Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan

Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan
Ini Dunia Apa?


__ADS_3

Namaku Moana, wanita yang paling sedih di dunia. memiliki keberuntungan setipis tisu, ah mungkin tisu terlalu tebal untukku. jadi lebih tipis dari tisu. seperti itulah kehidupanku, ditinggalkan kekasih, dikeluarkan pada pekerjaanku karena hal sepele menurutku, dan sekarang waliku meninggal tanpa sebab. itulah sebabnya tisu terlalu tebal keberuntungannya bagiku.


namun sepertinya ibu kandungku masih ada, aku akan cari nanti setelah pemakaman ini berakhir. ya tuhan... apa kau ada? dunia terlalu berat untukku yang mudah menangis ini.


rasanya aku ingin memiliki kekuatan menguasai bumi, sehingga aku bisa mendapatkan semua yang aku mau. terbang ke setiap tempat tanpa menggunakan pesawat. aku ingin memelihara naga yang paling besar, sepertinya itu bisa menjadi acuan untuk semua orang tunduk kepadaku.


*pemakaman selesai, aku sudah berada di rumah*


wah dunia terasa hening setelah bibi laknat itu pergi dari dunia ini begitu saja, tanpa pamit. kurasa dunia ini menjadi gelap setelah bibi pergi.


"hiks" tiba tiba air mataku mengalir deras


"bibi awas kau yaaa, kalau aku meninggal nanti aku akan menemuimu dan membunuhmu sehingga kau mati dua kali" ucapku sambil menangis kencang di ruang tengah rumah bibiku.


aku membereskan rumah, mencuci piring dan mengelap sebagian lemari yang sudah berdebu karena bibiku jarang bersih bersih rumah.


namun ada satu hal yang menarik perhatianku, yaitu kotak hitam yang dikunci dan sedikit berdebu, yang disimpan tepat depan pintu kamar bibiku.


kebetulan, sebelum bibi laknat itu pergi dia memberikan kuncinya padaku. entah kenapa, tapi itu menarik perhatianku saat ini.


aku mencari kuncinya, dan ketemu.


"ah ini dia kuncinya"


aku mencoba buka kotak hitam itu dengan kunci yang aku punya.. dan terbuka.


ternyata di dalamnya apa hayooo..


di dalamnya kosong.. tidak ada apa-apa.


"aihhhh bibiiiiii... apasih lu bahkan sampe meninggalpun gak ada gunanya heuuu" aku teriak karena kecewa setelah membuka kotak yang dia sakralkan ternyata tidak ada isinya alias kosong. padahal sebelum bibiku meninggal, dia sempat bilang


"kalo kamu udah capek di dunia ini, kamu buka kotak ini ya.. dunia di sini seru, tapi karena kamu lemah, kamu gak usah coba-coba buka kotak ini. nanti nyesel"


lah malah sekarang lebih nyesel karena tau di dalam kotak itu gak ada isinya.


"ibuuu, anakmu ditinggalkan semua orang buu" ucapku sambil berkeluh kesah dan melanjutkan bersih-bersih rumah.

__ADS_1


*ting tong suara bel rumah berbunyi.*


"yaaa tunggu.." teriakku


aku membuka pintu.


lelaki berpakaian serba hitam yang menutup seluruh tubuhnya dan wajahnya yang ditutupi masker hitam, memberikan sekuncup surat tanpa berkata apa-apa lalu pergi.


"oh terimakasih" ucapku sambil terheran heran.


"wah bahkan tukang paket sekalipun meninggalkan ku di dunia ini." ucapku sambil menutup pintu.


"surat apa sih ini?" sambil melihat setiap sisi pada surat putih bersih itu.


aku membuka surat itu dan heuuuppp... pada surat itu terdapat aroma yang belum pernah aku hirup sebelumnya. ini aneh tapi nyata, aku mencoba menghirup lagi aroma ini namun ini beda. dan aku suka dengan aromanya


"wah wangi banget" ucapku


*aku membaca isi suratnya*


ibu ingin bertemu denganmu, kembalilah.


beli tiket kereta api menuju Yasura pukul 5 pas di Suguri Blok c.


sampai jumpa di rumah nanti.


hati-hati di jalan. aku merindukanmu


yuko.


"oh ternyata aku dirindukan seseorang hahaha.. yuko? mmm aku ingat ahh yuko, anak kecil tetanggaku itu ya. oke ibu, kita akan bertemu lagi setelah sekian lama berpisah. dan bibi laknat, semoga kau bahagia di alam sana ya."


setelah pukul 5 aku pergi ke Stasiun Suguri dan pergi ke blok C untuk membeli tiket menuju Yasura. setelah dilihat lagi, aku pergi ke Yasura pukul 11 malam.


"wah apaan jam segini, kacau emang. lebih tipis dari tisu ini bener bener" suara hatiku ingin menjerit dalam keramaian di stasiun kereta.


karena banyaknya barang yang dimiliki bibiku, sehingga aku membungkus semua barangku dan mendonasikan semua sisanya kepada orang yang membutuhkan, karena seseorang pernah bilang,

__ADS_1


"hidupmu akan berubah menjadi baik jika sering bersedekah"


mungkin setelah ini kehidupanku akan berubah menjadi sangat baik setelah aku mendonasikan semua barang ini kecuali rumah, karena ini kost-an. jadi aku tidak perlu mendonasikannya.


aku pamit pergi ke ibu kost dan pergi menuju Stasiun Suguri menuju Yasura, rumah masa kecilku.


*stasiun Suguri*


nampaknya di sini ramai sekali, lalu lalang orang yang baru pulang kerja dan lain sebagainya. aku duduk di kursi kereta api, lalu sesaat kemudian pintu kereta api tertutup lalu kereta api ini melaju.


tiba tiba aroma surat tercium kembali. aku menengok depan dan belakang ternyata tidak ada siapa siapa. aku menengok ke kaca, siapa sangka ternyata ini seperti bukan di dunia manusia.


kereta melaju kencang, dan setelah di tengok lagi ternyata hanya kobong yang aku naiki satu-satunya yang masih melaju.


"saat seperti inipun, nasibku dipertaruhkan" ucapku pasrah.


tiba-tiba kereta berhenti, lalu pintu terbuka.


"ah jadi ini Yasura, mungkin sudah malam, aku perlu tidur, halusinasiku terlalu tinggi ternyata" ucapku sambil turun dari kereta.


"bwhansbahjaywkakya" seseorang yang lalu lalang dengan bahasa yang tidak aku mengerti


"wah aku halusinasi, atau memang disini bahasanya beda ya?" tanyaku pada diri sendiri.


banyak manusia yang terbang diatasku, ada juga yang berjalan tanpa kaki.


"ini pasti mimpi, atau aku mabuk perjalanan mungkin, kenapa manusia seperti ini semua ya?" tanyaku pada diri sendiri karena terheran-heran.


*seseorang menatapku dan menyentuh tanganku*


"wah dingin banget ini tangannya woez serius ini tempat apa yaa" dalem hati ingin teriak tapi takut.


dan akhirnya


"aaaaaaaaaaaaaaa" aku teriak karena banyak sekali hal janggal di tempat ini.


"ini tempat apaaaaaa" teriakku dan aku pingsan.

__ADS_1


__ADS_2