama emang gitu ceplas-ceplos orangnya"ucap Frans lembut merasa tidak enak pada Cleo
"Ah, gapapa kok! seharusnya aku yang minta maaf sama kalian termasuk sama Tante Alya"ucap Cleo menatap mama Alya.Namun sedikitpun mama Alya tidak melirik atau bahkan melihat wajah Cleo
"Btw kamu ngapain disini?"tanya Frans mengalihkan pembicaraan
"Aku lagi nunggu temen. Dia lagi coba pakaian diruang ganti"ucap Cleo tersenyum sedang Frans hanya mengangguk di sana
"Khmmm, kami lagi nunggu...."ucap Frans berhenti setelah Grace keluar dari ruang ganti dengan pakaian yang dipilih mama Alya tadi
"Wah, cantik banget anak mama. Cocok banget sama kamu nak."ucap mama Alya berdiri dari duduknya lalu menghampiri Grace dengan senyum manisnya
Sedang Frans melihat kagum pada Grace dengan pakaian yang amat cocok di tubuhnya itu, dia tersenyum kecil. Menatap lekat Grace dari ujung kepala sampai ujung kaki. Matanya tidak berkedip melihat kulit mulus paha Grace yang sedikit terlihat itu.
"Biasa aja kok ma. Jangan terlalu memuji seperti itu"ucap Grace merasa tidak nyaman dengan pujian mama Alya
"Frans gimana menurut kamu, cantik nggak?"ucap mama Alya sengaja, untuk membuat Cleo cemburu atau tidak dipedulikan oleh Frans di sana
"Cantik!"ucap Frans sedikit tersenyum dengan mata masih tertuju pada Grace, sedang Cleo menatap sedu melihat Frans orang yang pernah mengisi hatinya i bisa melirik seorang wanita seperti Grace
"Iyah, kan? Frans aja bilang cantik sayang, kamu ga usah minder gitu!"ucap mama Alya masih memuji Grace sedang Grace masih tersipu malu di sana
"Iyah, cantik kok. Cocok buat kamu,"ucap Frans lagi Grace hanya tersenyum menjawab perkataan Frans barusan
"Nah! kan?"ucap mama Alya menyambung
__ADS_1
"Siapa dia?Kenapa dia bisa sedekat ini sama Frans?Dan kenapa dia bisa mengubah sifat Frans menjadi seperti ini? Mudah senyum, ga dingin lagi, bahkan aku saja sudah bertahun-tahun bersamanya, belum pernah aku melihat Frans bisa melirik perempuan selain diriku secepat ini. Siapa dia sebenarnya?"batin Cleo
"Ma dia siapa?"tanya Grace menunjuk Cleo, mama Alya yang ditanya kembali murung
Karena mama Alya tak kunjung menjawab pertanyaan Grace, Cleo pun mendatangi Grace dan berkenalan dengannya.
"Hi, nama aku Cleo, saya mantan tunangan Frans."ucap Cleo antusias sambil bersalaman dengan Grace
"Jadi dia mantan kamu mas?"tanya Grace menatap Frans lekat dengan senyumnya
"Khmmm, dia mantan aku! sekarang aku hanya menganggap nya sebagai adik ku saja."jawab Frans tanpa ekspresi pada Grace
"Ow..! cantik yah, mas."ucap Grace tersenyum
"Kelihatannya dia itu sangat baik, pantas Frans bisa meliriknya seperti itu, apa mungkin yah Frans jatuh cinta sama dia?"batin Cleo menatap Grace dengan tatapan kosongnya
"Aku Grace, aku...,"ucap Grace
"Dia calon istri anak ku, jadi tolong jangan pernah ikut campur dengan urusan anakku lagi, maaf! kami permisi."ucap mama Alya sedikit marah melihat Grace dan Cleo berkenalan dan memotong ucapan Grace untuk membuat Cleo agar tidak mengharapkan anaknya lagi
"Ayok, kita pergi dari sini mama muak ada disini"ucap mama Alya menarik Grace dan Frans keluar dengan marah lalu membayar barang-barang serta baju yang dipakai oleh Grace itu.
"Ma, mama tunggu!"ucap Frans dingin menarik tangan mama Alya yang berjalan dengan sedikit cepat itu
"Kalo kamu masih mau membela perempuan itu, silahkan tapi jangan harap mama bisa memaafkan mu"ucap mama Alya melotot marah pada Frans sedang Grace terdiam bingung dia tidak berani bertanya mengapa mama Alya bisa semarah ini pada Frans
"Ayok, Grace kita pergi"ucap mama Alya menarik tangan Grace lagi
"Ma bukan gitu ma, denger dulu penjelasan Frans, ma"ucap Frans mengejar mama Alya yang ingin menjelaskan semuanya
Sedang Cleo sudah menangis sedari tadi di tempatnya, dia bahkan tidak bisa melakukan apa-apa. Sudah beberapa kali dia ingin menjelaskan semuanya pada mama Alya namun mama Alya selalu saja menolak berbicara padanya.
Cleo terduduk di sana dia masih tidak bisa mencerna apa yang dikatakan oleh mama Alya tadi bahwa Grace adalah calon istri Frans sekarang.
"Apa kamu sudah melupakan aku Frans? Semudah itukah kamu melupakan ku? Aku masih cinta sama kamu Frans tidak ada yang bisa menggantikan mu di hatiku, tapi apa yang bisa kulakukan aku hanya bisa membuat mu menderita Frans"ucap Cleo dalam hati dan masih dengan tangisnya
Namun tanpa sadar sedari tadi seorang perempuan melihatnya dari jauh. Dia cukup tinggi, rambut pendek hitam dan dandanan yang cantik serta body seperti model di sana.
"Cleo,"panggilnya memegang bahu Cleo yang tidak sadar akan kehadirannya di sana
__ADS_1