
Dan akhirnya mereka berkedip secara barengan
"haaah?" ucap penonton
"siapa yang menang?" tanya penonton
"mereka berkedip secara bersamaan"
"nampaknya mereka berkedip secara bersamaan yaa..jadi kita harus bagaimana nih wasit?" tanya MC
"kita lihat di rekaman" ucap wasit
wasit nonton ulang tahan kedip di rekaman
"wah tidak mungkin!" ucap Wasit.
"bagaimana pak wasit?" tanya MC
semua penonton menanti kemenangan permainan ini termasuk para peserta.
"wah ya ampun!" ucap MC
"pemenang nya adalah....."
"tiiim...."
"kuuniiinggg" ucap MC dan Wasit.
"waaaaaaaahhhh"
"yaaaaayy" ucapku langsung berdiri sambil berpelukan dengan ratu.
"hah. gagal lagi ya?" tanya Simon
"uchhh aku tidak mungkin bisa mengalahkan tatapan mata pria tampan itu" ucap Carla yang belum bisa move on dari tatapan Roger.
salamon nafas lega karena kemenangan nya.
"rogerr selamaaat" ucapku sambil teriak pada roger
roger melambaikan tangannya yang membuat penonton wanita teriak histeris.
Roger mendekati simon yang sedang murung tidak nerima kekalahannya.
"dia adalah moana yang kau cari" ucap Roger berbisik-bisik pada telinga Simon
"tidak mungkin!" ucap Simon
roger hanya tersenyum.
"ahh begitu ya.. jadi kau adalah.." ucap Simon
"ung.. sutt" ucap Roger
aku lari ke lapangan untuk mendekati mereka yang sedang ngobrol
"rogerr!" ucapku
"apa yang kau lakukan pada carla hah!" ucapku sambil memukul lengan kanannya
"ahahahah maafkan aku" ucap Roger
"moana.." ucap simon, sedikit nunduk
"ya?" jawabku
"aku bahagia kau hidup bersama orang baik dan mencintai mu sepenuhnya. maafkan aku yang terus mencoba mencuri mu dari orang yang..."
aku memeluk Simon yang sedang bicara sambil nunduk.
"kau pria hebat!" ucapku
"hah!" Roger kaget melihatku memeluk Simon
"semangat yaa.. kembalilah jadi Simon yang dikenal semua orang. dan jadilah simon yang dikenali moana" ucapku sambil mengelus punggung nya.
simon membalas pelukanku dan dia menangis.
"maafkan aku moana" ucapnya
__ADS_1
wajah Roger sedikit cemberut melihatku pelukan dengan Simon.
salamon dan ratu mendekati ku yang sedang berpelukan.
"kau harus memenuhi janji itu simon" ucap Salamon
"ya.. aku akan mengembalikan gulungan itu" ucap Simon
ratu mendekat, menarik tangan roger dan salamon. kami pelukan bersama
"kalian meninggalkanku" ucap Carla yang datang lalu hanya memeluk roger dari sisi kiri.
"kita sudahi permainan ini, istirahat dan kita main bersama" ucap Salamon
"yaaa ayooo" ucap Ratu.
"ahh akhirnya permainan ini berakhir jugaa" ucapku.
***
*malam hari*
roger mengetuk pintu kamarku. aku membukanya
"keluarlah Kita lihat pemandangan bawah laut" ucap nya
"ung" aku mengangguk
kami pergi ke balkon
"bentar, jangan dulu liat" ucap Roger
"kenapa?" tanyaku
"tutup dulu mata nya"
"okee okeee" aku menutup mata dengan kedua tanganku
"jangan ngintip awas"
"nggak lah"
roger membimbingku jalan ke tempat yang dia rahasiakan.
aku membuka mataku dan waaaaaahhh di sana banyak sekali ubur-ubur terbang mengeluarkan cahaya warna-warni.
"ini kaya kunang-kunang yaa" ucapku
"yaa.. indah bukan?" tanya Roger
"keren baangeeeet" ucapku
" siang seperti kupu-kupu, malam seperti kunang-kunang"
"umm bener bangeet" ucapku sambil menatap ubur-ubur
banyak ubur-ubur turun dan mendekati ku..
"ahh roger apa mereka akan menyengat?" tanyaku
"ya jika menyentuh kulit"
"ah bohong!"
