Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan

Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan
Perang Melawan Naga


__ADS_3

kami sampai di rumah makan sup Jamur langganan Venna disana banyak sekali manusia burung hantu dan Kelelawar.


"duduklah. aku akan menceritakan secara singkat saja ya sambil makan" ucapnya


"baiklah"


"paa.. pesan seperti biasa 2 porsi ya"


"siaap"


***


masuk Cerita Roger dan Venna masa kecil.


"jadi gini ceritanya..."


dulu.. terdapat daerah yang bernama Yasura. itu adalah daerah yang kosong sepi nan dingin. luaaaas sekali di dalamnya hanya ada 6 orang dan 1 peri saja. mereka adalah penyihir hebat yang tidak terkalahkan oleh siapapun. kalau tidak salah terdapat dua kepala keluarga dan totalnya 6 orang.


mereka terdiri dari dewa air, dewa naga, penyihir, dewa phoenix, dewa burung, dewa tanaman. sebetulnya.. mereka manusia biasa namun karena ada penyihir disana, mereka dijadikan kuat dan tidak terkalahkan oleh siapapun.


dari pernikahan dewa air dan dewa burung, melahirkan dewa naga. penyihir menikah dengan dewa tanaman lahirlah dewa phoenix.


ini inti dari ceritanya, karena lahirnya dewa naga, orang tuanya justru tidak tau bahwa anaknya bisa mengendalikan naga. semua naga yang ada di penjuru dunia berkumpul saat itu. lalu tunduk pada seorang bayi merah yang tidak tahu apa-apa.


dewa air menyadari keistimewaan anaknya, lalu naga-naga itu di biarkan hidup bersama dengan mereka. namun ntah mengapa, banyak sekali naga yang berkumpul, perkelahian antar naga tidak terelakan.


naga yang bertarung secara perlahan memasuki wilayah berpenduduk. naga menghancurkan semuaaa tempat tinggal mereka. perang terjadi 2 kali. membuat semua orang menjadi miskin, tidak makan, tidak minum, dan akhirnya kematian masal.


pertama ketika naga menghancurkan semuuuua rumah di bumi ini, lalu kami mencoba belajar bela diri lalu terjadilah perang pertama. dimana semua penduduk berbondong-bondong untuk melawan naga. sayangnya, kekuatan penduduk saat itu tidak bisa mengalahkan para naga. lalu penduduk yang tersisa pulang.. mengajarkan berbagai hal kekuatan demi membunuh naga. lahirlah generasi ku dan roger.

__ADS_1


dirasa kuantitas penyerang cukup, kualitas sudah lebih baik. semua pangeran, puteri, dan para prajurit setiap negara dikerahkan untuk berkumpul dan perang kedua melawan naga.


semua orang menolak untuk satu tim dengan Roger. karena mereka percaya bahwa roger memiliki kutukan yang bisa nular. jadi roger dan satu temannya yang srigala bergabung pada tim ku. tim yang bekerja di malam hari. sedangkan keluarganya bekerja di ship siang.


saat itu aku (Venna) dan keluargaku yang berjumlah 10 orang menjadi pasukan khusus ditambah roger dan manusia srigala. menjadi 12 orang. perang kedua di pimpin oleh Edward, manusia elang. 12 orang tadi dibagi menjadi 4 kelompok.


kelompok 1 \= ayah, ibu, adik ku


kelompok 2 \= Saudari ku, bibiku dan pamanku


kelompok 3 \= aku (Venna), Roger, manusia srigala


kelompok 4 \= saudariku tiga-tiganya


kau tau? semua orang keluarga besar ku menjauhiku karena mereka mengira lambat laun aku akan terkena kutukan juga.


Roger adalah pria yang dingin, mungkin karena dia sering di hina dan di jauhi semua orang. tapi aku takjub pada temannya si manusia srigala, dia tetap bersama Roger walaupun roger sering kena hinaan.


aku (Venna) terus memandangi roger yang terus menerus menggunakan topeng se hidung berbulu hitam. seperti apa ya wajahnya? tanyaku selalu begitu.


ketika aku terbang, manusia srigala dan Roger lari dengan cepat di gelapnya malam.