"yaa.. cobalah sentuh dia" ucapnya
"waaaaah roger tolong mereka mendekatiku" ucap Ku sambil lari mendekati roger
"ahahaha iii jangan dekat-dekat nanti mereka menyengat"
aku dan roger tertawa bahagia sambil menghindari ubur-ubur yang mendekat
tanpa sadar simon sedang duduk diatas genteng, memperhatikan kita berdua yang sedang menghindari ubur-ubur.
***
keesokan harinya
aku dan Roger sudah siap untuk pergi bermain dengan ratu, Carla, simon dan salamon. Kita berdiri di depan istana, di bawah cahaya matahari pagi yang sangat hangat.
__ADS_1
aku melihat bayangan tubuhku dan roger di tanah
"Roger lihatlah.. tubuhku jadi panjang" ucapku
"wah iya" ucap Roger.. lalu mendekatiku
roger memelukku dari belakang
"lihatlah, moana jadi burung" ucap Roger yang menyatu bayangannya dengan bayangan ku. kedua sayap roger di buka yang membuat bayangan itu semakin indah
"hohoho aku jadi seperti malaikat" ucapku
"mmm.. bidadari surga"
"haaaai kakaakk.. maaf lama" ucap carla yang lari dari dalam istana ke luar.
mereka keluar dari istana dalam wujud manusia, katanya mereka merubah wujud agar tidak dikenali oleh duyung lainnya.. jadi mereka bisa keluar dengan tenang.
"waah kalian tampak berbeda" ucapku
ratu curly rambutnya, dia yang biasa menggunakan mahkota menjadi tanpa mahkota. baju blouse warna abu muda celana panjang warna hitam topi hitam membuat dia elegan.
Carla yang menggunakan mini dress warna putih, rambut di ikat dua membuat dia imut.
salamon yang berwujud manusia, menggunakan kaos warna maroon celana hitam. membuat dia terlihat santai sekali
simon menggunakan kaos warna hitam celana cream membuat dia terlihat beda juga
saat itu aku menggunakan blouse warna putih dan celana warna maroon. roger juga menggunakan pakaian warna yang sama agar kita terlihat sweet. heheh
"hari ini aku yang pimpin. pengalaman pertama adalah kita naik pari untuk jalan-jalan" ucap Salamon
"okeee" ucap Ratu dan Carla
lalu pari besar warna biru tua datang
"gede bangeeeeet" ucapku
"naiklah" ucap Simon yang mengulurkan tangannya padaku namun ditepuk oleh Roger
aku duduk di punggung ikan pari
"kita akan pergi kemana?" tanya Bapak pari
"ke kota antartiiiik" ucap Carla
"lets goooooo" pari bergerak dengan cepat
rumput laut, coral dan lain sebagainya adalah rumah manusia duyung. pemandangan indah bawah laut dengan aneka warna.. setelah sampai di kota, kami mencoba es krim lumut makanan khas kota antartik, naik kuda laut, melihat pemandangan hiu yang mencuri uang wisatawan, beli makanan di punggung paus, jalan-jalan dan makan.. begitu terus wisata kami hari ini.
hari sudah gelap, kami pulang kembali ke istana menggunakan pari. saat di istana, simon mengembalikan gulungan rahasia pada Roger dan berjanji akan menjadi lelaki yang baik.
kami menunggu malam hari untuk datang penyu dan kembali ke daratan.
"bawalah ini.. perhiasan oleh-oleh negeri antartik" ucap Ratu sambil memberikan barang yang sudah terbungkus rapi
"wahh apa ini ratu?" tanyaku
"bawalah.. terima kasih sudah menyadarkan simon.. tanpamu mungkin dia sudah menjadi penjahat sekarang"
"ratuu.. jangan begitu"
lalu ratu memelukku.
"sampai jumpa, semoga kita bisa bertemu lagi suatu hari nanti. jangan sungkan jangan malu, jika ke daerah sini jangan lupa mampir ya.. sampaikan salam rindu lama tidak berjumpa ini pada Raja kenari.."
"yaa ratu" ucapku
lalu penyu datang
aku dan roger kembali menaiki penyu itu
"sampai jumpaaa" teriakku
"moana aku akan merindukan mu" ucap Simon
"aku jugaaa" ucapku
salamon melambaikan tangannya padaku
__ADS_1
"Pangerann aku ingin menjadikanmu bonekaku" ucap Carla sambil melambaikan tangan
lalu kami kembali ke daratan