"apakah dia tidak bisa terbang?" tanyaku dalam hati


"apa dia kasian dengan teman srigala nya jika dia tidak terbang?" aku terus bertanya pada diriku sendiri melihat keanehan yang ada pada roger.


*(Aku disini Venna yaa)*


dan akhirnya aku menyadari bahwa kutukan yang dimaksud adalah dia tidak bisa terbang. hanya sesepele itu, tapi semua orang menjauhinya.

__ADS_1


aku mulai memberanikan diri dan mendekati roger.


"kita satu tim, ayo bekerja sama" ucapku


"aku memiliki manusia srigala yang bisa mencium makhluk hidup dari kejauhan, kau awasi saja dari atas." ucap Roger


padahal hanya satu kalimat saja.. tapi itu mampu membuatku luluh dengan gaya kepemimpinannya. tanpa disadari aku mengiyakan perintahnya. padahal sebelumnya aku adalah orang yang paling tidak suka di perintah.


aku terbang dan mencari orang yang mungkin sudah mati atau butuh bantuan. tapi hebatnya mereka, mengalahkan mataku yang lebih berfungsi di malam hari. mereka gerak dengan cepat dan menemukan banyak jenazah di berbagai titik.


panca indra ku yang lebih kuat dari nya, mengalahkan ku dalam sekejap.


aku melihat dia melambaikan tangan, lalu turun dan menanyakan apa kau butuh bantuan? dia bilang bantu bawa jenazah ini saja ke pos, karena kau bisa terbang dengan baik.


aku mengajak tim 1,2 dan 4 saat itu. lalu membawa jenazah dan orang yang perlu bantuan ke pos terdekat melalui udara.


dari sana, aku luluh sepenuhnya kepada roger, mulai terbuka dan menuruti semuuuuuuaa ucapannya. karena menurut ku ucapannya benar dan akurat.


beberapa malam dan mungkin sudah 3 minggu aku satu tim dengan Roger mulai nyaman dan menerima takdir ini. dan kurasa roger hanya tidak bisa terbang saja, dia tidak terkena kutukan ko ucapku pada keluarga ku.


namun sayangnya, mereka terus mengatakan harus menjauhiku, harus jauh-jauh ketika menjalankan misi. dan aku mengikuti perintah ayahku untuk jaga jarak dengan Roger.


untuk pertama kalinya, aku melihat tingkah konyol pria dingin, dia menabrak pohon sampai topeng yang ia kenakan lepas. kau tau? ternyata dia tampan sekali saat itu. manusia srigala yang berada di sisinya terus mengatakan tuan kau baik baik saja? tuan? tuan?


itu membuatku ketawa hebat sambil terbang. roger menundukkan kepalanya, mungkin karena malu. aku lempar salep untuk keningnya. lalu dia diobati oleh rekannya yang kalau tidak salah namanya Wolfa.. betul?


aaah itu kenangan yang indah, aku mulai memiliki perasaan padanya. karena dia pria tertampan yang kutemui selama hidup ku. tapi hanya saat itu saja yaaa...


aku turun dan membagikan dia dan wolfa? atau siapa sih? untuk memberinya roti susu.

__ADS_1


roti susunya enak sih, bangett.. untuk pertama kalinya aku berbincang santai dengannya. dia memang pria baik, aku bilang jadilah teman tim ku yang bisa bekerjasama dengan baik. dia mengiyakan, dan kami bekerja sama dengan baik. sebetulnya kami sudah bekerjasama sebaik mungkin. tapi entah kenapa, selalu saja ada kurangnya. walaupun kami menemukan banyak orang yang butuh bantuan, tapi tetap saja di hina dikucilkan.


aku merasa kasian padanya, tapi dia selalu bahagia dengan wolfa. dia menunjukan senyumannya pada wolfa, ketika berhadapan dengan wajahku.. dia nunduk. membuatku kesal.


__ADS_2